MOMSMONEY.ID - Ternyata ada sejumlah kesalahan dalam diet Mediterania yang jarang diketahui, lho. Kira-kira apa saja?
Diet Mediterania sering dianggap sebagai salah satu pola makan paling sehat di dunia. Pola makan ini menekankan konsumsi sayuran, buah-buahan, kacang-kacangan, biji-bijian utuh, ikan, serta lemak sehat seperti minyak zaitun. Berbagai penelitian menunjukkan bahwa diet ini dapat membantu menjaga kesehatan jantung, mengontrol berat badan, hingga menurunkan risiko penyakit kronis.
Namun, tidak sedikit orang yang menjalani diet Mediterania dengan cara yang kurang tepat. Akibatnya, manfaat yang diharapkan tidak tercapai secara optimal. Beberapa kesalahan bahkan dapat membuat asupan kalori, gula, atau lemak menjadi berlebihan tanpa disadari.
Baca Juga: 13 Rekomendasi Makanan Rendah Kalori untuk Dikonsumsi saat Diet
Melansir dari laman Health, di bawah ini sejumlah kesalahan dalam diet Mediterania yang jarang diketahui:
1. Terlalu Banyak Mengonsumsi Lemak Sehat
Lemak sehat seperti minyak zaitun memang menjadi bagian penting dari diet Mediterania. Namun, lemak tetap tinggi kalori, sehingga jika dikonsumsi berlebihan bisa menambah asupan kalori tanpa disadari.
Sebagai gambaran, 1 sendok makan minyak zaitun mengandung sekitar 120 kalori. Karena itu, penting untuk mengatur porsinya. Anda bisa mulai dengan menakar jumlah lemak yang digunakan agar lebih mudah mengontrol asupan kalori harian.
2. Makan Makanan Tinggi Kalori dalam Porsi Besar
Banyak makanan dalam diet Mediterania yang kaya nutrisi, tetapi juga tinggi kalori. Contohnya kacang-kacangan, biji-bijian, keju, dan minyak.
Jika dikonsumsi dalam jumlah besar, makanan ini tetap bisa menyebabkan kelebihan kalori dan menghambat penurunan berat badan. Cara menyiasatinya adalah dengan mengombinasikan makanan tinggi kalori dengan makanan rendah kalori seperti sayur dan buah.
3. Terlalu Sering Mengonsumsi Karbohidrat Olahan
Diet Mediterania sebenarnya menganjurkan konsumsi biji-bijian utuh. Namun, dalam praktiknya, banyak orang masih sering makan roti putih atau pasta dari tepung olahan.
Makanan jenis ini cenderung rendah serat dan protein, sehingga tidak membuat kenyang lebih lama. Akibatnya, Anda bisa makan lebih banyak dari yang dibutuhkan. Pilihlah karbohidrat utuh agar rasa kenyang lebih tahan lama.
Baca Juga: Ini 7 Tips Diet agar Berat Badan Turun Cepat secara Alami
4. Terlalu Banyak Minum Anggur
Minum anggur memang sering dikaitkan dengan diet Mediterania. Namun, konsumsi yang berlebihan justru bisa berdampak negatif.
Satu gelas anggur mengandung sekitar 125 kalori. Jika diminum terlalu sering atau dalam jumlah banyak, kalori ini bisa menumpuk. Selain itu, konsumsi alkohol berlebih juga dapat meningkatkan risiko gangguan kesehatan seperti penyakit hati dan kanker.
Jika ingin tetap mengonsumsi, batasi jumlahnya agar tidak berlebihan.
5. Kurang Mengonsumsi Protein
Diet Mediterania mendorong konsumsi protein dari ikan, unggas, dan kacang-kacangan. Namun, sebagian orang tidak memenuhi kebutuhan protein harian mereka.
Padahal, protein membantu Anda merasa kenyang lebih lama dan dapat mengurangi keinginan makan berlebih. Selain itu, protein juga penting untuk menjaga massa otot, terutama saat sedang menurunkan berat badan.
Pastikan setiap kali makan mengandung sumber protein, seperti ikan, ayam, yogurt, atau kacang-kacangan.
6. Ngemil Tanpa Kontrol
Camilan sehat seperti kacang, roti pita, atau hummus memang termasuk dalam diet Mediterania. Namun, makanan ini mudah dikonsumsi berlebihan jika tidak diperhatikan porsinya.
Tanpa disadari, ngemil berlebihan bisa menambah asupan kalori harian secara signifikan. Untuk menghindarinya, sebaiknya siapkan camilan dalam porsi kecil agar lebih terkontrol.
Baca Juga: 17 Daftar Makanan Diet yang Bikin Kenyang Lebih Lama biar Berat Badan Turun
7. Tidak Menyusun Menu yang Seimbang
Kesalahan lain yang sering terjadi adalah tidak menyeimbangkan isi piring. Misalnya, terlalu banyak karbohidrat tetapi kurang protein dan serat.
Padahal, kombinasi protein dan serat sangat penting untuk menjaga rasa kenyang dan kestabilan energi. Cara mudahnya, mulai dengan menambahkan sumber protein, lalu lengkapi dengan sayur atau buah, dan tambahkan lemak sehat secukupnya.
Menu yang seimbang dapat membantu mengontrol nafsu makan dan mencegah makan berlebihan di kemudian hari.
Nah, itu tadi sejumlah kesalahan dalam diet Mediterania yang jarang diketahui. Semoga bermanfaat.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News