MOMSMONEY.ID - Tahukah bahwa ada beberapa metode jalan kaki yang bagus untuk kesehatan, lho. Yuk, intip selengkapnya di sini!
Di tengah rutinitas yang padat, olahraga sering kali terasa sulit dilakukan karena keterbatasan waktu dan energi. Padahal, menjaga tubuh tetap aktif tidak selalu harus dilakukan dengan latihan berat atau peralatan khusus.
Salah satu aktivitas fisik paling sederhana yang sering diremehkan justru memiliki manfaat bagi kesehatan tubuh, yaitu jalan kaki. Ada beberapa metode jalan kaki yang bisa disesuaikan dengan kebutuhan dan kondisi tubuh Anda.
Baca Juga: 5 Tips Bakar Kalori dengan Jalan Kaki dari Ahli
Melansir dari laman Verywell Health, berikut ini beberapa metode jalan kaki yang bagus untuk kesehatan:
1. Jalan Cepat
Jalan cepat termasuk olahraga dengan intensitas sedang. Saat melakukannya, Anda berjalan dengan kecepatan sekitar 2,5 hingga 4,5 mil per jam, sehingga napas terasa lebih berat dari biasanya, tetapi Anda masih bisa berbicara dengan lancar meski tidak mampu bernyanyi.
Jika dilakukan minimal 30 menit hampir setiap hari atau total sekitar 150 menit per minggu, jalan cepat dapat membantu menurunkan risiko penyakit jantung, menjaga kesehatan jantung dan pembuluh darah, mengurangi risiko diabetes tipe 2, serta membantu menurunkan tekanan darah.
Selain itu, aktivitas ini juga mendukung pengelolaan berat badan, meningkatkan fungsi otak, menurunkan risiko demensia dan depresi, memperbaiki suasana hati, meningkatkan kualitas tidur, serta menjaga kesehatan tulang dan sendi.
2. Power Walking
Power walking menitikberatkan pada teknik berjalan yang benar, termasuk ayunan lengan yang aktif dan langkah kaki yang tegas, dengan kecepatan sekitar 4 hingga 5,5 mil per jam. Pada kecepatan ini, napas Anda akan terasa sangat berat dan biasanya hanya mampu mengucapkan beberapa kata.
Manfaat power walking mencakup semua manfaat jalan cepat, ditambah peningkatan kebugaran jantung dan otot karena intensitasnya yang lebih tinggi.
Aktivitas ini juga membantu melancarkan peredaran darah, menurunkan tekanan darah, memperbaiki kadar kolesterol, mengurangi risiko diabetes tipe 2, membantu menjaga berat badan, meredakan stres, memperbaiki suasana hati, memperlambat penurunan fungsi kognitif, serta menjaga kesehatan sendi dan kepadatan tulang.
Baca Juga: Inilah Cara Jalan Kaki agar Berat Badan Turun Menurut Ahli
3. Jalan Kaki Jepang atau Latihan Jalan Interval
Jalan kaki Jepang dikenal sebagai latihan jalan interval, yaitu metode berjalan dengan bergantian antara langkah santai dan langkah cepat setiap 3 menit selama total 30 menit. Pola ini membuat intensitas latihan menjadi lebih tinggi dibandingkan jalan kaki biasa.
Manfaatnya antara lain meningkatkan kapasitas aerobik atau VO2max yang mencerminkan kebugaran jantung dan paru, membantu menurunkan tekanan darah, serta memberikan manfaat kesehatan lain yang serupa dengan jalan cepat dan olahraga intensitas sedang hingga tinggi.
4. Target 10.000 Langkah per Hari
Target 10.000 langkah per hari sering dianggap sebagai patokan aktivitas fisik, meski bukan angka mutlak. Jumlah langkah ini dapat menjadi tujuan yang baik untuk mendorong tubuh tetap aktif, tetapi belum tentu mencerminkan intensitas latihan yang cukup.
Sejumlah penelitian menunjukkan bahwa mencapai sekitar 10.000 langkah per hari berkaitan dengan penurunan risiko kematian, penyakit jantung, dan beberapa jenis kanker. Manfaat kesehatan bisa lebih optimal jika sebagian langkah dilakukan dengan kecepatan lebih tinggi.
Studi lain juga menemukan bahwa orang berusia di bawah 60 tahun sudah mendapatkan manfaat dengan 8.000 hingga 10.000 langkah per hari, sedangkan usia di atas 60 tahun dengan 6.000 hingga 8.000 langkah per hari.
Baca Juga: 13 Manfaat Jalan Kaki bagi Kesehatan Tubuh, Bisa Memperpanjang Umur!
Itulah beberapa metode jalan kaki yang bagus untuk kesehatan. Semoga bermanfaat.
Selanjutnya: 5 Cara Konsumsi Jahe untuk Menjaga Kesehatan Pencernaan
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News