MOMSMONEY.ID - Kenali tanda tubuh kebanyakan asam urat berikut ini. Kadar asam urat tinggi merupakan masalah kesehatan yang semakin meningkat di Indonesia, terutama di daerah perkotaan dengan gaya hidup dan kebiasaan makan yang kurang sehat.
Dr. Yuvraj Singh Rathore, dokter penyakit dalam, memaparkan, asam urat adalah produk limbah yang terbentuk ketika tubuh memecah purin, zat yang secara alami terdapat dalam tubuh dan dalam makanan. Mulai dari daging merah, seafood dan alkohol.
Biasanya, asam urat larut dalam darah dan disaring oleh ginjal. Dilansir dari Jphospital.in, ketika tubuh memproduksi terlalu banyak asam urat atau ginjal gagal menghilangkan cukup asam urat, kadarnya akan meningkat.
Baca Juga: Penderita Asam Urat Wajib Tahu, Ini Dia Manfaat Ajaib Lemon & Cuka Apel
Tanda tubuh kebanyakan asam urat
Jangan mengabaikan gejala-gejala asam urat tinggi seperti berikut:
- Nyeri sendi yang tiba-tiba, terutama di jempol kaki.
- Pembengkakan dan kemerahan di sekitar persendian.
- Rasa kaku di pagi hari.
- Rasa hangat dan nyeri pada persendian yang terkena.
- Kesulitan berjalan karena nyeri.
Komplikasi asam urat tinggi tingkat lanjut
Jika kadar asam urat terus tinggi, kristal akan terbentuk di persendian dan jaringan sekitarnya. Seiring waktu, gejala asam urat tinggi menjadi lebih intens dan sering terjadi.
Gejala asam urat tinggi yang parah seringkali berkembang secara bertahap dan bisa merusak sendi bila tidak diobati. Penderita juga akan mengalami serangan asam urat berulang yang ditandai dengan nyeri dan pembengkakan mendadak.
Sehingga, akan kesulitan melakukan gerakan sederhana. Peradangan sendi yang terus-menerus jadi masalah yang serius, karena pembengkakan dan nyeri tekan yang berkelanjutan menyebabkan kerusakan sendi.
Seiring waktu, keterbatasan gerakan sendi dapat terjadi karena kekakuan dan perubahan struktural di area yang terkena. Pada kasus lanjut, asam urat dapat menumpuk di bawah kulit dan membentuk tofi.
Gejala asam urat tinggi pada wanita: apa perbedaannya?
Meski asam urat lebih umum terjadi pada pria, risiko wanita terkena asam urat setelah menopause akan meningkat. Gejala asam urat tinggi pada wanita ditandai dengan nyeri lutut, pergelangan kaki, jari tangan dan kelelahan kronis.
Ketidaknyamanan yang disalahartikan sebagai radang sendi atau perubahan hormonal, karena gejala asam urat pada wanita seringkali tidak terlalu terlihat.
Faktor-faktor seperti riwayat keluarga penyakit asam urat membuat individu lebih rentan mengalami asam urat. Genetika memainkan peran penting dalam metabolisme asam urat.
Mereka yang bekerja berjam-jam dengan sedikit aktivitas fisik juga berisiko lebih tinggi. Gaya hidup kurang gerak menyebabkan obesitas dan penurunan eliminasi asam urat.
Baca Juga: Sendi Bengkak Tak Selalu Asam Urat! Waspadai Hallux Rigidus yang Mengancam!
Tips mencegah asam urat untuk pria & wanita
Coba lakukan tips mencegah asam urat untuk pria dan wanita berikut ini:
- Hindari minuman tinggi purin, batasi alkohol dan minuman manis.
- Hindari makanan tinggi purin seperti daging merah, jeroan dan seafood.
- Meningkatkan asupan air akan menjaga kesehatan ginjal dan mengeluarkan asam urat dari tubuh.
- Diet sehat dan seimbang mencakup banyak sayuran, buah-buahan, biji-bijian utuh, dan kacang-kacangan.
- Produk susu rendah lemak dapat membantu menurunkan asam urat dalam darah dan mengurangi risiko serangan di masa mendatang.
- Cobalah ceri dan jus ceri, konsumsi ceri selama dua hari bisa menurunkan risiko serangan asam urat sebesar 35%.
- Penurunan berat badan membantu mencegah serangan asam urat.
Penurunan berat badan juga bermanfaat bagi kesehatan sendi, mengurangi tofi, serta mengurangi potensi komplikasi atau komorbiditas asam urat. Inilah tanda tubuh kebanyakan asam urat yang wajib diwaspadai.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News