M O M S M O N E Y I D
Bugar

7 Penyebab Masih Gampang Lapar saat Diet Tinggi Protein

7 Penyebab Masih Gampang Lapar saat Diet Tinggi Protein
Penulis: Rezki Wening Hayuningtyas  |  Editor: Rezki Wening Hayuningtyas


MOMSMONEY.ID - Ternyata ini dia beberapa penyebab masih gampang lapar saat diet tinggi protein. Kira-kira apa saja?

Diet tinggi protein sering dipilih untuk membantu mengendalikan nafsu makan dan menjaga rasa kenyang lebih lama. Protein memang membutuhkan waktu lebih lama untuk dicerna dibandingkan karbohidrat sederhana, sehingga dapat membantu mengurangi keinginan untuk makan berlebihan.

Meski begitu, tidak semua orang langsung merasakan manfaat tersebut. Ada yang tetap mudah lapar meskipun sudah rutin mengonsumsi makanan tinggi protein. Kondisi ini dapat dipengaruhi oleh berbagai faktor, mulai dari pola makan yang kurang seimbang hingga kebiasaan sehari-hari.

Baca Juga: 6 Pilihan Makanan Sumber Protein yang Tinggi dengan Harga Terjangkau

Penyebab masih gampang lapar saat diet tinggi protein

Bersumber dari Verywell Health, berikut beberapa penyebab masih gampang lapar saat diet tinggi protein:

1. Asupan makanan masih terlalu sedikit

Tubuh memerlukan energi dari makanan untuk menjalankan berbagai fungsi. Jika tujuan Anda menurunkan berat badan, Anda memang perlu mengonsumsi kalori lebih sedikit daripada yang dibakar tubuh atau dikenal sebagai defisit kalori.

Namun, rasa lapar merupakan respons yang wajar saat tubuh menerima lebih sedikit energi. Semakin besar defisit kalori yang dilakukan, semakin kuat pula rasa lapar yang mungkin muncul.

Agar diet tetap aman dan sesuai kebutuhan, sebaiknya tentukan target penurunan berat badan yang realistis. Anda juga dapat berkonsultasi dengan dokter atau ahli gizi sebelum memulai program diet.

2. Aktivitas fisik meningkat

Semakin aktif Anda bergerak atau berolahraga, semakin besar pula energi yang dibutuhkan tubuh. Jika asupan makanan tidak ikut disesuaikan, tubuh akan memberi sinyal lapar untuk menggantikan energi yang telah digunakan.

Olahraga memang membantu menurunkan berat badan dan pada beberapa kondisi dapat menekan nafsu makan. Namun, jika intensitas latihan meningkat, rasa lapar tetap bisa muncul karena kebutuhan energi ikut bertambah.

3. Perubahan kebiasaan makan dan rutinitas

Rasa lapar tidak hanya dipengaruhi oleh kebutuhan energi, tetapi juga oleh kebiasaan sehari-hari. Perubahan jadwal makan, jenis makanan, atau lingkungan dapat membuat tubuh merasa belum puas meskipun kebutuhan gizinya sudah terpenuhi.

Misalnya, seseorang yang biasanya sarapan besar di rumah lalu menggantinya dengan telur rebus saat berangkat kerja mungkin tetap merasa lapar karena tubuh masih beradaptasi dengan pola baru.

Beberapa hal yang dapat memicu rasa lapar antara lain mencium aroma makanan, melihat makanan, berada di tempat yang biasanya digunakan untuk makan, mengubah jam makan, mengurangi porsi makan, atau menghadiri acara yang identik dengan makanan.

Baca Juga: 9 Rekomendasi Camilan untuk Menjaga Kesehatan Jantung yang Kaya Protein

4. Kadar gula darah dan perubahan hormon

Makanan tinggi gula atau makanan olahan dapat menyebabkan kadar gula darah naik dengan cepat. Setelah itu, tubuh melepaskan hormon insulin untuk menurunkan kadar gula darah.

Saat gula darah turun kembali, rasa lapar sering kali muncul dan keinginan mengonsumsi makanan manis menjadi lebih kuat. Kondisi ini dapat terjadi meskipun Anda sudah mengonsumsi protein dalam jumlah cukup.

Selain itu, hormon ghrelin yang berfungsi merangsang rasa lapar juga akan meningkat ketika perut kosong atau saat seseorang sedang menjalani program penurunan berat badan.

