M O M S M O N E Y I D
Bugar

Tanpa Diet Ketat, Ini 5 Strategi Menurunkan Berat Badan yang Mudah Menurut Ahli Diet

Tanpa Diet Ketat, Ini 5 Strategi Menurunkan Berat Badan yang Mudah Menurut Ahli Diet
Penulis: Widya Oktaviana  |  Editor: Widya Oktaviana


MOMSMONEY.ID - Bagaimana cara menurunkan berat badan agar terasa lebih mudah? Ya, usaha menurunkan berat badan memang membutuhkan proses yang bertahap.

Banyak dari kita tergoda oleh janji penurunan drastis dalam waktu yang singkat, padahal kuncinya justru ada pada langkah kecil yang konsisten. 

Dengan begitu, hasil yang dicapai bisa lebih maksimal sekaligus membuat tubuh tetap dalam kondisi yang sehat dan bugar.

Baca Juga: Mau Berat Badan Cepat Turun? Intip 5 Rekomendasi Teh Diet Alami Peluntur Lemak

Ahli diet Amy Richter mengatakan bahwa usus yang sehat adalah kunci utama yang sering terlupakan saat orang hanya fokus pada angka di timbangan.

Pemilihan asupan yang tepat untuk usus hingga cara makan yang bisa mendukung kesehatan usus adalah hal terpenting dalam usaha menurunkan berat badan agar terasa lebih mudah.

Nah, berikut adalah beberapa strategi menurunkan berat badan agar terasa lebih mudah yang dibagikan oleh Amy Richter, sebagaimana dikutip dari www.healthline.com:

Baca Juga: 5 Manfaat Diet Gula untuk Kesehatan Tubuh, Bikin Kulit Jadi Glowing lo

1. Banyak mengonsumsi makanan kaya serat

Pertama, Anda perlu untuk lebih banyak mengonsumsi makanan yang kaya serat. Serat menjadi asupan terpenting bagi pencernaan Anda.

Berbeda dengan karbohidrat, serat tidak sepenuhnya dipecah oleh tubuh. Justru serat bisa memperlambat pencernaan dan membuat Anda merasa kenyang lebih lama.

Sehingga, hal ini akan bisa menahan Anda agar tidak makan secara berlebihan karena rasa kenyang tersebut. Meski begitu, Richter mengatakan bahwa tidak semua jenis serat memiliki efek yang sama.

Salah satunya adalah serat kental yang membentuk zat seperti gel di saluran pencernaan lah yang diyakini bisa mengatur nafsu makan.

Serat jenis ini bisa Anda dapatkan pada beberapa makanan tertentu, seperti gandum, biji rami, lentil, kacang-kacangan, apel, jeruk, biji chia, dan beberapa sayuran.

Baca Juga: Ampuh Turunkan Berat Badan, Intip 5 Manfaat Cuka Nanas untuk Diet & Kesehatan

Selain itu, keistimewaan serat juga bisa mendukung manajemen berat badan dengan cara memperlambat pengosongan lambung dan membantu makanan agar cepat bergerak di sistem pencernaan.

Hal inilah yang bisa membantu untuk mengurangi kenaikan gula darah secara drastis setelah makan dan melepaskan hormon yang berkaitan dengan nafsu makan.

2. Konsumsi makanan nabati untuk dukung mikrobioma usus

Strategi berikutnya untuk menurunkan berat badan adalah dengan mengonsumsi makanan nabati agar bisa mendukung mikrobioma usus.

Mikrobioma usus sendiri adalah sekumpulan bakteri dan mikroorganisme yang hidup di saluran pencernaan. Keberadaannya untuk membantu memecah komponen yang ada di makanan, mendukung fungsi pencernaan, dan membantu proses metabolisme.

Nah, untuk mendukung mikrobioma usus ini adalah dengan mengonsumsi makanan nabati, seperti gandum, lentil, kacang-kacangan, biji-bijian, dan sayuran.

Makanan ini mengandung serat yang baik untuk bakteri di usus serta membuat Anda merasa kenyang lebih lama.

Baca Juga: Bakar 6.000 Kalori, Diet Ekstrem Erling Haaland Tak Bisa Ditiru Semua Orang

3. Makan secara perlahan

Dalam upaya mendukung proses penurunan berat badan, tidak hanya berfokus pada asupannya saja. Tetapi juga bagaimana cara makan yang tepat.

Nah, Anda perlu membiasakan diri untuk makan secara perlahan atau tidak terburu-buru. Akan lebih baik jika Anda makan secara lambat dan penuh perhatian daripada makan dengan tergesa-gesa.

Cara ini akan sangat mendukung pencernaan Anda dan membuat tubuh Anda memiliki banyak waktu untuk memproses makanan.

Richter menyarankan beberapa cara sederhana terkait cara makan ini. Di antaranya adalah dengan menghindari gadget saat sedang makan, makan secara perlahan, dan memberikan waktu untuk bisa memperhatikan rasa, tekstur, dan kepuasan dari makanan Anda.

