M O M S M O N E Y I D
Bugar

7 Cara Menjaga Kesehatan Otak saat Usia Lanjut

7 Cara Menjaga Kesehatan Otak saat Usia Lanjut
Penulis: Rezki Wening Hayuningtyas  |  Editor: Rezki Wening Hayuningtyas


MOMSMONEY.ID - Ada beberapa cara menjaga kesehatan otak saat usia lanjut, lho. Mari intip beberapa caranya di sini!

Seiring bertambahnya usia, tubuh memang mengalami berbagai perubahan alami, termasuk pada fungsi otak. Daya ingat bisa menurun, konsentrasi terasa lebih mudah terganggu, dan kecepatan berpikir tidak lagi secepat dulu.

Meski demikian, kondisi tersebut bukan berarti tidak dapat dicegah atau diperlambat. Otak memiliki kemampuan beradaptasi yang luar biasa jika terus dirangsang dengan kebiasaan yang tepat.

Dengan menerapkan gaya hidup sehat secara konsisten, Anda dapat menjaga fungsi otak tetap optimal dan mendukung kualitas hidup di usia lanjut.

Baca Juga: Apakah Menggunakan AI Memengaruhi Kerja Otak? Ini Dampaknya

Melansir dari laman Brown Health, inilah beberapa cara menjaga kesehatan otak saat usia lanjut:

1. Konsumsi makanan yang baik untuk otak

Apa yang Anda makan sangat berpengaruh pada kinerja dan kesehatan otak secara keseluruhan. Untuk mendukung fungsi otak, pilih pola makan yang seimbang dan bernutrisi. Masukkan sayur, buah, rempah, kacang-kacangan, serta biji-bijian utuh ke dalam menu harian Anda.

Sebaiknya makanan didominasi oleh bahan nabati, namun tetap boleh mengonsumsi susu, unggas, telur, dan makanan laut dalam jumlah wajar. Daging merah sebaiknya dikonsumsi hanya sesekali.

Kurangi makanan manis dan olahan, lalu pilih makanan yang tinggi protein serta rendah lemak jenuh agar otak tetap sehat dan fokus terjaga.

2. Lakukan olahraga secara rutin

Otak Anda juga membutuhkan olahraga. Berolahraga secara teratur membantu melancarkan aliran darah kaya oksigen ke bagian otak yang berperan dalam proses berpikir. Selain itu, olahraga membantu memperkuat hubungan antar sel otak (sinapsis) yang membuat otak lebih efisien dan mudah beradaptasi.

Anda tidak perlu melakukan olahraga berat. Cukup dengan berjalan kaki 30 menit, mengikuti kelas menari, atau berenang secara rutin sudah sangat bermanfaat. Yang penting, pilih olahraga yang aman dan Anda sukai. Bila perlu, konsultasikan dulu dengan dokter sebelum memulai program latihan baru.

3. Kurangi stres dan kecemasan

Tubuh mampu menangani stres dalam kadar normal, tetapi jika terlalu lama dan berlebihan, stres bisa berdampak buruk pada otak. Stres kronis, kecemasan, dan depresi dapat meningkatkan kadar hormon kortisol dalam tubuh. Jika dibiarkan, hormon ini bisa menumpuk di otak dan mengganggu fungsi kognitif, menyebabkan kabut otak, bahkan merusak sel-sel otak.

Untuk mengatasinya, coba praktikkan meditasi atau mindfulness. Meluangkan waktu sekitar 10 menit setiap hari untuk bermeditasi dapat membantu menurunkan kadar kortisol, membuat pikiran lebih tenang, dan menjaga keseimbangan mental.

Baca Juga: 3 Manfaat Makan Sayuran Hijau untuk Kesehatan Otak

4. Tidur cukup dan berkualitas

Tidur memiliki peran penting dalam menjaga daya ingat, konsentrasi, dan kemampuan berpikir. Saat tidur, otak memproses informasi baru dan menyimpannya dari memori jangka pendek ke jangka panjang.

Selain itu, tidur juga menjadi waktu bagi otak untuk membersihkan diri dari racun seperti beta-amyloid, yaitu protein yang sering ditemukan pada penderita Alzheimer. Jika Anda sering merasa lelah meski sudah tidur atau bergantung pada obat tidur, sebaiknya konsultasikan dengan dokter untuk mencari solusinya.

5. Kelola kondisi kesehatan dan obat-obatan dengan baik

Penyakit kronis seperti tekanan darah tinggi, jantung, atau diabetes bisa memengaruhi kesehatan otak. Karena itu, penting untuk rutin memeriksakan diri dan mengikuti saran dokter.

