M O M S M O N E Y I D
Bugar

Mari Mengenal Aturan 15-15 untuk Mengatasi Kondisi Gula Darah Rendah

Reporter: Rezki Wening Hayuningtyas  |  Editor: Rezki Wening Hayuningtyas


MOMSMONEY.ID - Yuk, ketahui apa itu aturan 15-15 untuk mengatasi kondisi gula darah rendah di sini!

Kondisi gula darah rendah atau yang dikenal dengan istilah hipoglikemia adalah salah satu masalah kesehatan yang sering dialami oleh penderita diabetes.

Hipoglikemia dapat terjadi ketika kadar gula darah seseorang turun di bawah level normal, yang bisa menyebabkan berbagai gejala seperti pusing, lemas, berkeringat dingin, dan bahkan pingsan dalam kasus yang lebih parah.

Untuk itu, sangat penting bagi penderita diabetes atau mereka yang berisiko mengalami hipoglikemia untuk memahami cara mengatasi kondisi ini dengan cepat dan tepat.

Baca Juga: 10 Hal yang Dapat Memicu Kadar Gula Darah Naik, Apa Saja?

Salah satu metode yang sering disarankan oleh ahli medis untuk mengatasi hipoglikemia adalah dengan menerapkan aturan 15-15. Aturan ini mudah diingat dan sangat efektif untuk membantu menaikkan kadar gula darah dengan cepat.

Apa itu aturan 15-15?

Aturan 15-15 adalah metode yang digunakan untuk meningkatkan kadar gula darah saat seseorang mengalami hipoglikemia atau gula darah rendah.

Prinsip dasar dari aturan ini adalah mengonsumsi 15 gram karbohidrat cepat serap dan setelah 15 menit memeriksa kembali kadar gula darah. Jika kadar gula darah masih rendah, maka langkah yang sama dilakukan hingga kadar gula darah normal.

Cara kerja aturan 15-15

Jika kadar gula darah Anda turun di bawah 70 mg/dL, menurut American Diabetes Association, Anda bisa menggunakan aturan 15-15 untuk mengatasinya.

Setelah merasakan gejala gula darah rendah, Anda dianjurkan untuk memeriksa kadar gula darah dan jika memang rendah, konsumsi 15 gram karbohidrat cepat serap.

Setelah itu, tunggu 15 menit dan periksa gula darah lagi. Jika masih rendah, konsumsi lagi 15 gram karbohidrat dan tunggu 15 menit untuk memeriksa ulang.

Langkah ini bisa diulang sampai kadar gula darah mencapai angka normal. Setelah itu, penting untuk mengonsumsi makanan atau camilan bergizi untuk menjaga gula darah tetap stabil.

Baca Juga: 6 Minuman yang Paling Bagus untuk Menurunkan Gula Darah dalam Tubuh

Karbohidrat cepat serap yang bisa dikonsumsi

Karbohidrat cepat serap adalah jenis karbohidrat yang dapat langsung meningkatkan kadar gula darah dengan cepat. Melansir dari laman Medical News Today, beberapa contoh karbohidrat cepat serap yang mengandung 15 gram karbohidrat adalah:

  • 1 sendok makan gula, madu, atau sirup jagung
  • 4-6 ons jus atau soda manis
  • 3-4 tablet glukosa
  • 1 dosis gel glukosa
  • Sekitar 3 buah permen keras atau permen bergetah

Saat mengalami hipoglikemia, penting untuk menghindari karbohidrat yang mengandung banyak serat atau lemak, seperti kacang-kacangan dan cokelat, karena jenis karbohidrat ini memperlambat penyerapan gula ke dalam darah. Sebaliknya, pilih karbohidrat yang cepat diserap oleh tubuh.

Aturan 15-15 sangat efektif untuk hipoglikemia ringan, namun jika kadar gula darah turun di bawah 55 mg/dL dan gejalanya sangat parah, seperti kehilangan kesadaran, maka cara pengobatannya berbeda.

