M O M S M O N E Y I D
Bugar

Apa Penyebab Usus Buntu Sebenarnya? Mari Ketahui Ulasannya di Sini

Penulis: Rezki Wening Hayuningtyas  |  Editor: Rezki Wening Hayuningtyas


MOMSMONEY.ID - Tidak banyak diketahui oleh orang awam. Apa penyebab usus buntu sebenarnya? Inilah ulasan lengkapnya!

Usus buntu atau dikenal sebagai apendisitis adalah kondisi medis yang terjadi ketika apendiks mengalami peradangan. Apendiks adalah organ berbentuk tabung kecil yang terhubung ke usus besar.

Peradangan pada organ ini dapat menyebabkan rasa sakit yang hebat dan memerlukan intervensi medis yang cepat. Lantas, apa penyebab usus buntu sebenarnya? MomsMoney akan membahasanya pada kesempatan kali ini. Simak, yuk!

Baca Juga: 10 Makanan Terbaik untuk Meningkatkan Imun Tubuh, Cek Ada Apa Saja

Apa Penyebab Usus Buntu?

Usus buntu adalah organ kecil berbentuk tabung yang mudah mengalami penyumbatan dan infeksi karena ukurannya yang kecil dan lokasinya di usus besar.

Usus besar sendiri mengandung banyak bakteri. Jika terlalu banyak bakteri terjebak di dalam usus buntu, mereka dapat berkembang biak dan menyebabkan infeksi.

Melansir dari Cleveland Clinic dan WebMD, beberapa penyebab usus buntu meliputi:

1. Tinja yang mengeras (batu usus buntu)

Endapan tinja keras yang terkalsifikasi, disebut fecalith atau batu usus buntu, dapat menyumbat saluran usus buntu. Endapan ini mengandung bakteri dan dapat menjebak bakteri lain yang sudah ada di dalam usus buntu.

Baca Juga: Apakah Es Krim Bisa Menambah Berat Badan? Intip Faktanya Berikut Ini

2. Hiperplasia limfoid

Sistem limfatik, yang berperan dalam melawan infeksi dengan memproduksi dan melepaskan sel darah putih, dapat menyebabkan jaringan limfoid di usus buntu membengkak. Hal ini dapat terjadi meskipun infeksi awal berada di bagian tubuh lain. Pembengkakan ini bisa menyumbat usus buntu dan memicu infeksi.

3. Radang usus besar

Peradangan pada usus besar akibat infeksi atau penyakit radang usus dapat mempengaruhi usus buntu. Infeksi dapat menyebar, atau peradangan itu sendiri bisa menyebabkan iritasi pada usus buntu.

4. Tumor

Meskipun jarang terjadi, tumor dapat tumbuh di dalam usus buntu dan menyebabkan peradangan.

Baca Juga: 11 Makanan yang Bikin Gemuk jika Dikonsumsi Berlebihan, Inilah Daftarnya

5. Parasit

Parasit yang menyumbat atau sebagian menyumbat saluran usus buntu dapat memicu peradangan.

6. Fibrosis kistik

Orang dengan fibrosis kistik kadang memiliki usus buntu yang lebih besar, yang meningkatkan risiko peradangan.

Nah, itulah ulasan lengkap mengenai apa penyebab usus buntu sebenarnya. Lantas, bagaimana dengan gejalanya?

Baca Juga: 5 Minuman Terbaik untuk Penderita Penyakit Ginjal

Gejala Usus Buntu

Gejala umum usus buntu meliputi:

  • Nyeri di perut kanan bawah atau di sekitar pusar yang bergerak ke bawah
  • Hilangnya nafsu makan
  • Mual dan muntah yang terjadi segera setelah nyeri perut dimulai
  • Perut yang bengkak
  • Demam ringan antara 99-102°F
  • Sulit mengeluarkan gas

Gejala yang mungkin kurang umum meliputi:

