MOMSMONEY.ID - Bagaimana cara mengetahui akun WhatsApp di-cloning atau disadap? Ada sejumlah tanda yang menunjukkan kalau akun WhatsApp Anda telah disadap.
Tanda paling umum akun WhatsApp di-cloning atau disadap adalah aktivitas aneh seperti pesan dari kontak yang tidak dikenal atau menerima kode verifikasi yang tidak diminta.
ByEmma Woollacott, pengamat media sosial dari Forbes.com, menjelaskan, folder terkirim bisa berisi pesan yang bukan berasal dari orang yang dikenal. Peretas mungkin juga menjalankan aplikasi tersembunyi yang berjalan di latar belakang yang membuat baterai cepat habis.
Apa yang harus dilLakukan jika akun WhatsApp disadap?
Memulihkan akun WhatsApp adalah proses yang sangat sederhana. Anda hanya perlu masuk ke WhatsApp dengan nomor telepon dan mendaftar ulang dengan memasukkan kode enam digit yang akan dikirimkan melalui SMS atau panggilan telepon.
Baca Juga: Fitur Mute Panggilan Nomor Tak Dikenal di WhatsApp Lindungi dari Phishing
WhatsApp hanya dapat didaftarkan dengan satu nomor telepon dalam satu waktu, jadi siapa pun yang menggunakan akun Anda akan secara otomatis keluar. Selain itu, lakukan tindakan berikut ini:
1. Putuskan tautan perangkat yang tidak dikenal
Jika akun WhatsApp disadap, hal pertama yang harus dilakukan adalah keluar dari semua sesi aktif dan memblokir peretas agar tidak bisa mengakses akun Anda. Untuk keluar, buka aplikasi WhatsApp dan ketuk tiga titik vertikal di pojok kanan atas.
Kemudian, pilih “Perangkat yang terhubung” dan pindai untuk melihat perangkat yang tidak dikenali. Pilih perangkat yang tidak dikenal yang sedang masuk dan klik “Keluar”.
Di iPhone, buka aplikasi WhatsApp dan ketuk “Pengaturan” dari pojok kanan bawah. Selanjutnya, pilih “Perangkat tertaut” dan Anda akan melihat perangkat yang tertaut.
Identifikasi dan ketuk perangkat tertaut yang tidak dikenal, lalu pilih “Keluar”.
2. Perbarui informasi keamanan dan privasi
Untuk menjaga keamanan akun WhatsApp, Anda perlu memperbarui pengaturan privasi dan keamanan. Pilih kata sandi yang kuat dan perbarui secara berkala.
Anda juga harus memperbarui alamat email pemulihan yang tertaut ke akun WhatsApp. Lapisan keamanan kedua dapat diterapkan dengan mengaktifkan privasi obrolan tingkat lanjut untuk obrolan individual, membuat kata sandi, dan mengaktifkan autentikasi dua faktor.
3. Aktifkan atau perbarui autentikasi dua langkah (2FA)
Dengan menambahkan beberapa faktor keamanan, autentikasi multifaktor membuat pengguna merasa lebih aman dengan mengkompensasi kekurangan pada setiap faktor. Untuk mengaktifkan verifikasi dua langkah, buka aplikasi WhatsApp dan klik tiga titik vertikal di kanan atas layar.
Lalu, pilih “Pengaturan”, ketuk “Akun” dan klik “Verifikasi dua langkah”. Jika sudah, klik “Aktifkan” untuk mengatur protokol autentikasi, masukkan 6 digit pin dan konfirmasikan.
Berikan alamat email pemulihan yang andal yang dapat diakses, karena memungkinkan untuk mengatur ulang verifikasi dua langkah dan membantu melindungi akun. Konfirmasikan alamat email dan ketuk “Selesai”.
4. Aktifkan notifikasi keamanan
Aktifkan peringatan keamanan di WhatsApp untuk menerima notifikasi setiap kali perangkat baru membuat koneksi dengan akun. Pertama, buka aplikasi WhatsApp, klik “Pengaturan” dan pilih “Akun”.
Setelah itu, ketuk notifikasi “Keamanan” dan aktifkan ikon “Tampilkan notifikasi keamanan di perangkat ini”.
Baca Juga: Mic Mode iOS di WhatsApp Bikin Panggilan di Tempat Ramai Jauh Lebih Jernih
5. Hubungi dukungan WhatsApp
Jika Anda tidak dapat mengakses kembali, kirim email ke dukungan WhatsApp dengan subjek "Hilang/Dicuri: Harap nonaktifkan akun saya" dan sertakan nomor telepon dalam format internasional lengkap di badan email.
Demikian cara mengetahui akun WhatsApp dicloning atau disadap dengan cepat.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News