MOMSMONEY.ID - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diproyeksikan melanjutkan penguatan pada perdagangan Senin, 3 Agustus 2026. Berikut proyeksi IHSG dan rekomendasi saham hari ini dari Mirae Asset Sekuritas.
Sekadar mengingatkan, IHSG menutup perdagangan Jumat, 31 Juli 2026 dengan kenaikan 0,8% ke level 6.236.
Adapun pada perdagangan sebelumnya, investor asing masih mencatat net sell Rp 34,82 miliar di pasar reguler. Sepanjang 2026, akumulasi net foreign sell mencapai Rp 94,96 triliun, sementara IHSG masih terkoreksi 27,88% secara year to date (YTD).
Baca Juga: Ini Dia Deretan Saham yang Paling Banyak Dibeli dan Dijual Asing Pada Pekan Lalu
Analis Teknikal Senior Mirae Asset Sekuritas Indonesia, M. Nafan Aji Gusta dalam riset paginya menilai, secara teknikal IHSG mulai mengumpulkan momentum bullish setelah berhasil memantul dari level MA20.
Pergerakan IHSG juga membentuk pola upward bar untuk kedua kalinya, yang mengindikasikan potensi berlanjutnya tren penguatan (bullish continuation). Meski indikator Stochastic dan RSI masih menunjukkan sinyal negatif, peningkatan volume transaksi menjadi sinyal positif yang mendukung peluang kenaikan.
Dari sisi valuasi, price to earnings ratio (P/E) IHSG yang berada di level 9,25 kali dinilai sudah cukup murah (undervalued) setelah koreksi dalam beberapa bulan terakhir.
Kondisi ini membuka peluang aksi bargain hunting oleh investor. Selain itu, secara historis IHSG selalu menutup bulan Agustus di zona positif dalam enam tahun terakhir.
Mirae Asset memperkirakan IHSG bergerak pada area support 6.130 dan 6.031, sedangkan resistance berada di level 6.358 dan 6.454.
Sentimen domestik juga ditopang oleh mulai berlakunya komposisi baru indeks likuiditas BEI yang mendorong aksi beli dari pengelola dana pasif seperti reksadana indeks dan ETF.
Baca Juga: BEI Evaluasi Indeks IDX30, IDX80, dan LQ45, Cek Saham yang Masuk dan Terlempar
Di sisi lain, musim laporan keuangan semester I 2026 yang masih berlangsung menunjukkan sejumlah emiten besar membukukan kinerja yang relatif solid.
Pelaku pasar juga menantikan rilis data inflasi Juli 2026 yang diperkirakan tetap berada dalam kisaran target Bank Indonesia sebesar 2,5% ±1%, sehingga dapat menjaga ekspektasi stabilitas BI-Rate.
Namun, ketidakpastian terkait kepemimpinan Bank Indonesia paska pengunduran diri Perry Warjiyo masih menjadi perhatian investor. Selain inflasi, pasar juga menunggu data neraca perdagangan Juni 2026 yang menurut konsensus diperkirakan kembali mencatat defisit sekitar US$ 0,79 miliar.
Dari eksternal, perhatian pasar tertuju pada data US Nonfarm Payrolls yang berpotensi memengaruhi arah kebijakan Federal Reserve. Sementara itu, aksi profit taking di saham teknologi kawasan Asia masih menjadi sumber volatilitas.
Di sisi lain, keputusan Presiden AS Donald Trump menunda rencana serangan militer terhadap Iran memberikan harapan munculnya relief rally di pasar keuangan global.
Rekomendasi saham
Dalam kondisi IHSG yang menunjukkan sinyal positif, Nafan mengingatkan investor untuk tetap mengakumulasi saham pilihan dengan fundamental solid, bervaluasi murah dan menunjukkan arah pembalikan tren. Serta, terapkan manajemen risiko dengan disiplin.
Berikut saham pilihan Mirae Sekuritas pagi ini:
1. AMMN – Add
Entry 3.810–4.210, target 4.290, 4.410, 5.150.
2. CBDK – Accumulative Buy
Entry 3.560–3.890, target 3.940 dan 4.170.
3. PANI – Accumulative Buy
Entry 5.925–6.375, target 6.425, 6.650, dan 7.350.
Perlu diingat, rekomendasi ini bukan ajakan untuk membeli atau menjual saham tertentu. Sesuaikan keputusan investasi dengan profil risiko masing-masing.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News