Baca Juga: 14 Cara Menurunkan Gula Darah dengan Cepat dan Alami, yuk Terapkan!

Pada kondisi ini, suntikan glukagon diperlukan. Glukagon adalah obat yang digunakan untuk mengatasi gula darah rendah yang sangat parah. Obat ini bekerja dengan merangsang hati untuk mengubah glikogen menjadi glukosa, yang akhirnya menaikkan kadar gula darah.

Orang yang berada di sekitar penderita diabetes harus tahu cara memberikan suntikan glukagon jika diperlukan. Langkah-langkahnya meliputi mencampur obat dan menyuntikkannya ke paha atau lengan atas penderita hipoglikemia parah.

Sebagai alternatif, glukagon juga tersedia dalam bentuk semprotan hidung yang dapat digunakan untuk mengatasi kondisi hipoglikemia parah.

Dengan memahami dan mempraktikkan aturan 15-15, penderita hipoglikemia atau diabetes dapat dengan cepat menangani penurunan gula darah dan menghindari komplikasi lebih lanjut.

Baca Juga: 21 Buah Rendah Gula yang Aman dan Sehat untuk Penderita Diabetes Konsumsi

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

8 Lagu Justin Bieber yang Buktikan Cinta Abadi, Rayakan Setiap Momen

Rayakan cintamu! 8 lagu Justin Bieber pilihan ini akan membuktikan bahwa asmara bisa abadi dan penuh kebahagiaan.

Huawei Mate 80 Pro Rilis: Baterai 6.000 mAh, Tak Perlu Khawatir Nge-game

Kinerja Kirin 9030 Pro di Huawei Mate 80 Pro diklaim melonjak 42% dari generasi sebelumnya. Cari tahu performa gaming!

Cek Saham yang Mau Bagi-Bagi Dividen, Cum Date 14 - 20 April 2026

Musim pembagian dividen semakin ramai. Ini bisa jadi momentum bagi investor untuk mulai melirik saham-saham dengan potensi cuan dari dividen. 

Tips Loud Budgeting demi Gaya Hidup Hemat di Era Digital

Shopee membagikan tips loud budgeting untuk terapkan gaya hidup hemat di era yang serba digital seperti sekarang.

Katalog Promo Alfamidi Hemat Satu Pekan 13-19 April 2026, Sunlight Paling Murah!

Hingga 19 April 2026 mendatang, ada promo Alfamidi Hemat Satu Pekan yang dapat Anda manfaatkan dengan baik. Cek di sini.

Tak Disangka! Ini 7 Fitur Rahasia WhatsApp di iPhone yang Jarang Diketahui!

Ternyata ada 7 fitur tersembunyi WhatsApp di iPhone yang jarang diketahui. Dari notifikasi unik hingga transkrip pesan suara, semua ada!

Simak Proyeksi dan Rekomendasi Saham BRI Danareksa Sekuritas Senin (13/4)

Simak proyeksi dan rekomendasi saham dari BRI Danareksa Sekuritas untuk perdagangan hari ini Senin (13/4/2026).

Jiwa Lelah Tanpa Alasan Jelas? Ini 6 Tanda Anda Perlu ke Psikolog Sekarang

Sedih berlarut, cemas berlebihan, atau mood swing ekstrem? Jangan anggap sepele. Deteksi dini demi kewarasan dan kesehatan fisik Anda.

IHSG Diproyeksi Lanjut Menguat, Cek Rekomendasi Saham BNI Sekuritas Senin (13/4)

IHSG diproyeksikan melanjutkan penguatan pada perdagangan Senin (13/4/2026).​ Cek rekomendasi saham dari BNI Sekuritas untuk hari ini.

Merosot Rp 42.000! Simak Daftar Harga Emas Antam Hari Ini Senin (13/4)

Harga emas Antam di Logam Mulia hari ini Senin (13/4) mengalami penurunan drastis Rp 42.000 dari perdagangan sebelumnya.