M O M S M O N E Y I D
Bugar

6 Bahaya Duduk Terlalu Lama Menurut Dokter yang Penting Diketahui

6 Bahaya Duduk Terlalu Lama Menurut Dokter yang Penting Diketahui
Reporter: Rezki Wening Hayuningtyas  |  Editor: Rezki Wening Hayuningtyas


MOMSMONEY.ID - Ini, lho, beberapa bahaya duduk terlalu lama menurut dokter yang penting diketahui. Apa saja?

Duduk sering dianggap sebagai aktivitas yang aman dan tidak berisiko. Padahal, kebiasaan duduk terlalu lama justru menjadi salah satu pemicu masalah kesehatan yang kerap luput dari perhatian.

Aktivitas ini sering terjadi saat Anda bekerja di depan komputer, menonton televisi, atau menggunakan gawai dalam waktu lama.

Baca Juga: 4 Metode Jalan Kaki yang Bagus untuk Kesehatan, Mau Coba?

Pola hidup sedentari dapat berdampak serius bagi tubuh jika dilakukan terus-menerus tanpa diimbangi aktivitas fisik. Melansir dari laman Prevention, di bawah ini beberapa bahaya duduk terlalu lama menurut dokter yang penting diketahui:

1. Depresi dan Kecemasan

Semakin sering seseorang duduk, terutama saat bekerja, semakin tinggi pula risiko mengalami gangguan kesehatan mental seperti depresi dan kecemasan.

Hal ini tetap berlaku meski Anda rajin berolahraga, menurut sebuah studi di jurnal Mental Health and Physical Activity. Sebaliknya, penelitian lain menunjukkan bahwa orang yang lebih banyak bergerak sepanjang hari cenderung merasa lebih bahagia.

2. Nyeri Punggung dan Leher

Menurut Gregory Billy, M.D., profesor ortopedi dan rehabilitasi di Penn State University, hanya dengan duduk selama empat jam saja, bantalan tulang di bagian punggung bawah sudah bisa tertekan.

Jika postur tubuh saat duduk juga buruk, risikonya bisa bertambah, termasuk masalah pada leher seperti hernia nukleus pulposus.

3. Risiko Kanker

Duduk terlalu lama juga dikaitkan dengan meningkatnya risiko kanker usus besar dan kanker endometrium. Hal ini bahkan tetap terlihat meski faktor olahraga sudah diperhitungkan.

Penyebabnya diduga karena peradangan, kenaikan berat badan, serta perubahan metabolisme tubuh. Sebuah tinjauan dalam Journal of the National Cancer Institute melaporkan bahwa setiap tambahan waktu duduk dua jam per hari meningkatkan risiko kanker usus besar hingga 8 persen dan kanker endometrium hingga 10 persen.

Baca Juga: 5 Cara Konsumsi Jahe untuk Menjaga Kesehatan Pencernaan

4. Obesitas, Diabetes, dan Penyakit Jantung

Selain membakar kalori lebih sedikit, duduk terlalu lama juga dapat mengganggu kerja hormon insulin dalam memindahkan gula darah ke dalam sel, jelas dr. Alter. Akibatnya, kadar gula dalam darah bisa meningkat dan memicu diabetes.

Tak hanya itu, kolesterol jahat dan penanda peradangan juga bisa naik, metabolisme lemak menjadi terganggu, serta fungsi pembuluh darah menurun yang berkontribusi terhadap risiko obesitas dan penyakit jantung.

5. Tulang Menjadi Rapuh

Aktivitas fisik seperti berjalan dan berdiri memberi tekanan baik pada tulang sehingga merangsang sel-sel tubuh untuk memperbarui jaringan tulang yang lama.

Namun, saat Anda terlalu sering duduk, proses pergantian ini berkurang. Lama-kelamaan tulang bisa menjadi rapuh dan risiko osteoporosis meningkat, terutama pada usia lanjut.

6. Gumpalan Darah

Duduk terlalu lama dapat memperlambat aliran darah di kaki. Kondisi ini ditambah dengan kemungkinan menurunnya kadar protein yang berfungsi mencegah pembekuan darah, sehingga risiko terbentuknya gumpalan meningkat.

Menurut sebuah studi di British Medical Journal, wanita yang duduk lebih dari 40 jam per minggu memiliki risiko lebih dari dua kali lipat mengalami gumpalan darah yang bisa berpindah ke paru-paru dibanding mereka yang hanya duduk kurang dari 10 jam.

Baca Juga: 8 Mitos tentang Kolesterol yang Tidak Perlu Dipercaya

Itulah beberapa bahaya duduk terlalu lama menurut dokter yang penting diketahui. Semoga bermanfaat.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Bitcoin Anjlok ke US$ 66.000, 5 Altcoin Ini Justru Melesat

Saat Bitcoin anjlok, sejumlah altcoin justru melesat hingga 228%. Divergensi ini bukan kepanikan, melainkan rotasi likuiditas.  

Liburan di Australia Barat, Berikut 5 Pengalaman untuk Kembali Berenergi

Australia Barat menawarkan latar yang sempurna untuk memulihkan kondisi fisik maupun mental dari kondisi alamnya yang memukau.

Bersiap Berburu Biskuit Oreo Kolaborasi BTS Limited Edition

Oreo hadirkan biskuit cita rasa Korea, asal-usul BTS, melalui rasa brown sugar pancake yang terinspirasi dari hotteok dan oreo berwarna ungu.

Rumah Minimalis Makin Diminati, Ini Cara Simpel Membuat Hunian Lebih Luas

Ingin rumah terasa lebih luas dan rapi? Simak cara membuat rumah minimalis modern yang nyaman dan mudah diterapkan.

6 Tanaman Hias Rumah yang Kuat Musim Kemarau, Tumbuh Meski Jarang Disiram

Ini 6 tanaman tahan kekeringan yang tetap tumbuh subur saat cuaca panas, cocok untuk halaman rumah dan minim perawatan.

Rumah Minimalis Tak Selalu Terasa Dingin, Ini Cara Membuatnya agar Hangat

Rumah minimalis tetap bisa terasa hangat dan nyaman lo. Pilihan warna, tekstur, serta sentuhan personal yang tepat bisa ubah suasanamu.

Waspada Udara Kabur, Pantau Prakiraan Cuaca Jawa Timur Besok Kamis (4/6)

BMKG memprakirakan cuaca Jawa Timur besok, Kamis (4/6), didominasi udara kabur dan berawan di hampir seluruh wilayah.

Waspada SMS Hadiah Menggiurkan, Satu Klik Bikin Data dan Saldo Rekening Hilang

Yuk, waspadai SMS hadiah palsu yang makin marak, kenali cirinya agar data pribadi dan saldo rekening kamu tetap aman.

10 Kebiasaan Hidup Warren Buffett agar Kaya, Bukan Sekadar soal Uang

Berikut ini rahasia sukses Warren Buffett yang ternyata bukan hanya soal kekayaan, tetapi kebiasaan hidup yang berdampak besar.​

Plan Indonesia Gelar Lari Inklusif untuk Anak dan Penyandang Disabilitas

Plan Indonesia kembali menghadirkan ajang lari inklusif Run for Equality 2026 yang akan digelar pada 26 Juli 2026.