  • Nyeri tumpul atau tajam di perut bagian atas, bawah, punggung, atau area pinggang
  • Kencing yang menyakitkan atau sulit
  • Muntah sebelum nyeri perut mulai
  • Kram yang parah
  • Sembelit atau diare yang disertai gas

Baca Juga: Macam-macam Manfaat Daun Keji Beling untuk Kesehatan Tubuh dan Cara Konsumsinya

Gejala usus buntu selama kehamilan bisa berbeda dan meliputi:

  • Refluks asam atau gangguan pencernaan
  • Nyeri panggul
  • Nyeri di bawah tulang rusuk
  • Nyeri saat buang air kecil

Jika Anda mengalami gejala-gejala ini, segera periksakan diri ke dokter. Apendisitis akut dapat muncul tiba-tiba dan berkembang cepat dalam 24 jam. Diagnosis dan penanganan yang cepat sangat penting.

Hindari makan, minum, atau menggunakan obat pereda nyeri, antasida, pencahar, atau bantalan pemanas. Semoga informasi terkait apa penyebab usus buntu di atas bermanfaat, ya.

Tonton: 4 Makanan yang Baik untuk Pasien Kanker Usus Besar

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Ebola Bundibugyo Menyebar di 5 Negara, Afrika dalam Tingkat Kesiapsiagaan Tinggi

Nigeria menjadi negara kelima yang mendeteksi Ebola Bundibugyo sejak wabah penyakit ini dinyatakan terjadi di Republik Demokratik Kongo.

Hujan Ringan Akan Turun di Wilayah Ini, Cek Cuaca Jawa Tengah Besok (22/10) dan Lusa

BMKG memprakirakan cuaca Jawa Tengah didominasi berawan pada Kamis (22/10) dan Jumat (23/10), dengan suhu hingga 36°C.  

Cek Cuaca Sumatera Selatan Besok (22/10) Didominasi Udara Kabur, Suhu Mencapai 37°C

Cuaca Sumatera Selatan besok diprakirakan didominasi udara kabur. Suhu di sejumlah daerah berpotensi mencapai 37°C. Simak prakiraan lengkapnya

Waspada Hujan Petir Wilayah Ini, Cek Cuaca Sumatera Barat Besok (22/10)

BMKG memprakirakan hujan petir di Pasaman Barat pada Kamis (22/10). Sejumlah daerah lain berpotensi hujan ringan dan udara kabur.

Menekan Limbah Tekstil, Setali Indonesia Dorong Pengolahan dan Daur Ulang Pakaian

CEO Setali Indonesia, Gema Minang mengungkapkan bahwa meningkatnya daya beli masyarakat turut mendorong konsumsi pakaian.   

Mayoritas Wilayah Diprediksi Cerah, Intip Cuaca Bali Besok (22/10)

Cuaca Bali besok diprakirakan cerah di sebagian besar wilayah. Suhu di Denpasar bisa mencapai 34°C, sedangkan Bangli lebih sejuk.

Sejumlah Wilayah Masih Berpotensi Hujan, Pantau Cuaca Sumatera Utara Besok (22/10)

BMKG memprakirakan sejumlah wilayah Sumatera Utara diguyur hujan ringan hingga sedang pada Kamis (22/10). Cek suhu di daerah Anda!

Waspada Udara Kabur di Wilayah Ini, Cek Prediksi Cuaca Jawa Timur Besok dan Lusa

BMKG memprakirakan cuaca Jawa Timur didominasi berawan pada Kamis (22/10) dan Jumat (23/10), dengan suhu hingga 37°C.

Ramalan Shio Besok Kamis 22 Oktober 2026, Keputusan Harus Berjalan Simbang

Cek ramalan shio besok Kamis 22 Oktober 2026 untuk 12 shio, mulai dari peluang karier, keuangan, percintaan, hingga kesehatan harian.

4 Jenis Suplemen yang Tidak Boleh Dikonsumsi Malam Hari, Bikin Susah Tidur

Memilih waktu yang tepat untuk minum suplemen sangat krusial. Berikut adalah 4 jenis suplemen yang tidak boleh dikonsumsi malam hari.