M O M S M O N E Y I D
Bugar

Mari Mengenal Apa itu Trauma dan Gejalanya di Sini

Mari Mengenal Apa itu Trauma dan Gejalanya di Sini
Reporter: Rezki Wening Hayuningtyas  |  Editor: Rezki Wening Hayuningtyas


MOMSMONEY.ID - Anda pasti pernah mendengar kata trauma. Namun, apa itu trauma sebenarnya? Mari cari tahu di sini.

Setiap orang pasti pernah menghadapi situasi sulit dalam hidup. Namun, bagi sebagian orang, pengalaman tertentu bisa meninggalkan luka mendalam yang tidak terlihat oleh mata. Luka batin inilah yang disebut trauma.

Kondisi ini tidak hanya memengaruhi pikiran dan perasaan, tetapi juga bisa berdampak pada tubuh, hubungan sosial, hingga cara seseorang memandang dunia.

Memahami apa itu trauma dan bagaimana gejalanya muncul adalah langkah penting untuk mengenali diri serta memulai proses penyembuhan.

Baca Juga: Mengenal Apa Itu Silent Walking yang Bagus untuk Kesehatan Mental

Apa Itu Trauma?

Trauma adalah reaksi emosional dan fisik yang muncul setelah seseorang mengalami peristiwa yang sangat menakutkan, menyakitkan, atau mengejutkan.

Kondisi ini dapat memengaruhi kemampuan seseorang untuk berfungsi dengan normal dalam kehidupan sehari-hari. Trauma bisa meninggalkan dampak jangka panjang, baik secara emosional, psikologis, maupun fisik.

Peristiwa yang dapat memicu trauma sangat beragam, seperti kecelakaan, kekerasan, pelecehan, kehilangan orang terdekat, perceraian, atau bahkan bencana alam.

Namun, tidak semua orang yang mengalami hal serupa akan mengalami trauma dengan tingkat keparahan yang sama. Setiap individu memiliki cara berbeda dalam menghadapi situasi sulit, tergantung pada kondisi mental, lingkungan, dan pengalaman masa lalunya.

Meskipun tidak semua orang akan mengalami gangguan stres pascatrauma (PTSD), banyak yang mungkin merasakan gejala mirip PTSD untuk sementara waktu setelah kejadian. Ini adalah respons alami tubuh dan pikiran terhadap tekanan berat.

Baca Juga: 5 Manfaat Olahraga 30 Menit Setiap Hari untuk Kesehatan Tubuh dan Mental

Jenis dan Bentuk Trauma

Trauma dapat terjadi dalam berbagai bentuk, tergantung dari sumber dan lamanya kejadian. Beberapa contoh peristiwa yang sering memicu trauma antara lain:

  • Kekerasan fisik atau seksual
  • Kecelakaan mobil atau cedera berat
  • Kematian mendadak orang yang dicintai
  • Kekerasan dalam rumah tangga
  • Penyakit serius
  • Bencana alam atau terorisme

Secara umum, trauma terbagi menjadi tiga jenis:

  1. Trauma akut, terjadi akibat satu peristiwa besar yang menakutkan, seperti kecelakaan.
  2. Trauma kronis, muncul karena paparan berulang terhadap situasi yang menyakitkan, seperti kekerasan berkepanjangan.
  3. Trauma kompleks, dialami ketika seseorang menghadapi banyak peristiwa traumatis selama periode panjang, terutama di masa kecil.

Baca Juga: 7 Jenis Istirahat Untuk Fisik dan Mental Menurut Ahli, Tertarik Coba?

Gejala Trauma

Setiap orang bereaksi berbeda terhadap trauma. Namun, beberapa gejala umum bisa muncul setelah seseorang mengalami kejadian yang mengguncang. Melansir dari laman Verywell Mind, berikut ini beberapa gejala trauma:

  1. Pikiran atau kenangan yang mengganggu. Kenangan tentang kejadian traumatis bisa muncul berulang, terutama saat melihat hal-hal yang mengingatkan pada peristiwa itu.
  2. Kewaspadaan berlebihan. Tubuh cenderung tetap siaga seolah bahaya masih ada, membuat seseorang mudah panik atau sulit rileks.
  3. Kecemasan dan gelisah. Perasaan takut dan tegang sering kali muncul tanpa sebab yang jelas, sebagai bentuk mekanisme perlindungan tubuh.
  4. Merasa tidak aman. Setelah peristiwa traumatis, dunia bisa terasa menakutkan dan tidak bisa dipercaya. Tempat atau orang yang dulu terasa aman mungkin kini terasa mengancam.

Gejala-gejala tersebut tidak selalu berarti seseorang mengalami PTSD. Biasanya, tubuh dan pikiran memerlukan waktu untuk menyesuaikan diri setelah peristiwa berat. Namun, jika gejala berlangsung lama dan mengganggu aktivitas sehari-hari, sebaiknya segera mencari bantuan profesional.

Baca Juga: 3 Manfaat Mendengarkan Lagu Sedih, Ternyata Baik untuk Kesehatan Mental

Cara Mendiagnosis dan Mengobati Trauma

Diagnosis trauma biasanya dilakukan oleh psikolog atau psikiater melalui wawancara dan observasi gejala yang dialami. Jika gejala berlangsung lama dan memengaruhi kehidupan sehari-hari, dokter dapat menentukan apakah seseorang mengalami PTSD atau gangguan stres terkait lainnya.

