M O M S M O N E Y I D
BisnisYuk

Dari Gadget sampai Perkebunan, Begini AI Dimanfaatkan

Dari Gadget sampai Perkebunan, Begini AI Dimanfaatkan
Reporter: Francisca Bertha Vistika  |  Editor: Francisca bertha


MOMSMONEY.ID - Perkembangan artificial intelligence (AI) kini bukan lagi sekadar teknologi untuk membuat tulisan, menjawab pertanyaan atau menghasilkan gambar. Pemanfaatannya semakin beragam, termasuk membantu membaca data, membuat prediksi hingga mempermudah pekerjaan.

Contohnya dibahas dalam The 3rd Digital Transformation Forum (DTF) 2026 yang digelar Selular Media Network di Jakarta, Senin (21/9)

Salah satu penerapan AI dapat ditemukan pada perangkat yang digunakan sehari-hari. Motorola mengembangkan konsep hybrid AI yang menggabungkan pemrosesan AI langsung di perangkat dengan AI berbasis cloud.

Country General Manager Motorola Indonesia, Bagus Prasetyo, mengatakan konsep tersebut diarahkan menuju pengalaman AI yang dapat terhubung di berbagai perangkat, mulai dari smartphone, smartwatch, tablet hingga PC.

Baca Juga: Bahaya Gadget! Kasus Speech Delay Anak Jakarta Melonjak, Cek Ciri & Cara Mengatasinya

Dengan konsep ini, AI tidak hanya menjadi fitur pada satu perangkat, tetapi dapat membantu memberikan pengalaman yang lebih terintegrasi ketika seseorang menggunakan beberapa perangkat.

AI juga bisa dimanfaatkan untuk membantu pekerjaan yang membutuhkan pengolahan data dalam jumlah besar. Salah satu contohnya ada di perkebunan sawit.

Pengurus Bidang Komunikasi GAPKI (Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia), Mochamad Husni, menjelaskan AI dapat digunakan untuk membantu memprediksi produksi buah. Sementara itu, drone dan citra satelit dapat dimanfaatkan untuk memetakan perkebunan.

Teknologi tersebut juga dapat mendukung kebutuhan traceability atau kemampuan melacak asal-usul tandan buah segar hingga ke titik perkebunan. Hal ini semakin penting karena pasar global menuntut proses produksi yang lebih mudah ditelusuri.

Selain AI, internet of things (IoT) dan analitik data juga dapat digunakan untuk membantu pemantauan dan pengelolaan perkebunan.

Contoh tersebut memperlihatkan bahwa penggunaan AI tidak harus selalu terlihat dalam bentuk chatbot. Sederhananya, AI dapat membantu ketika ada banyak data yang perlu dianalisis, pola yang perlu dikenali atau kondisi yang perlu diprediksi.

Namun, teknologi saja tidak cukup. Agar pemanfaatan AI memberikan manfaat nyata, tetap diperlukan konektivitas, sumber daya manusia, regulasi yang mendukung dan kerja sama berbagai pihak.

VP Head of Ecosystem Regulatory Affairs Indosat Ooredoo Hutchison (IOH), Machdi Fauzi, mengatakan konektivitas tetap menjadi fondasi dalam perkembangan layanan digital.

“Konektivitas tetap menjadi fondasi utama, tetapi monetisasi terbesar di masa depan ada pada lapisan atas, seperti aplikasi, solusi digital, dan AI. Kolaborasi antara regulator dan operator adalah kunci utama agar ekosistem digital Indonesia bisa melompat lebih jauh,” ujar Machdi dalam keterangan resmi Senin (21/9). 

Ketua Bidang Kelembagaan Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia (APJII), Elly Noor, juga menekankan pentingnya kerja sama dalam menghadapi perkembangan teknologi.

“Kita semua tidak bisa bekerja sendiri. Masalah-masalah yang dihadapi di lapangan harus kita duduk bersama untuk mencari solusinya. Yang paling penting adalah tidak ada lagi ego sektoral atau bekerja secara silo,” kata Elly.

Pada akhirnya, perkembangan AI bukan hanya soal seberapa canggih teknologinya. Yang lebih penting adalah bagaimana AI digunakan untuk membantu kebutuhan nyata, membuat pekerjaan lebih efisien dan memberikan manfaat dalam aktivitas sehari-hari.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Jadwal KRL Jogja-Solo Terbaru 12-16 Oktober 2026, Cek Jam Keberangkatannya

Jadwal KRL Jogja-Solo periode Senin hingga Jumat, 12-16 Oktober 2026, cek yang ingin kegiatan bekerja, kuliah, atau jalan-jalan. 

Jadwal KRL Solo-Jogja Terbaru 12-16 Oktober 2026, Cek Jam Berangkatnya

Jadwal KRL Solo-Jogja untuk Senin hingga Jumat, 12-16 Oktober 2026 buat yang ingin berangkat kerja, kuliah, atau bepergian ke Yogyakarta. 

Usaha Fesyen Masih Memerlukan Pelatihan Manajemen

 Kementerian Ekonomi Kreatif/Badan Ekonomi Kreatif (Kementerian Ekraf) membekali 33 pelaku usaha fesyen. ​

Waralaba Masih Bisa Menjadi Pilihan Menjalankan Bisnis Perdana

Keunggulan waralaba adalah sudah adanya sistem manajemen yang sudah berjalan yang bisa memudahkan mitra waralaba.

Tak Rumit, Ini Praktik Gaya Hidup Berkelanjutan Ala Cinta Laura

Cinta Laura Kiehl membeberkan berbagai kebiasaan sederhana yang dilakukannya untuk menjalankan gaya hidup berkelanjutan.

Tayang 16 Oktober, Heartlake The Musical Jadi Live-Action Pertama Lego Friends

Lego Friends: Heartlake The Musical, tayangan live-action pertama Lego Friends hadir secara lengkap pada 16 Oktober.

Peringatan Dini BMKG Cuaca Besok (12/10) di Jabodetabek Hujan Lebat di Sini

Peringatan dini BMKG cuaca besok Senin (12/10), Waspada hujan lebat di wilayah Jabodetabek berikut ini.​

Hujan Sangat Lebat di Provinsi Ini, Cek Peringatan Dini BMKG Cuaca Besok (12/10)

BMKG merilis peringatan dini cuaca besok Senin 12 Oktober 2026 dengan status Siaga hujan sangat lebat dan Waspada hujan lebat di provinsi ini.

Halodoc Catat Konsultasi Kesehatan Mental Naik 8,1% Sejak 2022, Didominasi Perempuan

Data internal Halodoc mencatat, jumlah konsultasi kesehatan mental di platformnya naik 8,1% dibanding 2022.​

Promo HokBen Double Chicken Vibes Oktober, Buy 3 Get 1 & Buy 2 Get 1

Nikmati Simple Set Teriyaki dan HokBen Fried Chicken lewat promo HokBen terbaru. Mulai Rp 29 ribuan per orang.