Makan secara perlahan akan lebih mendukung kesehatan pencernaan Anda.

Baca Juga: 7 Penyebab Masih Gampang Lapar saat Diet Tinggi Protein

4. Mengutamakan makanan daripada suplemen

Richter mengatakan bahwa lebih baik untuk mengutamakan makanan terlebih dahulu daripada mengonsumsi suplemen dalam usaha menurunkan berat badan.

Karena sekali lagi, cara ini lebih memprioritaskan kesehatan pencernaan Anda. Menurut Richter, makanan adalah fondasi. Tidak ada pengganti serat yang baik selain dari makanan.

Makanan menyediakan berbagai jenis serat disertai dengan berbagai nutrisi lainnya yang mendukung kesehatan dan usaha menurunkan berat badan Anda.

Sedangkan suplemen serat hanya berguna untuk kondisi tertentu saja. 

Baca Juga: 7 Kesalahan dalam Diet Mediterania yang Jarang Diketahui

5. Hindari diet ketat

Satu hal yang harus Anda perhatikan saat menjalani program penurunan berat badan adalah tidak melakukan diet secara ketat. 

Cara ini justru dinilai lebih sulit untuk bisa mempertahankan pola makan yang seimbang. Bahkan, menurut Richter, diet ketat tidak bisa untuk jangka panjang. 

Jadi, lebih baik fokus pada mengonsumsi makanan yang kaya serat, protein, lemak sehat, dan nutrisi penting lainnya. Selain itu, juga berusaha untuk membangun pola makan yang seimbang serta dijalankan secara konsisten.

Cara inilah yang bisa mendukung kesehatan pencernaan Anda sekaligus menciptakan manajemen berat badan yang lebih berkelanjutan.

Menurunkan berat badan yang sehat adalah hasil dari kebiasaan baik yang Anda lakukan secara konsisten setiap harinya, bukan dari usaha keras yang terlalu memaksa. 

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Ramalan Shio Hari Ini Selasa 1 September 2026, Siapa Paling Beruntung?

Simak ramalan shio hari ini Selasa 1 September 2026, cek peruntungan 12 shio dalam karier, keuangan, asmara, dan kesehatan.

Ramalan 12 Zodiak Lengkap Hari Ini Selasa 1 September 2026

Cek ramalan 12 zodiak hari ini Selasa 1 September 2026, lengkap dengan prediksi karier, keuangan, asmara, dan kesehatan setiap zodiak.

Harga Emas Antam Hari Ini Selasa (1/9) Turun Rp 6.000 Jadi Rp 2.664.000 Per Gram

Harga emas Antam dan buyback sama-sama turun Rp 6.000 pada Selasa (1/9). Harga emas Antam 1 gram kini Rp 2.664.000.

Resmi Naik Per 1 September 2026! Cek Daftar Harga BBM Pertamina di Seluruh Indonesia

PT Pertamina Patra Niaga resmi menyesuaikan harga BBM per 1 September 2026. Simak daftar kenaikan harga 3 produk BBM di seluruh wilayah Indonesia.

Baterai HP Boros? Efisiensi OLED Saat Mode Gelap Pangkas Daya hingga 42%

Beralih ke skema warna gelap terbukti memangkas konsumsi listrik perangkat. Ketahui dampaknya pada kesehatan mata dan baterai HP.

Wajib Tahu! 5 Penyebab Serangan Jantung di Usia Muda, Termasuk dari Gaya Hidup

Pahami berbagai penyebab serangan jantung pada usia muda mulai dari pola makan tinggi lemak, kebiasaan merokok, hingga tingkat stres tinggi.

Jangan Mudah Percaya Klaim Skincare Bayi, Ini Cara Pilih Yang Tepat

Hal ini penting diperhatikan karena kulit bayi dan anak sekitar 30% lebih tipis dibandingkan kulit orang dewasa. 

IHSG Berpotensi Lanjut Menguat, Simak Rekomendasi Saham dari MNC Sekuritas (1/9)

IHSG diproyeksikan melanjutkan penguatan pada perdagangan Selasa (1/9/2026).​ Simak rekomendasi saham dari MNC Sekuritas untuk hari ini.

IHSG Diproyeksi Sideways, Cek Rekomendasi Saham dari BNI Sekuritas Selasa (1/9)

IHSG diproyeksikan bergerak sideways pada perdagangan Selasa (1/9/2026).​ Simak rekomendasi saham dari BNI Sekuritas untuk hari ini.

4 Perbedaan Bronzer dan Contour yang Sering Dianggap Mirip, Jangan Keliru!

Bronzer dan contour sering kali dianggap sebagai dua produk yang sama. Berikut adalah 4 perbedaan bronzer dan contour yang wajib Anda ketahui.