M O M S M O N E Y I D
Keluarga

Risiko Kista Ovarium: Waspada Jika Anda Termasuk 4 Tipe Wanita Ini!

Risiko Kista Ovarium: Waspada Jika Anda Termasuk 4 Tipe Wanita Ini!
Penulis: Ana Risma  |  Editor: Ana Risma


MOMSMONEY.ID - Kali ini MomsMoney akan membagikan informasi tentang 4 tipe wanita yang paling rentan terkena kista ovarium. Simak, ya.

Kista ovarium sering kali dianggap sebagai penyakit misterius karena kemunculannya yang sering tanpa gejala hingga ukurannya membesar.

Meskipun kista ovarium bisa menyerang wanita mana pun, namun riset medis menunjukkan bahwa profil kesehatan dan gaya hidup tertentu bisa membuat seseorang memiliki risiko jauh lebih tinggi dibandingkan yang lain.

Baca Juga: Risiko Preeklampsia Mengintai, Cek Kadar Asam Urat Saat Hamil

Memahami kategori risiko ini adalah langkah preventif krusial agar penanganan dini bisa segera dilakukan. Berdasarkan data klinis dari institusi kesehatan global seperti Mayo Clinic, Johns Hopkins Medicine, dan Healthline, berikut adalah 4 tipe wanita yang paling rentan terkena kista ovarium.

1. Wanita dengan gangguan hormon

Tipe wanita yang paling rentan terkena kista ovarium pertama adalah wanita dengan gangguan hormon.

Wanita yang memiliki gangguan hormon cenderung berisiko terkena kista ovarium, terutama penderita Polycystic Ovary Syndrome (PCOS).

Menurut penjelasan dari Johns Hopkins Medicine, pada penderita PCOS, tubuh memproduksi hormon androgen secara berlebihan yang mengganggu siklus ovulasi normal. Akibatnya, folikel di ovarium tidak berhasil melepaskan sel telur dan justru berkembang menjadi banyak kista kecil.

Jika Anda memiliki siklus menstruasi yang tidak teratur, pertumbuhan bulu berlebih di area wajah, atau jerawat hormonal yang parah, maka kemungkinan besar Anda termasuk dalam kategori yang sangat rentan terhadap pembentukan kista fungsional maupun patologis.

2. Wanita yang memiliki riwayat endometriosis

Tipe wanita yang paling rentan terkena kista ovarium kedua adalah wanita yang memiliki riwayat endometriosis.

Wanita yang menderita endometriosis memiliki risiko tinggi terkena kista jenis khusus yang disebut endometrioma atau sering dijuluki "kista cokelat".

Mayo Clinic menjelaskan bahwa endometriosis terjadi ketika jaringan yang seharusnya melapisi dinding rahim justru tumbuh di luar rahim, termasuk di ovarium. Jaringan ini tetap merespons siklus menstruasi dengan cara meluruh dan berdarah. Namun, karena tidak memiliki jalan keluar, darah pun terperangkap dan membentuk kantong kista.

Jika Anda sering mengalami nyeri panggul yang ekstrem saat menstruasi atau nyeri saat berhubungan intim, waspadai keberadaan kista ovarium yang dipicu oleh endometriosis ini.

Baca Juga: Film Tunggu Aku Sukses Nanti, Hadirkan Cerita Keluarga Indonesia Saat Lebaran

3. Wanita yang mengonsumsi obat pemicu ovulasi (obat kesuburan)

Tipe wanita yang paling rentan terkena kista ovarium ketiga adalah wanita yang mengonsumsi obat pemicu ovulasi (obat kesuburan).

Tipe wanita selanjutnya yang rentan adalah mereka yang sedang menjalani program kehamilan dengan bantuan obat-obatan penyubur kandungan.

Berdasarkan laporan medis dari Healthline, penggunaan obat pemicu ovulasi seperti clomiphene dirancang untuk merangsang ovarium agar melepaskan sel telur. Namun, stimulasi yang berlebihan terkadang menyebabkan ovarium memproduksi lebih dari satu folikel, yang jika tidak pecah akan berkembang menjadi kista ovarium.

Oleh karena itu, wanita yang menjalani terapi kesuburan biasanya memerlukan pemantauan USG rutin oleh dokter. Ini dilakukan untuk memastikan tidak ada kista ovarium yang tumbuh secara agresif akibat stimulasi hormon tersebut.