Perawatan trauma dapat melibatkan beberapa pendekatan, antara lain:

1. Psikoterapi

Terapi perilaku kognitif (CBT) membantu pasien mengubah pola pikir negatif dan memproses pengalaman traumatis dengan cara yang lebih sehat. Ada juga terapi EMDR (Eye Movement Desensitization and Reprocessing) yang membantu otak memproses kenangan traumatis secara bertahap.

2. Pengobatan

Dalam beberapa kasus, dokter mungkin meresepkan antidepresan atau obat antikecemasan untuk membantu menstabilkan suasana hati dan mengurangi stres.

3. Perawatan diri

Tidur cukup, makan sehat, olahraga ringan, dan teknik relaksasi seperti meditasi dapat membantu tubuh pulih lebih cepat.

Baca Juga: Redakan Depresi, Ini 4 Pose Yoga untuk Meningkatkan Kesehatan Mental

Cara Menyembuhkan Trauma

Menghadapi trauma membutuhkan waktu dan kesabaran. Berikut ini beberapa cara menyembuhkan trauma:

  • Terima perasaan Anda. Jangan menekan emosi; mengakui rasa sakit adalah bagian dari proses penyembuhan.
  • Cari dukungan. Bergabung dengan kelompok pendukung atau bercerita kepada orang terpercaya dapat meringankan beban emosional.
  • Bangun rutinitas sehat. Menetapkan jadwal harian dapat memberi rasa stabilitas dan kendali dalam hidup.
  • Hindari strategi koping yang tidak sehat. Mengonsumsi alkohol atau narkoba hanya menunda pemulihan dan memperburuk kondisi mental.
  • Berikan waktu untuk diri sendiri. Tidak apa-apa untuk sembuh perlahan. Setiap langkah kecil menuju pemulihan tetap berarti.

Demikianlah ulasan tentang apa itu trauma. Trauma adalah luka batin yang bisa mengubah cara seseorang berpikir, merasa, dan berinteraksi dengan dunia di sekitarnya.

Namun, dengan bantuan profesional, dukungan sosial, dan perawatan diri yang konsisten, penyembuhan sangat mungkin terjadi. Penting untuk diingat bahwa meminta bantuan bukan tanda kelemahan, melainkan langkah berani untuk kembali menemukan kedamaian dalam diri.

Baca Juga: 5 Manfaat Traveling Untuk Kesehatan Mental, Yakin Tak Mau Liburan Sekarang?

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

11 Makanan Tinggi Elektrolit untuk Mencegah Kram Otot

Ini dia beberapa makanan tinggi elektrolit untuk mencegah kram otot. Yuk, cek daftarnya di sini!             

3 Cara Ampuh Menurunkan Tekanan Darah Tinggi Anda

Ini dia beberapa cara ampuh menurunkan tekanan darah tinggi yang bisa Anda coba. Apa sajakah itu?     

6 Cara Paling Sehat Konsumsi Oat yang Bisa Anda Coba

Ada beberapa cara paling sehat konsumsi oat yang bisa Anda coba. Yuk, cari tahu di sini!                     

Wilayah Ini Hujan Amat Deras, Cek Peringatan Dini BMKG Cuaca Besok (27/3) Jabodetabek

Peringatan dini BMKG cuaca besok Jumat (27/3) di Jabodetabek status Siaga hujan sangat lebat dan Waspada hujan lebat di wilayah berikut ini.

4 Cara Mencegah Lapar Tengah Malam, Ini Rahasia Berat Badan Stabil

Kali ini MomsMoney akan membagikan 4 cara mencegah lapar tengah malam yang bisa Anda coba. Simak, Moms.

Promo Sociolla Paydeals Party 25-31 Maret 2026, Anua-Skintific Diskon hingga 60%

Promo Sociolla Paydeals Party Periode 25-31 Maret 2026, cek di sini untuk belanja produk kecantikan lebih hemat di musim gajian.

Ramalan Zodiak Keuangan dan Karier Besok Jumat 27 Maret 2026, Andalkan Diplomasi

Cek ramalan 12 zodiak besok Jumat 27 Maret 2026, simak peluang karier dan keuangan lengkap untuk setiap zodiak besok ini.​

Promo Indomaret Harga Spesial Periode 24 Maret-6 April 2026, Diskon hingga 35%!

Promo Indomaret Harga Spesial Periode 24 Maret-6 April 2026. Cek dan manfaatkan untuk belanja hemat.  

Rahasia Mawar Rumah Cepat Berbunga Lebat, Ini Waktu dan Cara Pangkasnya

Ingin mawar Anda berbunga lebat dan besar? Ternyata pemangkasan tepat adalah kuncinya. Pelajari waktu dan teknik khusus di iklim tropis Indonesia.

Jadwal Lengkap Timnas Indonesia di FIFA Series 2026, Catat Tanggal dan Lawannya

Cek, yuk, jadwal lengkap Timnas Indonesia di FIFA Series 2026, lengkap dengan lawan, waktu pertandingan, dan daftar skuad terbaru.​