M O M S M O N E Y I D
Bugar

Ini Dia Batas Kadar Normal Kolesterol Pria yang Penting Diketahui

Penulis: Rezki Wening Hayuningtyas  |  Editor: Rezki Wening Hayuningtyas


MOMSMONEY.ID - Pria mari merapat! Berikut ini adalah batas kadar normal kolesterol pria yang penting diketahui.

Mengetahui kadar kolesterol sangat penting karena bisa membantu Anda memahami seberapa besar risiko terkena penyakit jantung. Kolesterol sendiri adalah jenis lemak (lipid) yang sebenarnya dibutuhkan tubuh untuk menjalankan berbagai fungsi penting. Namun, jika jumlahnya terlalu banyak dalam darah, justru bisa berbahaya.

Kolesterol yang berlebih bisa menempel pada dinding pembuluh darah dan merusaknya. Lama-kelamaan, kolesterol ini membentuk lapisan keras yang disebut plak aterosklerotik. Proses ini dikenal dengan nama aterosklerosis.

Dilansir dari Cleveland Clinic, aterosklerosis bisa menyebabkan berbagai masalah kesehatan serius, seperti:

  • Penyakit jantung koroner
  • Penyakit arteri perifer
  • Penyakit arteri karotis 

Kolesterol tinggi tidak langsung terasa atau terlihat. Ia bergerak dalam tubuh secara diam-diam dan perlahan membentuk plak tanpa gejala. Anda mungkin baru menyadari ada masalah saat sudah terjadi serangan jantung atau stroke.

Baca Juga: Apa Saja Makanan yang Bisa Menurunkan Kolesterol Tinggi? Ini 14 Daftarnya

Karena kolesterol tinggi bisa terjadi tanpa gejala selama bertahun-tahun, penting untuk memeriksa kadar kolesterol secara rutin. Jika angka kolesterol Anda terlalu tinggi atau hiperlipidemia, ini menjadi peringatan bagi Anda dan dokter untuk segera bertindak.

Namun, berapa batas kadar normal kolesterol pria yang penting diketahui? MomsMoney akan membahasnya di sini!

Bagaimana Cara Mengetahui Kadar Kolesterol?

Untuk mengetahui kadar kolesterol dalam tubuh, Anda perlu melakukan tes darah yang disebut panel lipid atau panel lipoprotein.

Sebelum menjalani tes ini, Anda biasanya diminta berpuasa selama 9 hingga 12 jam—tidak makan atau minum apa pun kecuali air. Tes ini akan menunjukkan beberapa jenis kolesterol dan lemak dalam darah Anda, yaitu:

  • Kolesterol total
    Menunjukkan jumlah seluruh kolesterol dalam darah, termasuk kolesterol jahat (LDL) dan kolesterol baik (HDL).
  • Kolesterol LDL (Low-Density Lipoprotein)
    Dikenal sebagai kolesterol jahat karena dapat menumpuk di dinding pembuluh darah dan menyebabkan penyumbatan.
  • Kolesterol HDL (High-Density Lipoprotein)
    Disebut kolesterol baik karena membantu membersihkan kolesterol dari pembuluh darah dan membawanya kembali ke hati untuk diproses.
  • Non-HDL
    Merupakan total kolesterol dikurangi kolesterol HDL. Angka ini mencakup LDL dan jenis kolesterol lainnya, termasuk VLDL (Very Low-Density Lipoprotein).
  • Trigliserida
    Jenis lemak lain dalam darah yang juga diukur dalam tes ini. Kadar trigliserida yang tinggi dapat meningkatkan risiko terkena penyakit jantung.

Dengan melakukan tes ini secara rutin, Anda bisa mengetahui kondisi kadar lemak dalam darah dan mengambil langkah pencegahan atau penanganan bila diperlukan.

