M O M S M O N E Y I D
Bugar

Apa Penyebab Kanker Usus Sebenarnya? Begini Tips untuk Mencegahnya

Reporter: Rezki Wening Hayuningtyas  |  Editor: Rezki Wening Hayuningtyas


MOMSMONEY.ID - Orang awam mungkin banyak yang tidak tahu. Mari ketahui apa penyebab kanker usus hingga tips mencegahnya di sini.

Kanker usus terjadi ketika sel-sel di dinding usus besar tumbuh tidak normal dan tanpa kendali. Kanker ini dapat muncul di bagian manapun dari usus besar, termasuk rektum dan anus.

Biasanya, kanker usus dimulai dari lapisan dalam usus (mukosa) atau dari polip kecil—benjolan non-kanker yang tumbuh di dinding usus.

Polip ini, jika dibiarkan, bisa berubah menjadi kanker. Sel kanker dapat menyebar ke lapisan usus yang lebih dalam, kelenjar getah bening, bahkan organ tubuh lainnya jika tidak segera ditangani.

Baca Juga: Intip Daftar Jus Buah dan Sayur yang Bagus untuk Diet Menurunkan Berat Badan

Meski banyak faktor penyebab kanker usus telah diidentifikasi, penyebab pastinya sering kali merupakan kombinasi dari berbagai faktor risiko.

MomsMoney akan mengulas lebih dalam terkait apa penyebab kanker usus sebenarnya di sini. Simak sampai akhir, ya!

Tahapan kanker usus

Bersumber dari laman Health Direct, kanker usus diklasifikasikan menjadi beberapa tahap, tergantung seberapa besar tumor dan sejauh mana penyebarannya. Berikut adalah beberapa tahapannya:

1. Stadium 0

Sel-sel abnormal hanya terdapat di lapisan dalam usus dan belum menjadi kanker.

2. Tahap I

Sel kanker mulai menyebar ke lapisan lebih dalam dinding usus.

3. Tahap II

Kanker menyebar lebih jauh ke otot usus atau organ di sekitarnya, tetapi belum meluas ke banyak kelenjar getah bening.

Baca Juga: 8 Cara Mengurangi Lemak di Pipi yang Paling Efektif, Yuk Coba Sekarang!

4. Tahap III

Kanker menyebar ke kelenjar getah bening dan organ sekitar.

5. Tahap IV

Kanker telah menyebar ke organ lain, seperti paru-paru atau hati.

Gejala kanker usus

Banyak orang tidak menyadari adanya gejala awal kanker usus. Namun, beberapa tanda yang perlu diwaspadai meliputi:

  • Darah pada tinja atau pendarahan dari rektum.
  • Perubahan pola buang air besar yang terus-menerus, seperti diare, sembelit, atau tinja yang lebih sempit dari biasanya.
  • Rasa sakit atau benjolan di area rektum atau anus.
  • Nyeri perut, kembung, atau kram.
  • Penurunan berat badan tanpa sebab jelas.
  • Kelelahan yang berkepanjangan, yang bisa disebabkan oleh anemia.

Baca Juga: 7 Manfaat Rambut Jagung untuk Kesehatan Tubuh yang Jarang Diketahui

Apa penyebab kanker usus?

Penyebab kanker usus seringkali sulit ditentukan, namun beberapa faktor dapat meningkatkan risikonya adalah sebagai berikut:

1. Gaya hidup tidak sehat

  • Konsumsi daging olahan (seperti sosis, ham, atau salami) atau daging merah berlebihan.
  • Minum alkohol, bahkan dalam jumlah kecil.
  • Berat badan berlebih atau obesitas.
  • Merokok dan kurangnya aktivitas fisik.

2. Faktor kesehatan dan genetik

  • Usia yang semakin tua.
  • Riwayat polip atau kanker usus sebelumnya.
  • Penyakit radang usus, seperti Crohn atau kolitis ulserativa.
  • Diabetes tipe 2 atau kadar vitamin D rendah.
  • Faktor genetik, seperti Sindrom Lynch atau poliposis adenomatosa familial.

Baca Juga: 10 Pose Yoga Terbaik untuk Membakar Lemak Perut, Wajib Anda Coba

Tips mencegah kanker usus

Meskipun tidak ada cara pasti untuk mencegah kanker usus, Anda dapat menurunkan risikonya dengan menerapkan pola hidup sehat. Berikut beberapa cara yang dapat membantu:

1. Tetap aktif secara fisik

Lakukan olahraga setidaknya 30 menit hampir setiap hari. Olahraga dapat membantu menjaga kesehatan tubuh dan mengurangi risiko berbagai penyakit, termasuk kanker usus.

2. Batasi konsumsi alkohol

Hindari minum alkohol berlebihan. Jika minum, batasilah hingga tidak lebih dari 10 minuman per minggu.