4. Wanita obesitas atau kelebihan berat badan

Tipe wanita yang paling rentan terkena kista ovarium keempat adalah wanita obesitas atau kelebihan berat badan.

Berat badan yang tidak ideal, terutama obesitas, memiliki korelasi kuat dengan risiko kista ovarium karena pengaruhnya terhadap metabolisme estrogen.

Cleveland Clinic mencatat bahwa sel lemak berlebih di dalam tubuh dapat memproduksi dan menyimpan hormon estrogen tambahan. Tingginya kadar estrogen ini akan menciptakan kondisi "dominasi estrogen" yang mengacaukan sinyal reproduksi. Dan, memicu pertumbuhan jaringan abnormal di ovarium, termasuk kista.

Wanita dalam kategori ini cenderung memiliki risiko kista ovarium yang lebih persisten dan lebih sulit hilang secara alami dibandingkan mereka yang menjaga berat badan dalam rentang ideal.

Mengetahui bahwa Anda masuk ke dalam salah satu tipe di atas bukan berarti Anda pasti akan mengalami komplikasi serius. Kuncinya adalah deteksi dini melalui pemeriksaan panggul rutin atau USG transvaginal setidaknya setahun sekali.

Selain itu, menerapkan pola makan rendah gula dan tinggi serat dapat membantu tubuh menyeimbangkan kembali kadar hormon yang menjadi pemicu utama kista ovarium.

 
 
 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

4 Look Makeup yang Cocok untuk Usia 30-an dari Natural hingga Bold

Berikut adalah 4 look makeup yang cocok untuk usia 30-an yang bisa Anda coba sesuai kebutuhan. Dari natural hingga bold ada, Moms!  

Sarapan ala Turki di Jakarta, Ini Harga dan Menu di Turkuaz Restaurant

Turkuaz Restaurant melalui sajian Kahvaltı menawarkan pengalaman bersantap dengan aneka hidangan tradisional Turki. 

Berkedok Lauk Gurih yang Nikmat, Ungkap Fakta Apakah Kol Goreng Berbahaya Bagi Tubuh

Ketahui alasan apakah kol goreng berbahaya karena kandungan senyawa karsinogenik yang terbentuk saat digoreng dalam suhu tinggi.  

Ampuh Turunkan Berat Badan! 6 Manfaat Dada Ayam untuk Tubuh Ideal & Sehat, Coba yuk

Mengandung vitamin B dan selenium, manfaat dada ayam sangat efektif menjaga massa otot serta menghasilkan energi harian. Cocok buat asupan diet.  

7 Olahraga Ringan di Rumah yang Enggak Bikin Cepat Capek, Cocok Buat Kaum Mager

Tetap bugar tanpa harus ke gym dengan beragam pilihan olahraga ringan di rumah yang santai dan tanpa alat. Cocok untuk Anda yang mageran.

Pelatihan Bisnis dan Jaringan Masih Diperlukan Bagi Pelaku Usaha Wisata

Kementerian Pariwisata meningkatkan daya saing pelaku usaha wisata lewat program yang berlabel Wonderful Indonesia Scale-up Hub (WISH).

Cara Jitu Untuk Mengistirahatkan Mata Setelah Lelah Nonton Gadget

Setiap masyarakat perlu membiasakan perilaku sederhana untuk menjaga kesehatan mata, terutama saat menggunakan perangkat digital.

Prudential dan Siloam Tawarkan Paket MCU Rp 350.000 hingga Akhir Oktober 2026

Prudential Indonesia berkolaborasi dengan Siloam International Hospitals meluncurkan program MCU seharga Rp 350.000 hingga 31 Oktober 2026. 

Rilis Menu Terbatas Overload Smoky Cheese, Subway Beri Diskon Hingga 105%

Overload smoky cheese ini hadir dalam ukuran footlong (30 cm), 6-inch (15 cm), salad, maupun varian wrap.

Ragu Jual Beli Jam Tangan Mewah Online? Kenali Layanan Flecto.id

​Flecto.id menerapkan proses autentikasi dan sistem escrow untuk transaksi jam tangan yang dibeli melalui platform.