Baca Juga: Apa Penyebab Kolesterol LDL Tinggi, ya? Intip di Sini beserta Cara Mencegahnya

Batas Kadar Normal Kolesterol Pria

Melansir dari laman Medline Plus, batas kadar normal kolesterol pria sebagai berikut:

  • Kolesterol total: sebaiknya kurang dari 200 mg/dL.
  • Kolesterol non-HDL: idealnya di bawah 130 mg/dL.
  • Kolesterol LDL (kolesterol jahat): sebaiknya kurang dari 100 mg/dL.
  • Kolesterol HDL (kolesterol baik): paling baik jika 60 mg/dL atau lebih. Jika kadar HDL berada di bawah 40 mg/dL, maka dianggap terlalu rendah.

Trigliserida sebenarnya bukan jenis kolesterol, tapi tetap diperiksa dalam tes kolesterol. Kadar trigliserida yang dianggap normal adalah di bawah 150 mg/dL.

Jika 200 mg/dL atau lebih, ini termasuk tinggi. Dalam kasus seperti ini, Anda mungkin memerlukan penanganan medis atau perubahan gaya hidup untuk menurunkannya. Nah, itulah pembahasan tentang batas kadar normal kolesterol pria yang penting diketahui.

Baca Juga: Ini 6 Jus Sayur Penurun Kolesterol Tinggi Alami Terbaik yang Layak Dicoba

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Kris+ Rayakan Ulang Tahun, Tebar Promo dan Reward

Pengguna Kris+ berkesempatan mendapatkan hingga delapan miles per dolar Singapura, voucher diskon 50%, serta hadiah  selama Oktober 2026.

Rupiah Bertahan di Rp 18.000 atau Tembus Rp 18.200, Ini 5 Indikator Penentu

Analis EBC Financial Group mencermati lima indikator penentu arah rupiah, mulai dari harga minyak, arus modal asing hingga intervensi BI.  

Ini Tip Pengobatan dan Pencegahan Agar Suara Yang Hilang Kembali Bergema

Suara hilang bagi pekerja yang mengandalkan pita suara tentu menjadi persoalan, berikut ini langkah pengobatan dan pencegahannya.

5 Cara Mengatasi Badan Lemas saat Diet agar Tetap Bertenaga Sepanjang Hari

Ingin diet berhasil tanpa tersiksa rasa lemas? Terapkan cara mengatasi badan lemas berikut ini agar tubuh tetap bugar dan berenergi.

Kenali Amylophagia: Ini 5 Dampak Buruk Makan Tepung Terigu Mentah untuk Kesehatan

Ketahui alasan medis mengapa makan tepung terigu dalam kondisi mentah sangat berbahaya bagi saluran pencernaan dan kesehatan secara keseluruhan.

Ada 6 Tokenized Stocks Baru dari Tokocrypto, Cek yuk

Tokenized stocks memberikan eksposur terhadap underlying asset dan bukan merupakan kepemilikan langsung atas saham atau ETF yang mendasarinya.

Rekomendasi Pilihan Obat Influenza Tipe A yang Efektif Percepat Proses Penyembuhan

Kenali berbagai rekomendasi obat influenza tipe A mulai dari antivirus hingga pereda gejala untuk bantu tubuh pulih lebih cepat.

IHSG Berbalik Naik ke 6.036 pada Jumat (2/10), Cek Saham Top Gainers

IHSG pada Jumat ditutup menguat meskipun asing mencatat jual bersih alias net sell Rp 1,17 triliun. 

Update Harga Buyback Emas Hari Ini: UBS Naik, Antam Masih Tertinggi Rp 2.38 Juta

Emas UBS mencatat kenaikan harga buyback paling besar hari ini, sementara Antam turun, tetapi masih yang tertinggi.

Bank Indonesia Kurangi Intervensi Spot, Efektif Menjaga Rupiah?

Bank Indonesia menggeser strategi intervensi di pasar untuk menjaga nilai tukar rupiah terhadap dollar, sekaligus menghemat cadangan devisa.