M O M S M O N E Y I D
BisnisYuk

Intip Strategi Agen Lion Parcel di Tangsel Raih Omzet Ratusan Juta per Bulan

Intip Strategi Agen Lion Parcel di Tangsel Raih Omzet Ratusan Juta per Bulan
Reporter: Shintia Rahma Islamiati  |  Editor: shintia rahma


MOMSMONEY.ID - Di antara lebih dari 7.000 agen Lion Parcel yang tersebar di seluruh Indonesia, Anita Chandra, pemilik agen Lion Parcel di Tangerang Selatan, menjadi salah satu mitra yang sukses membangun usahanya hingga konsisten mendapat omzet di atas Rp 150 juta per bulan.

Anita mengisahkan, sebelum terjun ke bisnis logistik, dirinya menjalankan usaha grosir tas yang melayani pelanggan dari berbagai daerah di Indonesia. Pada 2018, salah satu pelanggannya di Luwuk, Sulawesi Tengah, meminta pengiriman menggunakan Lion Parcel karena dinilai lebih cepat dan tarifnya lebih murah dibandingkan jasa ekspedisi lain.

“Saat itu saya punya bisnis grosir tas. Ada pelanggan dari Sulawesi yang minta kirim pakai Lion Parcel karena katanya lebih cepat dan ongkirnya lebih murah,” kata Anita saat ditemui di Tangerang, Rabu (10/6/2026).

Namun, mencari agen Lion Parcel saat itu bukan perkara mudah. Jaringan agen masih terbatas sehingga Anita harus mengirim paket ke lokasi yang cukup jauh dari tempat usahanya. Kondisi tersebut memunculkan ide untuk membuka agen sendiri.

“Awalnya saya berpikir bagaimana caranya pelanggan bisa tetap terlayani. Akhirnya saya daftar jadi agen lewat website. Responsnya cepat, tim Lion Parcel langsung datang dan membantu proses pembukaan agen,” ujarnya.

Baca Juga: Brand Butuh Strategi Tidak Hanya Kreatif, juga Relevan dengan Budaya dan Kebutuhan

Tak lama setelah agen berdiri, pandemi Covid-19 melanda Indonesia. Di tengah kondisi yang membuat banyak usaha terpukul, bisnis logistik justru menjadi salah satu sektor yang mengalami lonjakan permintaan.

Anita melihat peluang tersebut dengan menerapkan strategi layanan jemput paket langsung ke pelanggan. Layanan ini menjadi pembeda yang membuat usahanya dikenal lebih luas.

“Ketika orang-orang tidak bisa keluar rumah, kami yang datang menjemput paket. Dari mana pun selama masih terjangkau kami jemput. Dari situ pelanggan mulai mengenal kami,” katanya.

Pada masa pandemi, timnya rutin menjemput paket dari pelaku usaha marketplace hingga penjual perlengkapan kesehatan seperti masker dan alat pelindung diri (APD). Dalam sekali penjemputan, jumlah paket yang dibawa bisa mencapai ratusan.

Menurut Anita, pendekatan jemput bola tersebut menjadi fondasi pertumbuhan bisnisnya hingga saat ini. Banyak pelanggan yang awalnya menggunakan jasanya saat pandemi tetap bertahan karena merasa nyaman dengan layanan yang diberikan.

Selain faktor pelayanan, Anita mengaku tertarik menjadi mitra Lion Parcel karena kemudahan sistem yang dimiliki perusahaan. Sebagai agen, ia dapat memantau status pengiriman secara langsung tanpa harus menunggu informasi dari layanan pelanggan.

“Kalau ada kendala barang, kami bisa langsung cek. Itu yang membuat kami merasa lebih mudah melayani pelanggan,” ujarnya.

