M O M S M O N E Y I D
AturUang

5 Sinyal Aset Kamu Mulai Turun Nilai dan Cara Mengatasinya untuk Amankan Keuangan

5 Sinyal Aset Kamu Mulai Turun Nilai dan Cara Mengatasinya untuk Amankan Keuangan
Reporter: Ramadhan Widiantoro  |  Editor: Ramadhan Widiantoro


MOMSMONEY.ID - Simak tanda aset kamu mulai menyusut nilainya supaya bisa mengambil langkah tepat dan menjaga kondisi keuangan tetap stabil.

Di tengah aktivitas sehari-hari, banyak orang hanya fokus menambah pemasukan tanpa sadar bahwa aset yang mereka miliki pelan-pelan bisa kehilangan nilai. 

Melansir dari OCBC, memahami gejala penurunan nilai ini sangat penting untuk mencegah kerugian finansial di kemudian hari. Dalam pembahasan ini, kita akan membahas sinyal yang sering terlihat tetapi jarang diperhatikan.

“Penurunan nilai aset sering baru terasa ketika sudah berdampak pada cashflow pemiliknya,” kutip laman OCBC.

Baca Juga: Panduan Praktis Mendapatkan Uang Tambahan Hanya Cuma Menonton dari TikTok

Alasan depresiasi makin penting diperhatikan

Sekarang, depresiasi bukan sekadar proses alamiah ketika aset menua. Perubahan tren, inovasi teknologi, hingga biaya perawatan yang terus naik membuat nilai aset bisa merosot lebih cepat dari perkiraan. 

Karena itu, kemampuan membaca tanda depresiasi sejak awal menjadi bagian penting dari kebiasaan finansial yang sehat. 

Nilai pasar mulai turun

Salah satu tanda paling jelas bahwa aset sedang turun nilai adalah ketika kamu mengecek harga pasaran dan mendapati angkanya sudah jauh lebih rendah dibandingkan harga beli. 

Kondisi ini umum terjadi pada kendaraan, gadget, rumah, hingga peralatan usaha. Jika penurunannya cukup besar, itu artinya depresiasi sedang berlangsung dan perlu kamu pantau agar tidak kehilangan nilai lebih besar di masa depan.

Biaya perawatan makin sering dan makin mahal

Seiring waktu, aset membutuhkan perhatian ekstra. Mulai dari servis yang lebih rutin hingga pergantian suku cadang yang biayanya semakin terasa. 

Ketika biaya merawat aset semakin sering muncul dan makin menguras pengeluaran, itu menandakan nilai ekonomis aset sudah mulai menurun. 

Pada titik tertentu, kamu perlu menghitung ulang apakah aset tersebut masih layak dipertahankan.

Kinerja atau efisiensi mulai menurun

Aset yang menua biasanya tidak bisa bekerja sebaik dulu. Mesin bisa jadi lebih boros, komputer terasa lambat, atau alat produksi tidak sanggup menghasilkan output seperti sebelumnya. 

Penurunan performa ini adalah sinyal kuat bahwa nilai fungsional aset sedang berkurang. Jika dibiarkan, produktivitas kamu bisa ikut terhambat dan biaya operasional justru bertambah.

Baca Juga: Perlu Enggak sih Pakai Financial Advisor kalau Gaji Baru Rp 5 Juta? Simak Ulasannya

Teknologi terasa ketinggalan dari versi terbaru

Banyak aset sekarang cepat kehilangan nilai karena perkembangan teknologi yang sangat cepat. Perangkat elektronik, alat kerja, hingga mesin produksi bisa saja masih berfungsi baik, tetapi sudah tertinggal dari segi fitur atau sistem. 

Ketika tidak lagi cocok dengan kebutuhan teknologi masa kini, nilai aset akan merosot meskipun kondisi fisiknya masih bagus.

Ada catatan penurunan nilai dalam keuangan

Bagi kamu yang menyusun laporan keuangan atau punya usaha, catatan depresiasi terlihat jelas dari penyusutan nilai aset setiap tahun. 

Catatan ini bukan hanya angka administratif, tetapi indikator penting untuk mengetahui kapan aset sudah tidak lagi memberikan manfaat optimal. 