5. Kurang minum air

Dehidrasi ringan terkadang menimbulkan sensasi yang mirip dengan rasa lapar. Akibatnya, seseorang merasa ingin makan, padahal tubuh sebenarnya membutuhkan cairan.

Mencukupi kebutuhan air putih setiap hari dapat membantu mengurangi rasa lapar pada sebagian orang sekaligus mendukung fungsi tubuh secara keseluruhan.

6. Pola makan belum seimbang

Protein memang penting, tetapi tubuh juga memerlukan serat, lemak sehat, vitamin, dan mineral dalam jumlah yang cukup.

Jika menu harian hanya berfokus pada protein tanpa dilengkapi sayuran, buah, biji-bijian utuh, atau sumber lemak sehat, tubuh mungkin tetap mengirimkan sinyal lapar karena kebutuhan nutrisi lain belum terpenuhi.

Menggabungkan protein dengan makanan kaya serat dan lemak sehat dapat membantu rasa kenyang bertahan lebih lama.

Baca Juga: 8 Rekomendasi Makanan Tinggi Protein untuk Mengontrol Gula Darah

7. Stres dan kurang tidur

Stres berkepanjangan dan kurang tidur dapat memengaruhi hormon yang mengatur nafsu makan, terutama hormon ghrelin. Ketika kadar hormon ini meningkat, rasa lapar pun menjadi lebih kuat.

Karena itu, selain menjaga pola makan, tidur yang cukup dan mengelola stres juga menjadi bagian penting agar diet tinggi protein memberikan hasil yang lebih optimal.

Itulah beberapa penyebab masih gampang lapar saat diet tinggi protein. Semoga bermanfaat.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Hasil China Open 2026: Tambah 3, Ada 7 Wakil Indonesia ke Babak 16 Besar

Hasil China Open 2026 babak 32 besar hari kedua Rabu (22/7), tiga wakil Indonesia melenggang ke 16 besar. 

Ada Beasiswa dari Lotte, Mahasiswa di Kampus Ini Berpeluang Dapat Bantuan Pendidikan

Lotte Foundation kembali menghadirkan program beasiswa bagi mahasiswa S1 dan D4 yang berprestasi di 10 universitas mitra  

Disebut Silent Killer, Ini 7 Gejala Kanker Ovarium yang Sering Dianggap Kembung Biasa

Gejala kanker ovarium kerap diabaikan karena mirip masalah pencernaan. Waspadai tanda seperti perut kembung terus-menerus hingga nyeri panggul.  

4 Perbedaan Crocs Asli dan Palsu, Jangan Tergoda Harga Miring!

Crocs asli diproduksi menggunakan material eksklusif yang dipatenkan. Simak dan catat, ini 4 perbedaan Crocs asli dan palsu yang wajib Anda tahu  

Pilah Sampah dari Rumah, Gerakan Chandra Asri Kini Jangkau Lebih Banyak Masyarakat

​Chandra Asri mengajak masyarakat membiasakan memilah sampah dari rumah melalui program #AksiAsri Operasi Semut.  

5 Tren Liburan Akhir 2026: Wisatawan Makin Hemat, Pesan Tiket Jauh Hari

 Air Asia Move mengungkap wisatawan tetap gemar berlibur, namun kini lebih cermat mengatur anggaran dan merencanakan perjalanan.​  

Prakiraan Cuaca Jawa Tengah Kamis (23/7): Mayoritas Wilayah Cerah, Suhu Capai 32°C

BMKG memprakirakan cuaca Jawa Tengah pada Kamis (23/7) didominasi cerah dengan suhu udara 16-32 derajat Celsius.  

Tanpa Diet Ketat, Ini 5 Strategi Menurunkan Berat Badan yang Mudah Menurut Ahli Diet

Pelajari tips praktis menurunkan berat badan berbasis kesehatan pencernaan. Prioritaskan makanan utuh kaya serat ketimbang suplemen instan,  

Kenali 7 Gejala Jantung Lemah yang Wajib Diwaspadai, Termasuk Sering Mendengkur lo

Banyak orang tidak menyadari gejala jantung lemah sampai kondisinya parah. Dari mendengkur keras hingga sering lelah, kenali tanda-tandanya!  

APPNIA Ajak Orang Tua Perhatikan Gizi Anak Untuk Tumbuh Kembangnya

Hari Anak Nasional 2026, APPNIA Ingatkan Pentingnya Gizi untuk Dukung Tumbuh Kembang Anak