M O M S M O N E Y I D
Keluarga

4 Penyebab Balita Suka Memukul Kepala Sendiri, Jangan Panik Dulu Moms

4 Penyebab Balita Suka Memukul Kepala Sendiri, Jangan Panik Dulu Moms
Penulis: Ana Risma  |  Editor: Ana Risma


MOMSMONEY.ID - Orang tua tentu memiliki berbagai kekhawatiran tentang perkembangan anak-anak mereka salah satunya berkaitan dengan kesejahteraan. Dan, menyaksikan anak yang dengan sengaja membenturkan kepala dan melukai dirinya sendiri sudah pasti akan membuat orang tua frustasi dan sangat khawatir

Apakah Anda pernah menjumpai perilaku anak yang demikian? Meski mengkhawatirkan, namun situasi tersebut bukanlah pertanda masalah dalam sebagian besar kasus.

Nah, jika Anda kerap melihat anak-anak Anda yang masih balita gemar memukul kepalanya sendiri atau membenturkannya ke dinding, sebaiknya Anda mencari tahu terlebih dahulu apa saja penyebabnya alih-alih panik berlebihan.

Baca Juga: 4 Kegiatan untuk Meningkatkan Kemampuan Kognitif Anak, Biasakan Moms

Menurut laman Bright Side, inilah 4 penyebab balita suka memukul kepala sendiri yang perlu Anda ketahui. Simak sampai akhir, Moms.

1. Ingin menarik perhatian Anda

Penyebab balita suka memukul kepala sendiri yang pertama yaitu ingin menarik perhatian Anda.

Salah satu alasan di balik perilaku balita yang suka dengan sengaja memukul kepala mereka sendiri yakni ingin menarik perhatian orang tuanya. Demi mendapatkan perhatian Anda, mereka tidak segan untuk menjadikan tindakan memukul kepala tersebut sebagai manuver guna mewujudkannya.

Akibat perhatian yang orang tua berikan terhadap tindakan anak yang demikian, kemungkinan besar anak akan melakukannya kembali secara berulang-ulang.

Ketika anak Anda gemar memukul-mukul kepalanya sendiri menggunakan tangan, kira-kira apa yang akan Anda lakukan? Menyelamatkan mereka agaknya menjadi solusi terbaik, bukan?

Solusi yang benar-benar terbaik untuk dilakukan yaitu dengan tidak mempermasalahkannya. Supaya tidak berujung membahayakan anak, ciptakanlah lingkungan yang aman guna melindungi anak Anda dari cedera apapun.

Anda bisa menjauhkan tempat tidur anak dari dinding atau pindahkan saja benda apapun yang mungkin akan mereka gunakan untuk memukul kepala mereka sendiri.

2. Cara anak untuk menenangkan diri

Penyebab balita suka memukul kepala sendiri yang kedua yaitu sebagai cara anak untuk menenangkan diri.

Untuk merilekskan dan menenangkan diri, anak balita sangat mungkin melakukan berbagai hal untuk mewujudkannya. Salah satu tindakan yang bisa mereka upayakan untuk menenangkan dirinya sendiri yaitu dengan melakukan gerakan berirama, contohnya memukul-mukul kepala.

Adapun tindakan memukul kepala sendiri sering terjadi pada sebagian balita sebelum mereka tidur. Menurut beberapa peneliti, tindakan memukul kepala yang terjadi pada balita merupakan metode stimulasi dan kenyamanan diri yang cukup bekerja pada balita itu sendiri.

Meskipun begitu, alangkah baiknya bagi Anda sebagai orang tua untuk tetap mengusahakan solusi terbaik guna mengatasi kebiasaan balita yang gemar memukul kepalanya sendiri.

Anda bisa mencoba mengembangkan rutinitas menenangkan diri lainnya yang akan membantu anak tertidur dengan pulas supaya mereka tidak perlu memukul kepalanya terlebih dahulu dengan tangan atau membenturkannya ke dinding hanya untuk mendapatkan ketenangan.

Baca Juga: 4 Manfaat Tersembunyi Konsumsi Madu untuk Bantu Menurunkan Berat Badan

3. Cara balita untuk mengekspresikan emosi

Penyebab balita suka memukul kepala sendiri yang ketiga yaitu sebagai cara balita untuk mengekspresikan emosi.

Bayi dan balita adalah makhluk yang sangat emosional. Namun, mereka belum bisa menguasai seni berekspresi menggunakan kata-kata layaknya orang dewasa. Jadi, tidak heran jika bayi dan balita akan lebih banyak melakukan tindakan fisik ketika mereka merasakan emosi tertentu.

Walaupun bahasa anak balita Anda sangat membingungkan, tapi yakinlah bahwa apa yang mereka lakukan penuh dengan emosi yang mana tidak mereka ketahui bagaimana cara untuk mengatasinya.