Baca Juga: Terjebak Utang Terus? Coba 3 Cara Ini biar Keuangan Pribadi Kembali Stabil

Berkat konsistensi tersebut, Anita berhasil mencapai status Diamond, level tertinggi dalam kategori agen Lion Parcel. Status tersebut diberikan kepada agen yang mampu mencatat omzet di atas Rp150 juta selama tiga bulan berturut-turut.

Menariknya, Anita tidak hanya sekali meraih status tersebut. Dalam beberapa tahun terakhir, agennya konsisten mempertahankan posisi Diamond sepanjang tahun.

“Sudah sekitar dua sampai tiga tahun terakhir kami selalu Diamond. Kami berusaha menjaga performa supaya tidak turun,” katanya.

Seiring pertumbuhan bisnis, Anita melakukan ekspansi dengan membuka cabang kedua di kawasan BSD, Tangerang Selatan. Dari yang awalnya hanya dibantu satu karyawan, kini usahanya mempekerjakan tujuh orang yang terbagi dalam fungsi layanan pelanggan dan kurir.

Volume pengiriman yang ditangani pun terus meningkat. Dalam kondisi normal, agen miliknya melayani sekitar 300 hingga 500 paket per hari. Pada musim ramai seperti Lebaran dan akhir tahun, jumlah kiriman bahkan dapat melonjak hingga 1.000 paket dalam sehari.

“Kalau peak season pernah sampai seribu paket sehari,” ujarnya.

Baca Juga: 4 Kegiatan untuk Meningkatkan Kemampuan Kognitif Anak, Biasakan Moms

Meski demikian, pada tahun ini Anita mengakui terjadi perlambatan pengiriman dari kalangan penjual online atau seller marketplace seiring kondisi ekonomi yang belum sepenuhnya pulih. Beberapa pelanggan yang sebelumnya mampu mengirim ratusan paket per hari kini mengalami penurunan volume pengiriman.

Namun, penurunan tersebut tidak terlalu berdampak terhadap kinerja usahanya karena ditopang oleh pelanggan korporasi yang tetap rutin melakukan pengiriman setiap hari.

“Sekarang memang beberapa seller online sedang sepi. Ada yang biasanya kirim sampai 100 paket sehari, sekarang turun menjadi 30 sampai 50 paket. Tapi kami masih terbantu oleh pelanggan korporasi yang pengirimannya tetap berjalan,” kata Anita.

Menurut Anita, keberhasilan bisnis logistik tidak hanya ditentukan oleh harga, tetapi juga kualitas pelayanan dan tanggung jawab kepada pelanggan. Karena itu, ia selalu mengedukasi timnya untuk memberikan informasi selengkap mungkin kepada pelanggan, mulai dari kebutuhan asuransi hingga jenis kemasan yang sesuai.

“Pelayanan nomor satu. Kami harus menjelaskan semua kepada pelanggan supaya mereka paham risiko pengiriman dan barangnya bisa sampai dengan aman,” katanya.

Latar belakang Anita di bidang akuntansi dan pengalaman bekerja di perusahaan multilevel marketing yang banyak berhubungan dengan aktivitas impor dan distribusi barang turut membantunya memahami seluk-beluk logistik. Pengalaman tersebut membuatnya mampu menjelaskan jalur distribusi dan estimasi pengiriman kepada pelanggan secara detail.

Dukungan keluarga juga menjadi faktor penting dalam perjalanan bisnisnya. Perempuan asal Medan tersebut mengaku sejak kecil telah terbiasa dengan dunia usaha sehingga tidak asing dengan tantangan menjadi pengusaha.

Baca Juga: Kemenkes Perkuat Skrining Hati di CKG, Obesitas Naik Dua Kali Lipat Sejak 2007

Kini, setelah hampir delapan tahun menjadi mitra Lion Parcel, Anita memilih fokus mengembangkan bisnis yang sudah berjalan daripada mengejar ekspansi agresif. Baginya, menjaga kepercayaan pelanggan merupakan modal terbesar untuk mempertahankan pertumbuhan usaha.

