MOMSMONEY.ID - Memiliki kulit sensitif memerlukan kehati-hatian ekstra dalam memilih produk skincare, termasuk penggunaan masker.
Maksud hati ingin menutrisi dan menyegarkan kulit, penggunaan jenis masker yang tidak tepat justru dapat merusak skin barrier, memicu kemerahan, rasa perih, hingga peradangan yang parah.
Pemilik kulit sensitif wajib membatasi dan menghindari penggunaan masker berformula agresif, bertekstur kasar, atau mengandung bahan iritan tinggi agar keseimbangan alami kulit tetap terjaga.
Baca Juga: 4 Manfaat Masker Matcha yang Bikin Wajah Bebas Jerawat dan Glowing Alami
Wajib tahu, inilah 4 jenis masker wajah yang harus dihindari pemilik kulit sensitif sebagaimana dilansir dari American Academy of Dermatology (AAD), Healthline, dan Byrdie.
1. Peel-Off Mask
Peel-off mask menawarkan kepuasan tersendiri saat ditarik dari permukaan wajah untuk mengangkat kotoran dan sel kulit mati.
Namun, bagi pemilik kulit sensitif, daya rekat masker ini saat dikelupas dapat memberikan tarikan mekanis yang terlalu kuat pada jaringan epidermis.
Proses penarikan ini berisiko mengikis kelembapan alami, memicu sensasi terbakar, serta merusak jaringan skin barrier yang tipis. Akibatnya, kulit menjadi jauh lebih reaktif dan rentan terkena eksim atau kemerahan.
2. Masker Eksfoliasi Fisik (Physical Scrub Mask)
Masker yang mengandung bulir-bulir scrub kasar, seperti tumbukan biji buah atau gula, dirancang untuk mengikis sel kulit mati secara manual.
Gesekan antara butiran scrub kasar dan permukaan kulit sensitif dapat menyebabkan luka-luka mikro yang tidak kasat mata.
Luka mikro ini menjadi pintu masuk bagi bakteri dan bahan kimia iritan, yang pada akhirnya memicu peradangan, jerawat, hingga rasa perih menyengat saat mengaplikasikan produk lain.
Baca Juga: Tips Mengoptimalkan Area Rumah yang Sering Terlupakan
3. Clay Mask
Clay mask memang sangat ampuh menyerap minyak berlebih (sebum). Kendati demikian, jenis masker ini bekerja terlalu agresif pada kulit sensitif.
Saat formulanya mengering hingga mengencang dan retak di wajah, masker ini akan menyerap seluruh kelembapan serta minyak alami yang sebenarnya dibutuhkan untuk melindungi kulit.
Dampaknya, kulit sensitif akan terasa sangat kering, ketarik, dan gatal, yang justru merangsang kelenjar minyak untuk memproduksi lebih banyak sebum secara tidak seimbang.
4. Masker dengan Kandungan Pewangi Buatan dan Alkohol Tinggi
Banyak produk sheet mask atau masker oles menggunakan penambahan pewangi sintetis dan alkohol jenis denatured alcohol untuk memberikan efek segar serta aroma yang wangi.
Bagi pemilik kulit sensitif, kedua bahan kimia ini merupakan pemicu utama reaksi alergi dan kontak dermatitis.
Pemakaian masker dengan kandungan iritan ini secara berulang harus dibatasi karena dapat mengikis lapisan lemak pelindung kulit serta membuat kulit semakin tipis dan mudah iritasi.
Memahami kebutuhan kulit sensitif merupakan kunci utama dalam menjaga kesehatan wajah jangka panjang. Dengan membatasi dan mengeliminasi jenis masker yang berisiko iritasi serta beralih ke masker berformula menenangkan, Anda dapat merawat wajah tetap sehat, lembap, dan bebas dari reaksi peradangan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News