Nah, jika selama ini Anda sering menjumpai anak Anda memukul-mukul kepalanya sendiri, pertimbangkanlah untuk mulai memasukkan permainan ke dalam hari-hari mereka karena itu sangat bermanfaat.

Melalui permainan, anak pun memiliki kesempatan untuk mengekspresikan apapun yang mereka rasakan entah itu kebahagiaan, kesedihan, atau kemarahan dengan cara yang sehat. Bahkan, metode ini telah terbukti sebagai cara terbaik untuk mengajarkan anak balita Anda tentang pengaturan diri yang baik.

4. Masalah perkembangan potensial

Penyebab balita suka memukul kepala sendiri yang keempat yaitu masalah perkembangan potensial.

Secara umum, tidak ada yang perlu dikhawatirkan ketika Anda melihat anak Anda yang berusia 1-3 tahun memukul dirinya sendiri. Tetapi, dalam beberapa kasus yang jarang terjadi, memukul atau membenturkan kepala terus-menerus telah dikaitkan dengan gangguan perkembangan saraf seperti autisme.

Agar Anda dapat membedakan apakah tindakan memukul kepala yang terjadi pada anak termasuk normal atau tidak, amatilah frekuensi dan waktu ketika mereka mulai memukul kepala dengan sengaja.

Jika Anda melihat bahwa tindakan pemukulan tersebut terjadi sebelum waktu tidur, maka itu bisa dikategorikan normal. Namun, jika Anda melihat gejala lain atau hantaman yang anak lakukan menjadi tidak terkendali, segera hubungi dokter anak kepercayaan Anda guna mendapatkan jawaban pasti tentang situasi tersebut.

Hanya dokter yang boleh memberikan diagnosis tentang autisme atau gangguan perkembangan saraf lainnya pada anak Anda. Jadi, jangan pernah membuat asumsi apapun tentang permasalahan saraf pada anak balita Anda sebelum Anda benar-benar menemui dokter ya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Promo J.CO Rilis Paket Nobar Delivery, 1/2 Lusin Donat & 2 Minuman Mulai Rp 112 Ribu

Momen nobar makin meriah dengan Paket Nobar J.CO. Donat setengah lusin dan dua minuman di promo J.CO mulai Rp 112 ribu. Pesan delivery sekarang!

Promo Superindo Weekday 13-16 Juli 2026, Jeruk-Anggur Import Diskon hingga 35%

Cek promo Superindo Weekday hari ini periode 13-16 Juli 2026 untuk belanja hemat di Superindo terdekat awal pekan ini.

Stop Insecure! Hindari Cara Instan, Ini 7 Cara Mengecilkan Paha dan Betis yang Mudah

Paha dan betis besar sering bikin minder? Coba 7 gerakan mudah ini yang efektif membentuk kaki Anda jadi lebih proporsional.

Wajib Tonton 7 Film Fisika Terbaik Bikin Paham Rahasia Alam Semesta

Tertarik ilmu fisika? 7 rekomendasi film sci-fi ini tak hanya menghibur, tapi juga menyuguhkan banyak pengetahuan. Jangan sampai terlewat!

Usai Menguat, Harga Emas Antam Terkoreksi ke Rp 2.635.000 per Gram pada Senin (13/7)

Harga emas Antam turun Rp 15.000 menjadi Rp 2.635.000 per gram, sedangkan buyback melemah ke Rp 2.395.000 per gram.

Bikin Mental Terganggu, Waspada 7 Efek Samping Kecanduan Media Sosial

Kecanduan media sosial lebih dari sekadar buang waktu. Ini 7 konsekuensi serius pada mood, fokus, dan perkembangan emosi Anda.

Bukan Kartun Biasa, 5 Film Animasi Ini Punya Rating Dewasa

Adegan dewasa dan eksplisit tersebar di film animasi. Jangan sampai salah tonton, kenali 5 judul animasi yang hanya cocok untuk dewasa.

Pencinta Thriller? 6 Film Teror Ini Dijamin Bikin Jantung Berdebar

Ingin pengalaman nonton paling menegangkan? 6 film teror pilihan ini siap menguji adrenalin Anda. Temukan daftar lengkapnya sekarang!

Kulit Wajah Bebas Milia, Ini Langkah Penting Cegah Kemunculannya Kembali

Milia terbentuk dari keratin terjebak di bawah kulit. Ketahui cara membersihkan dan mencegahnya agar wajah mulus tanpa benjolan.

Kiwoom Sekuritas Bagikan 4 Rekomendasi Saham untuk Perdagangan Hari Ini (13/7)

IHSG masih berpeluang melanjutkan penguatan pada perdagangan Senin (13/7/2026).​ Berikut rekomendasi saham dari Kiwoom Sekuritas untuk hari ini.