“Yang penting bisnis berjalan baik dan pelanggan puas. Kalau pelayanan dijaga, pelanggan akan kembali lagi,” ujarnya.

Kartika Honggono, PR & Corporate Communications Manager Lion Parcel, menjelaskan, untuk menjadi mitra agen, calon mitra hanya perlu menyiapkan modal awal sekitar Rp 10 juta. Sebagian besar dana ini akan dikembalikan dalam bentuk saldo operasional dan aset branding yang dapat digunakan untuk menjalankan usaha.

“Modal awal yang dibutuhkan sekitar Rp 10 juta dan agen akan mendapatkan komisi sebesar 35% dari ongkos kirim (ongkir),” ujarnya.

Kartika menambahkan, Lion Parcel juga memberikan pelatihan operasional selama tiga hingga enam jam yang kemudian dilanjutkan dengan pendampingan selama enam bulan. 

Selain itu, Lion Parcel juga secara rutin mengadakan forum antarmitra di berbagai daerah. Forum tersebut menjadi wadah bagi para agen untuk bertukar pengalaman operasional dan strategi bisnis.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

30 Ucapan Peringatan Hari Sungai Nasional 2026, Ajak Peduli Kebersihan Sungai

Jika membutuhkan ucapan penuh inspirasi untuk caption dan pesan merayakan Hari Sungai Nasional 2026, berikut ada beberapa referensinya.​

Tecno Megapad 11 Suguhkan Layar 90Hz Mulus dan Bodi Tipis untuk Kerja

Tablet 11 inci Tecno Megapad 11 bobotnya hanya 510 gram. Ketahui performa layar 90Hz dan kekuatan chipset Helio G99 sebelum Anda membelinya.

5 Minuman Pagi Hari Terbaik untuk Menjaga Kesehatan Ginjal Anda, Coba yuk

Mulai pagi Anda dengan pilihan minuman yang tepat untuk mendukung kesehatan ginjal Anda. Temukan 5 minuman terbaik dari air putih hingga kopi.

Cegah Komplikasi Gula Darah Tinggi Sejak Dini, Makanan Ini Wajib Masuk Menu

Kebiasaan makan karbohidrat olahan memicu lonjakan gula darah. Pelajari alasan teknis mengapa kacang hitam mampu menahannya.

Peringatan Dini BMKG Cuaca Besok (27/7), Hujan Lebat Masih Terjadi di Provinsi Ini

BMKG memberikan peringatan dini cuaca besok Senin 27 Juli 2026 dengan status Waspada hujan lebat di provinsi berikut ini.

Hasil China Open 2026, Fajar/Fikri Pertahankan Gelar Juara

Hasil China Open 2026 babak final Minggu (26/7), ganda putra Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri mempertahankan gelar juara.

Ramalan Zodiak Besok Senin 27 Juli 2026: Saturnus Retrograde Dimulai, Siapa Hoki?

Simak ramalan zodiak besok Senin 27 Juli 2026, cek peruntungan karier dan keuangan saat Saturnus retrograde dimulai.

Jangan Asal Konsumsi! Ini 15 Daftar Makanan Bahaya bagi Penderita Sakit Ginjal

Penderita sakit ginjal salah memilih makanan bisa berakibat fatal. Ketahui deretan asupan tinggi natrium, kalium, dan fosfor yang harus dihindari.  

Promo Citilink x BCA Terbaru, Dapatkan Diskon Tiket Pesawat hingga Rp 800 Ribu

Terbang hemat ke mana saja dengan promo Citilink kolaborasi BCA yang menawarkan diskon hingga Rp 800.000. Amankan tiket murah hingga Maret 2027.

Ampuh Turunkan Berat Badan, Ini 9 Menu Sarapan Sehat yang Wajib Anda Coba

Jangan lewatkan makan pagi saat diet. Temukan pilihan menu sarapan sehat yang kaya nutrisi dan rendah kalori agar tubuh tetap bertenaga.