MOMSMONEY.ID - Scandi farmhouse memadukan minimalis dan nuansa hangat untuk membuat rumah terasa rapi, terang, nyaman, dan natural.
Rumah yang nyaman tidak selalu membutuhkan dekorasi mahal atau furnitur dalam jumlah banyak. Scandi farmhouse hadir dengan konsep yang menggabungkan tampilan bersih khas Skandinavia dan kehangatan interior farmhouse.
Melansir dari Better Homes & Gardens, perpaduan tersebut mengutamakan garis sederhana, warna terang, material alami, serta tekstur yang membuat ruangan tetap terasa nyaman.
Konsep ini menarik untuk diterapkan di Indonesia karena dapat menyesuaikan berbagai ukuran rumah tanpa harus melakukan rekomendasi besar.
“Scandi farmhouse adalah perpaduan antara garis garis sederhana dan bersih dengan tekstur yang nyaman dan hangat,” dikutip dari desainer Lindsay Lawton dari LT Design Co.
Baca Juga: Kamar Mandi Kecil Tampak Modis, Ini 5 Ide Renovasi yang Bisa Ditiru
Mengenal karakter Scandi farmhouse
Scandi farmhouse bukan sekedar menggabungkan dua jenis furnitur yang berbeda. Konsep ini mengutamakan keseimbangan antara keringanan, fungsi, dan kenyamanan.
Gaya Skandinavia memberikan karakter minimalis melalui bentuk furnitur yang sederhana, warna terang, serta ruang yang tertata. Sementara itu, farmhouse menghadirkan unsur kayu, tekstur alami, dan kesan lebih familiar.
Perpaduan keduanya membuat rumah terlihat rapi tetapi tidak kehilangan karakter pribadinya.
Warna netral menjadi dasar
Palet warna salah satu fondasi utama dalam gaya ini. Putih hangat, krem, beige, dan abu abu muda dapat digunakan untuk dinding maupun furniture utama.
Namun, ruangan tidak harus sepenuhnya berwarna putih. Sentuhan hijau sage, biru keabu-abuan, atau terakota lembut dapat memberikan warna tanpa menghilangkan kesan tenang.
Untuk rumah di Indonesia, warna netral hangat juga dapat membantu menciptakan suasana yang lebih nyaman, terutama ketika dipadukan dengan pencahayaan alami.
Kayu memberikan ketenangan hangat
Unsur kayu menjadi salah satu cara termudah untuk memasukkan karakter rumah pertanian ke dalam interior.
Meja makan kayu, rak sederhana, kursi rotan, hingga lantai dengan tampilan kayu dapat menjadi pilihan. Bahan lain seperti linen, katun, batu, dan serat alami juga bisa digunakan untuk memperkaya tekstur.
Tidak perlu memasukkan semuanya sekaligus. Pilih beberapa elemen yang memang sesuai dengan kebutuhan ruangan.
Cahaya alami dan ruang kosong
Scandi farmhouse membutuhkan ruang yang terasa lega. Oleh karena itu, furnitur sebaiknya tidak memenuhi seluruh area rumah.
Jendela sebaiknya tidak tertutup oleh furniture berukuran besar agar cahaya alami dapat masuk lebih maksimal. Tirai tipis juga dapat membantu mempertahankan kesan terang.
Baca Juga: Kamar Mandi Kecil Tampak Modis, Ini 5 Ide Renovasi Praktis yang Bisa Ditiru
Ruang kosong bukan berarti ruangan tidak digunakan. Area tersebut justru membantu sirkulasi dan membuat furnitur utama terlihat lebih menonjol.
Cara menerapkan rumah pertanian Scandi
Bagi yang ingin mencoba gaya ini tanpa rekonstruksi besar, beberapa perubahan sederhana bisa dilakukan:
- Gunakan warna dasar putih hangat, krem, atau krem.
- Tambahkan furnitur kayu dengan bentuk sederhana.
- Pilih tekstil berbahan linen atau katun.
- Kurangi dekorasi yang tidak memiliki fungsi.
- Maksimalkan cahaya alami dari jendela.
- Tambahkan tanaman sebagai aksen segar.
- Gunakan warna tanah secara terbatas.
Jangan membuat rumah terlalu kosong
Kesalahan yang cukup mudah terjadi adalah menganggap rumah pertanian Scandi berarti menghilangkan hampir semua barang dari rumah.
Padahal, unsur pribadi tetap penting. Foto keluarga, kerajinan, barang lama yang masih memiliki nilai, atau dekorasi sederhana dapat dipertahankan.
Kuncinya adalah penataan. Barang yang digunakan sehari-hari sebaiknya memiliki tempat penyimpanan yang jelas sehingga rumah tetap rapi tanpa kehilangan suasana tempat tinggal.
Scandi farmhouse menawarkan alternatif bagi masyarakat yang menyukai rumah minimalis tetapi tetap ingin mendapatkan suasana hangat.
Kombinasi warna netral, kayu, tekstur alami, cahaya, dan furnitur fungsional membuat konsep ini cukup fleksibel untuk berbagai hunian.
Penerapannya pun tidak harus dilakukan secara menyeluruh. Memilih elemen yang sesuai kebutuhan, rumah dapat terasa lebih terang, rapi, dan nyaman tanpa kehilangan karakter penghuninya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News