M O M S M O N E Y I D
Santai

8 Tanaman Herbal yang Bisa Menurunkan Tekanan Darah Tinggi

8 Tanaman Herbal yang Bisa Menurunkan Tekanan Darah Tinggi
Reporter: Pinky Annisa  |  Editor: Pinky Annisa


MOMSMONEY.ID - Menurunkan tekanan darah tinggi bisa dilakukan dengan konsumsi tanaman herbal lo. Ada bawang putih, kemangi, dan rempah-rempah yang bisa membantu mengatasi kondisi tersebut.

Katherine Marengo, seorang dokter ahli gizi, memaparkan, tekanan darah tinggi bisa diatasi dengan obat-obatan, perubahan pola makan dan gaya hidup.

“Pasien bisa mengonsumsi beberapa herbal dan rempah seperti kapulaga, jahe hingga kayu manis,” ujarnya.

Berikut ini tanaman herbal dan rempah yang bisa membantu menurunkan tekanan darah yang bersumber dari Healthline.com:

Baca Juga: 5 Tanaman Herbal yang Dapat Membantu Menjaga Gula Darah Normal pada Pasien Diabetes

1. Biji seledri

Biji seledri kaya akan berbagai nutrisi, seperti zat besi, magnesium, mangan, kalsium dan serat. Beberapa penelitian menunjukkan bahwa biji seledri dapat membantu menurunkan tekanan darah.

Sebuah studi yang melibatkan 52 partisipan meneliti efek ekstrak biji seledri terhadap tekanan darah. Selama studi 4 minggu, separuh partisipan diberi 1,34 gram ekstrak biji seledri per hari dan separuh lainnya diberi kapsul plasebo.

Para peneliti mencatat adanya penurunan tekanan darah sistolik dan diastolik pada kelompok yang mengonsumsi seledri. Sementara itu, tidak ada perubahan yang signifikan pada kelompok plasebo.

2. Kapulaga

Kapulaga kaya akan antioksidan yang dapat membantu menurunkan tekanan darah dan mengobati gejala sindrom metabolik lainnya.

Kapulaga juga dapat memiliki efek positif pada penderita obesitas, pasien kolesterol dan pasien diabetes. Kapulaga bisa ditambahkan ke dalam masakan atau kue. 

Sebagai alternatif, Anda dapat mengonsumsi suplemen atau ekstrak kapulaga di bawah pengawasan dokter.

3. Kayu manis

Kayu manis  telah digunakan selama berabad-abad dalam pengobatan tradisional. Sebuah penelitian terhadap sembilan studi yang melibatkan 641 peserta menunjukkan bahwa mengonsumsi kayu manis bisa menurunkan tekanan darah sistolik dan diastolik rata-rata sebesar 6,2 mmHg dan 3,9 mmHg. 

Efek ini lebih kuat ketika peserta mengonsumsi kayu manis secara konsisten selama 12 minggu. Kayu manis bisa ditambahkan ke dalam makanan atau mengonsumsinya dalam bentuk suplemen.

4. Bawang putih

Bawang putih kaya akan alisin, senyawa yang dapat bermanfaat bagi jantung. Sebuah penelitian yang melibatkan lebih dari 550 orang dengan tekanan darah tinggi menemukan bahwa konsumsi bawang putih bisa menurunkan tekanan darah sistolik dan diastolik rata-rata sebesar 8,3 mmHg dan 5,5 mmHg.

Baca Juga: Tanaman Herbal yang Bisa Digunakan untuk Menghilangkan Bau Mulut Tidak Sedap

5. Kemangi

Kemangi dikenal mampu menurunkan tekanan darah tinggi. Kemangi bisa ditambahkan ke berbagai hidangan seperti sup, telur orak-arik, salad dan pepes. 

6. Peterseli

Peterseli mengandung berbagai senyawa seperti vitamin C dan karotenoid yang mampu menurunkan tekanan darah. Dalam sebuah studi, para peneliti menemukan bahwa suplementasi karotenoid berhubungan dengan tekanan darah sistolik dan diastolik yang lebih rendah. 

