MOMSMONEY.ID - Ada beberapa manfaat kesehatan diet Mediterania yang tak banyak diketahui, lo. Cek pembahasan lengkapnya di sini!
Diet Mediterania sering disebut sebagai salah satu pola makan paling sehat di dunia. Pola makan ini terinspirasi dari kebiasaan masyarakat di wilayah sekitar Laut Mediterania seperti Yunani, Italia, dan Spanyol.
Ciri utamanya adalah konsumsi tinggi sayur, buah, biji bijian utuh, kacang kacangan, ikan, minyak zaitun, serta penggunaan daging merah dan gula dalam jumlah terbatas.
Baca Juga: 7 Manfaat Konsumsi Jus Jambu Biji secara Rutin bagi Kesehatan Tubuh
Namun, di balik popularitas tersebut, masih ada berbagai manfaat kesehatannya yang jarang dibahas. Melansir dari laman Verywell Health, berikut beberapa manfaat kesehatan diet Mediterania yang tak banyak diketahui:
1. Mengurangi Risiko Penyakit Jantung
Berbagai penelitian menunjukkan bahwa diet Mediterania efektif menurunkan risiko penyakit jantung dan pembuluh darah. Tinjauan penelitian yang dipublikasikan pada 2019 menemukan bahwa manfaat diet ini terhadap kesehatan jantung bersifat konsisten.
Kepatuhan terhadap diet Mediterania diketahui dapat menurunkan risiko stroke dan penyakit kardiovaskular secara keseluruhan.
2. Membantu Menurunkan Tekanan Darah
Diet Mediterania kaya akan sayuran, buah, kacang kacangan, biji bijian, serta lemak sehat. Pola makan ini juga membatasi asupan garam dan lemak jenuh, yang berperan dalam menjaga tekanan darah tetap stabil.
Sebuah studi menunjukkan bahwa orang dewasa yang menjalani diet Mediterania mengalami penurunan tekanan darah sistolik dan perbaikan fungsi pembuluh darah setelah enam bulan.
3. Menurunkan Kolesterol LDL
Diet Mediterania dikenal efektif dalam menurunkan kolesterol LDL yang sering disebut kolesterol jahat, serta trigliserida. Di sisi lain, diet ini juga membantu meningkatkan kolesterol HDL atau kolesterol baik.
Penelitian menunjukkan bahwa konsumsi diet Mediterania yang dilengkapi minyak zaitun extra virgin dapat menurunkan kadar LDL, terutama pada orang dengan risiko tinggi penyakit jantung.
4. Mencegah dan Mengelola Diabetes Tipe 2
Pola makan sehat sangat penting dalam pencegahan dan pengelolaan diabetes tipe 2. Diet Mediterania terbukti membantu menurunkan risiko diabetes.
Dalam sebuah studi jangka panjang, peserta yang mengikuti diet Mediterania dengan tambahan minyak zaitun atau kacang kacangan mengalami penurunan risiko diabetes yang lebih besar dibandingkan mereka yang menjalani diet rendah lemak.
Baca Juga: 4 Manfaat Konsumsi Serat bagi Kesehatan Tubuh yang Luar Biasa
5. Memperlambat Penurunan Fungsi Kognitif
Diet Mediterania juga berhubungan dengan kesehatan otak. Analisis berbagai penelitian menunjukkan bahwa pola makan ini dapat menurunkan risiko gangguan kognitif ringan dan penyakit Alzheimer.
Selain itu, diet Mediterania berkontribusi pada peningkatan daya ingat, kemampuan berpikir secara umum, serta fungsi memori jangka pendek.
6. Mendukung Penurunan dan Pengelolaan Berat Badan
Diet Mediterania merupakan pilihan yang sehat untuk membantu menurunkan berat badan. Penelitian menemukan bahwa diet ini dapat mengurangi risiko obesitas perut dan membantu menjaga berat badan dalam jangka panjang.
Kandungan serat tinggi dari buah, sayur, dan biji bijian membantu memberikan rasa kenyang lebih lama, sehingga asupan kalori lebih terkontrol.
7. Membantu Mengurangi Nyeri Artritis
Beberapa penelitian menunjukkan bahwa diet Mediterania dapat membantu mengurangi nyeri pada penderita artritis. Efek ini diduga berasal dari sifat antiinflamasi yang tinggi pada makanan khas diet Mediterania.
Studi juga menemukan bahwa kepatuhan yang lebih tinggi terhadap diet ini berkaitan dengan risiko nyeri sendi yang lebih rendah, termasuk pada osteoartritis dan rheumatoid arthritis.
8. Memberikan Perlindungan Terhadap Kanker
Kandungan antioksidan dan senyawa antiinflamasi dalam diet Mediterania berperan dalam menurunkan risiko beberapa jenis kanker.
Diet ini dikaitkan dengan risiko lebih rendah terhadap kanker kolorektal, saluran pencernaan, hati, serta saluran pernapasan, dan juga dapat meningkatkan harapan hidup pada penyintas kanker.
Baca Juga: 8 Manfaat Konsumsi Minuman Fermentasi secara Rutin untuk Kesehatan
Itulah beberapa manfaat kesehatan diet Mediterania yang tak banyak diketahui. Semoga bermanfaat.
Selanjutnya: Jababeka (KIJA) Catat Marketing Sale Rp 3,6 Triliun Sepanjang 2025
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News