Dengan memahami catatan tersebut, kamu bisa menentukan langkah tepat untuk mengganti atau meningkatkan aset.

Cara mengurangi dampak depresiasi

Walaupun depresiasi tidak bisa dihentikan, kamu bisa mengelolanya dengan lebih bijak. Mulailah dengan melakukan pengecekan kondisi secara rutin. 

Cobalah memantau harga pasar secara berkala supaya kamu tahu perkembangan nilainya. Perhatikan juga apakah teknologinya masih relevan dan manfaatnya sepadan dengan biaya perawatan yang kamu keluarkan. 

Selain itu, pencatatan keuangan yang rapi akan membantu kamu membaca penurunan nilai secara objektif. Dengan cara ini, kamu bisa menjaga kondisi finansial tetap stabil dan terhindar dari keputusan tergesa-gesa.

Baca Juga: Cara Cerdas Bikin Bunga Tabungan Maksimal biar Uang Cepat Berkembang

Depresiasi adalah sesuatu yang wajar, tetapi dampaknya bisa diminimalkan kalau kamu mengenali tandanya sejak awal. 

Dengan memahami sinyal penurunan nilai, merawat aset secara teratur, dan mengevaluasi manfaatnya, kamu bisa menjaga kondisi finansial tetap aman. 

Kelola aset dengan lebih bijak dan jadikan setiap keputusan finansial lebih matang menghadapi perubahan ekonomi yang cepat.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Kualitas Foto HP Xiaomi Kini Setara DSLR Berkat HyperOS 3 AI

Membeli HP Xiaomi terbaru? Fitur AI Photos Enhancement HyperOS 3 siap mengubah foto buram Anda jadi jernih. Pelajari cara kerjanya di sini! 

Promo Chatime Valentine: 2 Minuman Silken Series Hemat, Jangan sampai Ketinggalan!

Rayakan Valentine lebih hemat. Chatime tawarkan 2 Silken Series cuma Rp 43.000. Jangan lewatkan kesempatan terbatas ini!

IHSG Koreksi Lagi (13/2), Ini Saham LQ45 yang Menguat dan Turun

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) bergerak turun 0,7% ke level 8.204 pada pukul 9:07 WIB, Jumat pagi (13/2) 

IHSG Diproyeksi Bergerak Terbatas, Cek Rekomendasi Saham BRI Sekuritas Jumat (13/2)

IHSG diproyeksikan bergerak terbatas pada perdagangan Jumat (13/2/2026).​ Berikut daftar saham pilihan BRI Danareksa Sekuritas

Promo Menu Baru HokBen Double Meat, Rasakan Sensasi Gurih Tiada Tara

HokBen luncurkan Double Meat. Porsi melimpah dengan dua daging favorit dan saus Jepang autentik. Temukan varian terbaik untuk Anda!

Merosot! Cek Daftar Harga Emas Antam Hari Ini Jumat 13 Februari

Harga dasar emas batangan Antam ukuran 1 gram dibanderol Rp 2.904.000 Jumat (13/2/2026), turun Rp 43.000 dibanding harga Kamis (12/2/2026).

Yield SBN Berpotensi Volatil, BNI Sekuritas Rekomendasikan Seri Ini Jumat (13/2)

BNI Sekuritas memproyeksikan pasar obligasi domestik akan bergerak lebih volatil pada perdagangan Jumat (13/2/2026). Simak rekomendasinya berikut

Sudah Kerja Keras Tapi Belum Kaya? Ini 5 Pola Pikir yang Sering Jadi Penghambat

Yuk cek 5 pola pikir finansial yang bikin sulit kaya dan cara realistis mengubahnya mulai sekarang. Catat ulasannya, ya.

Promo JSM Indomaret Periode 3-5 Februari 2026, Cadbury-Ciptadent Diskon 30%

Katalog promo JSM Indomaret periode 13-15 Februari 2026 tawarkan diskon besar. Lihat daftar produk apa saja yang sedang promo.

IHSG Diproyeksi Menguat, Berikut Rekomendasi Saham MNC Sekuritas Jumat (13/2)

IHSG diproyeksikan menguat pada perdagangan Jumat (13/2/2026).​ Berikut daftar saham pilihan MNC Sekuritas ​