Jika Anda perlu mengonsumsi obat, pastikan sesuai dengan petunjuk. Jangan menghentikan obat tanpa berdiskusi dengan dokter, terutama jika merasa tidak cocok atau mengalami efek samping.

Sebelum menambah suplemen atau vitamin baru, sebaiknya konsultasikan terlebih dahulu dengan dokter atau apoteker agar tidak terjadi interaksi obat yang merugikan.

6. Latih otak dengan hal baru

Mempelajari hal baru adalah salah satu cara terbaik untuk menjaga ketajaman otak. Kegiatan ini membantu membangun koneksi antar sel saraf dan merangsang pertumbuhan sel otak baru.

Anda bisa mencoba belajar bahasa baru, memainkan alat musik, atau menekuni hobi yang belum pernah dilakukan sebelumnya.

Aktivitas seperti membaca buku, bermain teka-teki silang, atau menyelesaikan Sudoku juga bisa membantu melatih daya pikir. Kuncinya adalah melakukan sesuatu yang Anda nikmati agar bisa bertahan dalam jangka panjang.

Baca Juga: 11 Makanan yang Bagus untuk Kesehatan Otak Menurut Ahli

7. Jaga hubungan sosial

Berinteraksi dengan orang lain juga berperan besar dalam menjaga kesehatan otak. Penelitian menunjukkan bahwa hubungan sosial yang kuat dapat menurunkan risiko depresi, menjaga tekanan darah tetap stabil, dan mengurangi kemungkinan terkena demensia.

Luangkan waktu untuk bertemu teman lama, berbicara lewat telepon, atau bergabung dengan komunitas baru. Anda juga bisa ikut kegiatan sukarela atau klub yang sesuai minat untuk menambah koneksi sosial.

Nah, itu tadi beberapa cara menjaga kesehatan otak saat usia lanjut. Semoga bermanfaat.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

5 Wilayah Kompak Berawan, Cek Prakiraan Cuaca Bali Besok (22/9)

BMKG memprakirakan cuaca Bali besok bervariasi, dengan 5 wilayah berawan dan suhu udara mencapai 30°C. Simak prakiraan lengkapnya!

Hujan Guyur Mayoritas Wilayah Sumatera Utara Besok (22/9), Cek Prakiraan Cuaca

BMKG memprakirakan hujan ringan mendominasi cuaca Sumatera Utara besok. Suhu terendah 17°C dan tertinggi 34°C. 

Interaksi Obat Asam Urat dan Alkohol Punya Dampak Buruk bagi Tubuh

Obat asam urat alopurinol berinteraksi buruk dengan alkohol hingga antibiotik. Lihat daftar bahaya dan efek samping obat yang tersembunyi.

Antisipasi Udara Kabur, Pantau Prakiraan Cuaca Sumatera Selatan Besok (22/9)

BMKG Memprakirakan Cuaca Sumatera Selatan besok bervariasi dari hujan ringan hingga udara kabur di sejumlah wilayah. Cek prakiraan selengkapnya!

Prakiraan Cuaca Sumatera Barat Besok (22/9), Pariaman Berpotensi Hujan Petir

BMKG memprakirakan hujan di 18 wilayah Sumatera Barat besok, termasuk hujan petir di Kota Pariaman. Simak prakiraan selengkapnya!

Promo Alfamart Beauty Fair 16-30 September 2026, Lavojoy-Npure Diskon hingga 50%

Promo Alfamart Beauty Fair periode 16-30 September 2026, cek katalognya di sini sebelum belanja di Alfamart terdekat.

Memakai Masker saat Berkendara Tidak Cukup, Ini Cara biar Perlindungan Lebih Optimal

Jenis masker, cara penggunaan, hingga perlengkapan perlindungan lainnya juga perlu diperhatikan agar perlindungan lebih optimal.

Hujan Guyur 4 Wilayah, Cek Prakiraan Cuaca Jawa Barat Besok (22/9) dan Lusa

BMKG memprakirakan cuaca Jawa Barat Selasa-Rabu didominasi berawan, dengan hujan ringan di sejumlah wilayah.

Garmin Run 2026 Jadi Ruang Pelari Bertumbuh, dari 5K hingga Half Marathon

​Garmin Run Indonesia 2026 mengajak 8.000 pelari menikmati proses berkembang, dari langkah pertama hingga menuntaskan half marathon.

Mahasiswa Ternyata Bisa Jadi Peneliti Sebelum Lulus, Ini Contohnya

​Belum lulus kuliah, mahasiswi i3L University Bianca Haidi sudah mengembangkan riset di sejumlah negara.