Manfaatnya terlihat pada orang dewasa yang mengonsumsi 0 hingga 25 mg dan 0 hingga 20 mg karotenoid per hari. Konsumsi peterseli terbukti bisa menurunkan tekanan darah sistolik dan diastolik dengan membantu merelaksasi dan melebarkan pembuluh darah.

7. Timi

Timi kaya akan berbagai senyawa sehat seperti asam rosmarinat. Hasil studi menunjukkan bahwa mengonsumsi asam rosmarinat membantu menurunkan tekanan darah sistolik.

Asam rosmarinat menghambat enzim pengubah angiotensin (ACE), molekul yang menyempitkan pembuluh darah dan meningkatkan tekanan darah. Sehingga, bisa menghambat ACE dan menurunkan tekanan darah.

8. Jahe

Jahe sudah sering digunakan sebagai pengobatan alternatif. Selama berabad-abad, orang telah menggunakannya untuk menurunkan kadar kolesterol hingga tekanan darah.

Jahe memiliki sifat hipotensi atau menurunkan tekanan darah, antiinflamasi dan antimikroba. Perlu diingat bahwa banyak rempah dan herbal dapat berinteraksi dengan obat pengencer darah.

Penting untuk selalu berkonsultasi dengan dokter mengenai tanaman herbal dan rempah-rempah yang hendak Anda konsumsi untuk menurunkan tekanan darah tinggi.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

6 Bahaya Duduk Terlalu Lama Menurut Dokter yang Penting Diketahui

Ini, lho, beberapa bahaya duduk terlalu lama menurut dokter yang penting diketahui. Apa saja?​       

Inilah Manfaat Olahraga bagi Penderita Diabetes yang Tak Boleh Diabaikan

Ternyata ada sejumlah manfaat olahraga bagi penderita diabetes yang tak boleh diabaikan. Apa saja?  

Tips Memilih Sunscreen untuk Tipe Kulit Berjerawat

Ada beberapa tips memilih sunscreen untuk tipe kulit berjerawat, lho. Yuk, intip pembahasannya di sini!  

Jadwal dan Prediksi Skor Burnley vs Manchester United di Liga Inggris 2025/2026

Simak jadwal Burnley vs Manchester United pada Kamis 8 Januari 2026 pukul 03.15 WIB di Stadion Turf Moor dalam lanjutan Liga Inggris 2025/2026.  

9 Cara Mengurangi Selulit pada Kulit yang Dapat Anda Coba

Yuk, intip beberapa cara mengurangi selulit pada kulit yang dapat Anda coba berikut ini!                 

Perubahan Kecil di Dapur Ini Terbukti Ampuh Cegah Bau dan Bikin Hunian Lebih Bersih

Simak perubahan sederhana di dapur yang bisa membantu mengurangi bau, menjaga kebersihan, dan membentuk kebiasaan hidup sehat di rumah.  

Ternyata Ini 15 Penyebab Breakout pada Kulit yang Sering Terabaikan

​Apa saja penyebab breakout pada kulit yang sering terabaikan, ya? Cari tahu selengkapnya di sini, yuk!  

4 Metode Jalan Kaki yang Bagus untuk Kesehatan, Mau Coba?

Tahukah bahwa ada beberapa metode jalan kaki yang bagus untuk kesehatan, lho. Yuk, intip selengkapnya di sini!

5 Cara Konsumsi Jahe untuk Menjaga Kesehatan Pencernaan

Inilah beberapa cara konsumsi jahe untuk menjaga kesehatan pencernaan. Mau coba?                    

Panduan Mengelola Keuangan saat Perceraian agar Tetap Adil dan Transparan

Simak panduan lengkap cara mengelola keuangan saat perceraian agar aset, utang, dan kebutuhan anak tetap terlindungi dengan bijak.