Baca Juga: Mau Bahagia? Coba Terapkan 10 Kebiasaan yang Bikin Bahagia Berikut Ini

3. Perbanyak konsumsi serat dan biji-bijian

Makan makanan berserat tinggi seperti beras merah, roti gandum, sayuran, buah-buahan, kacang-kacangan, dan legum. Serat membantu menjaga kesehatan pencernaan dan mengurangi risiko kanker usus.

4. Konsumsi produk susu sehat

Tambahkan produk susu rendah lemak seperti susu, yoghurt, dan keju ke dalam menu harian Anda. Setidaknya konsumsi 2,5 porsi per hari untuk mendukung kesehatan tulang dan tubuh.

Baca Juga: Rekomendasi 10 Olahraga Pembakar Lemak Perut Terbaik yang Efektif, Cek yuk!

5. Batasi daging merah dan hindari daging olahan

Konsumsi daging merah tidak lebih dari satu porsi per hari. Sebisa mungkin, hindari daging olahan seperti sosis, ham, dan bacon karena dapat meningkatkan risiko kanker.

6. Hentikan merokok

Berhenti merokok dan jauhi paparan asap rokok. Merokok tidak hanya meningkatkan risiko kanker paru-paru tetapi juga kanker usus.

Baca Juga: 9 Minuman Pembakar Lemak Terbaik untuk Menurunkan Berat Badan

Demikianlah ulasan terkait apa penyebab kanker usus dan tips mencegahnya. Jika Anda mengalami gejala yang mencurigakan, segera konsultasikan dengan dokter.

Selain itu, jika memiliki riwayat keluarga dengan kanker usus atau merasa memiliki risiko tinggi, bicarakan dengan dokter tentang skrining yang tepat.

Deteksi dini dapat membuat perbedaan besar dalam pengobatan kanker usus. Jangan abaikan tanda-tanda peringatan tubuh Anda. Semoga membantu.

Baca Juga: Penderita Diabetes Bisa Coba Konsumsi Buah Rendah Gula Berikut, Aman dan Sehat!

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Harga Buyback Emas Hari Ini 2 Juni 2026: Galeri 24 Tertinggi, UBS Stabil

Harga buyback emas hari ini, 2 Juni 2026, mayoritas turun. Galeri 24 tercatat punya harga buyback tertinggi. Cek detail per gram di sini!

Promo Hypermart Beli Banyak Lebih Hemat 1-4 Juni 2026, Royco Rendang Beli 2 Gratis 1

Mau belanja kebutuhan dapur? Cek dan manfaatkan katalog promo Hypermart Beli Banyak Lebih Hemat periode 1-4 Juni 2026.

Promo Starbucks dan Chatime Terbaru Juni 2026, Nongkrong Hemat Mulai Rp 23.000

Ingin nongkrong hemat di awal bulan? Promo Starbucks dan Chatime hadir untuk Anda. Manfaatkan penawaran terbatas ini sebelum berakhir.

Promo Hypermart Weekday 2-4 Juni 2026, Aneka Jamur Harga Spesial dan Beli 1 Gratis 1

Membeli kebutuhan dapur pekan ini ternyata bisa hemat. Promo Hypermart Weekday tawarkan diskon besar, cek sebelum kehabisan!

Rupiah Loyo Jegal Gerak IHSG, Cek Rekomendasi Saham Pekan Ini dari IPOT!

Stabilitas rupiah & kebijakan The Fed, faktor krusial penentu arah pasar saham Juni. Simak rekomendasi saham untuk trading pekan ini dari IPOT.

Harga Emas Hari Ini Fluktuatif, Sedikit Naik di atas US$ 4.500

Sempat turun pada perdagangan sesi pagi, harga emas kini menguji naik. Rebound terjadi setelah turun lebih dari 1% pada sesi kemarin.

Promo Tiket Trans Snow World Bekasi: Liburan Hemat Cuma Rp 50 Ribu, Hanya 3 Hari

Membeli tiket Trans Snow World Bekasi kini bisa lebih hemat. Hanya Rp 50.000 untuk liburan sekolah. Cek periode pembeliannya sekarang!

Baterai 7000mAh Motorola Edge 70 Fusion: Mampu Bertahan Seharian Penuh Tanpa Ngecas

Layar AMOLED 1.5K dengan 5200 nits peak brightness, bikin mata terpukau. Cari tahu fitur canggih lainnya dari Motorola Edge 70 Fusion.

Cek Puluhan Emiten Pembagi Dividen yang Punya Yield Menarik

Investor yang memburu pendapatan dividen masih memiliki peluang. Mulai hari ini, Selasa (2/6) beberapa emiten memasuki cum date dividen.

Katalog Promo Alfamidi Hemat Satu Pekan 1-7 Juni 2026, Mogu Mogu Beli 2 Diskon 40%

Promo Alfamidi Hemat Satu Pekan hadir 1-7 Juni 2026. Jangan sampai melewatkan diskon besar untuk produk favorit Anda.