MOMSMONEY.ID - Ternyata ada sejumlah manfaat olahraga bagi penderita diabetes yang tak boleh diabaikan. Apa saja?
Bagi penderita diabetes, menjaga kadar gula darah tetap stabil bukan hanya soal mengatur pola makan dan rutin minum obat. Olahraga juga memegang peran penting dalam mengendalikan kondisi ini.
Sayangnya, olahraga masih sering dianggap sebagai aktivitas tambahan yang bisa dilakukan nanti saja. Padahal, olahraga justru menjadi bagian penting dari perawatan diabetes yang berdampak langsung pada kualitas hidup Anda.
Baca Juga: 6 Mitos Tentang Diabetes, Benarkah Penderita Diabetes Tidak Boleh Makan Manis?
Olahraga tidak harus selalu berat atau melelahkan. Aktivitas sederhana yang dilakukan secara konsisten sudah mampu memberikan manfaat bagi tubuh. Melansir dari laman Verywell Health, berikut ini manfaat olahraga bagi penderita diabetes yang tak boleh diabaikan:
1. Mengatur kadar gula darah
Olahraga membantu mengatur kadar gula darah melalui beberapa cara. Saat berolahraga, tubuh menggunakan glukosa yang tersimpan di otot, hati, dan aliran darah sebagai sumber energi. Ketika cadangan glukosa ini berkurang, tubuh akan memberi sinyal kepada hati untuk melepaskan glukosa tambahan agar energi tetap terpenuhi.
Setelah olahraga selesai, otot dan hati akan mengisi kembali cadangan energinya dengan menyerap glukosa dari darah. Proses ini membuat kadar gula darah menurun selama beberapa jam setelah olahraga.
Selain itu, olahraga meningkatkan sensitivitas insulin. Artinya, tubuh menjadi lebih responsif terhadap insulin yang berperan mengatur kadar gula darah.
Sebuah penelitian menunjukkan bahwa olahraga mampu menurunkan kadar hemoglobin A1c sebesar 0,7%, meskipun peserta tidak mengalami penurunan berat badan. Studi ini melibatkan orang dari berbagai latar belakang etnis, penggunaan obat diabetes yang berbeda, serta pola makan yang beragam.
2. Meningkatkan kesehatan jantung dan pembuluh darah
Olahraga juga memberikan manfaat besar bagi kesehatan jantung, di antaranya:
- Menurunkan tekanan darah.
- Meningkatkan kadar kolesterol baik atau HDL.
- Menurunkan kolesterol total dan trigliserida.
- Memperkuat otot jantung.
- Melancarkan sirkulasi darah.
Dengan sirkulasi yang lebih baik dan kadar lemak darah yang lebih rendah, penumpukan plak di pembuluh darah dapat berkurang. Hal ini membantu menurunkan risiko penyakit jantung koroner.
Sebuah studi menemukan bahwa penderita diabetes yang berjalan kaki setidaknya dua jam per minggu memiliki risiko kematian akibat penyakit jantung yang lebih rendah dibandingkan mereka yang jarang bergerak. Risiko tersebut semakin menurun pada mereka yang berolahraga tiga hingga empat jam per minggu.
Penelitian lain menunjukkan bahwa wanita penderita diabetes yang rutin melakukan olahraga sedang atau berat setidaknya empat jam per minggu, termasuk berjalan kaki, memiliki risiko penyakit jantung 40% lebih rendah. Hasil ini tetap berlaku tanpa dipengaruhi oleh indeks massa tubuh, kebiasaan merokok, maupun faktor risiko jantung lainnya.
Baca Juga: 9 Makanan yang Dilarang untuk Penderita Diabetes Konsumsi
3. Membantu menurunkan berat badan
Olahraga teratur membantu membakar kalori dan lemak berlebih, sekaligus meningkatkan massa dan kekuatan otot. Selain itu, olahraga juga berperan dalam menjaga berat badan tetap ideal.
Penurunan berat badan ringan, sekitar 5% hingga 7% dari total berat badan pada orang dengan berat badan berlebih, sudah cukup untuk menurunkan risiko diabetes tipe 2, meningkatkan sensitivitas insulin, serta membantu mengontrol kadar gula darah dengan lebih baik.
Banyak orang yang berhasil menurunkan berat badan juga merasakan manfaat tambahan, seperti tubuh terasa lebih bertenaga dan kualitas tidur yang lebih baik.
4. Menurunkan risiko komplikasi diabetes
Olahraga membantu mengurangi risiko komplikasi diabetes yang berkaitan dengan pembuluh darah. Komplikasi ini biasanya berhubungan dengan kadar gula darah dan nilai A1c yang tinggi.
Karena olahraga membantu menurunkan gula darah, risiko terjadinya komplikasi pembuluh darah seperti neuropati, nefropati, dan retinopati juga ikut menurun.
Baca Juga: 11 Camilan untuk Penderita Diabetes yang Sehat dan Aman Dikonsumsi
5. Mengurangi peradangan dalam tubuh
Olahraga terbukti dapat menurunkan penanda peradangan dalam darah. Peradangan kronis diketahui berperan dalam perkembangan diabetes tipe 2 serta meningkatkan risiko penyakit jantung dan komplikasi diabetes lainnya.
Itulah beberapa manfaat olahraga bagi penderita diabetes yang tak boleh diabaikan. Semoga bermanfaat.
Selanjutnya: Tips Memilih Sunscreen untuk Tipe Kulit Berjerawat
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News