M O M S M O N E Y I D
Keluarga

Jenis-Jenis Stres Menurut Psikologi, Ini Bedanya Stres Akut dan Stres Kronis!

Jenis-Jenis Stres Menurut Psikologi, Ini Bedanya Stres Akut dan Stres Kronis!
Penulis: Ana Risma  |  Editor: Ana Risma


MOMSMONEY.ID - Simak sampai habis, ini 3 jenis stres beserta gejalanya yang harus Anda tahu.

Stres adalah reaksi psikologis dan fisiologis terhadap suatu peristiwa atau kondisi yang dianggap sebagai ancaman atau tantangan. Stres dapat memengaruhi banyak sistem tubuh termasuk metabolisme, ingatan, dan sistem kekebalan.

Sejumlah kecil stres bisa membantu kita untuk tampil lebih baik asalkan stres tersebut berlangsung singkat. Sebaliknya, stres yang berkepanjangan dapat menyebabkan masalah kesehatan jangka panjang dan memperburuk kondisi yang ada.

Baca Juga: 4 Manfaat Kimpul untuk Kecantikan Kulit, Atasi Jerawat hingga Penuaan Dini

Stres ada banyak jenisnya. Namun, berdasarkan studi penelitian tentang jenis-jenis stres dalam psikologi, stres dibagi menjadi 3 jenis utama.

Sebagaimana dilansir dari laman BetterUp, berikut 3 jenis stres beserta gejalanya yang harus Anda tahu.

1. Stres akut

Jenis stres yang pertama adalah stres akut. Stres akut dihasilkan dari reaksi tubuh terhadap situasi baru atau menantang. Misal, ketika nyaris tertabrak mobil.

Kita bahkan dapat mengalami stres jenis ini sebagai hasil dari sesuatu yang kita nikmati, contoh ketika naik wahana roller coaster atau mendapatkan pencapaian pribadi yang luar biasa.

Stres akut diklasifikasikan sebagai stres jangka pendek. Biasanya, emosi dan tubuh segera kembali ke keadaan normal saat stres akut menyerang.

Adapun beberapa gejala stres akut antara lain sebagai berikut:

  • Pupil melebar
  • Detak jantung meningkat
  • Mengeluarkan lebih banyak keringat
  • Napas cepat dan berat
  • Muncul perasaan cemas
  • Emosi naik turun
  • Kurang tidur

2. Stres akut episodik

Jenis stres yang kedua adalah stres akut episodik atau episodic acute stress. Stres jenis ini datang ketika stres akut sering terjadi.

Stres akut episodik bisa terjadi karena tenggat waktu bekerja yang ketat berulang kali. Selain itu, stres akut episodik juga bisa disebabkan oleh situasi stres tinggi yang sering dialami oleh beberapa profesional, seperti petugas kesehatan.

Tidak ada waktu tertentu untuk kembali ke keadaan rileks dan tenang saat stres akut episodik melanda. Plus, efek dari stres ini dapat menumpuk dan membuat orang yang mengalaminya merasa seperti berpindah dari satu krisis ke krisis lainnya.

Adapun beberapa gejala stres akut episodik antara lain sebagai berikut:

  • Otot menegang
  • Merasa kewalahan
  • Lekas marah tak terkendali
  • Migrain
  • Hipertensi

Baca Juga: 6 Kepribadian Berdasarkan Bentuk Bibir, Ungkap Rahasia di Balik Senyuman

3. Stres kronis

Jenis stres yang ketiga adalah stres kronis. Stres kronis merupakan hasil dari stresor yang berlanjut untuk waktu yang lama.

Contoh, tinggal di lingkungan dengan tingkat kejahatan tinggi atau terus-menerus berkelahi dengan pasangan hidup.

Stres kronis terasa tidak ada habisnya. Orang yang mengalaminya cenderung kesulitan melihat cara apapun untuk memperbaiki atau mengubah situasi penyebab stres kronis.

Adapun beberapa gejala stres kronis antara lain sebagai berikut:

  • Berat badan bertambah
  • Susah tidur
  • Serangan panik
  • Sakit kepala kronis
  • Kelelahan emosional

Demikian 3 jenis stres beserta gejalanya menurut studi penelitian tentang jenis-jenis stres dalam psikologi.

Untuk membantu melawan ketiga stres di atas, ada beberapa cara yang bisa dicoba di antaranya olahraga, terapi, meditasi, menghabiskan waktu di alam, makan makanan sehat, menghabiskan waktu bersama teman dan keluarga, serta menerapkan time management. Semoga bermanfaat ya, Moms.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

3 Jenis Suplemen yang Sebaiknya Dihindari, Nomor 1 Jadi Favorit Banyak Orang!

Berniat untuk mencoba suplemen? Ketahui dulu 3 jenis suplemen yang sebaiknya dihindari berikut ini, Moms.

Peringatan Dini BMKG Cuaca Besok (6/11), Hujan Lebat Siram 26 Provinsi Berikut

BMKG mengeluarkan peringatan dini cuaca besok 6 November dengan status Siaga hujan sangat lebat dan Waspada hujan lebat di banyak provinsi ini.

Ada Potensi Kabut Asap, Simak Prakiraan Cuaca Sulawesi Selatan Besok (6/11)

BMKG memprakirakan cuaca besok di wilayah Sulawesi Selatan akan cukup beragam termasuk kabut asap pada Jumat (6/11).

Prakiraan Cuaca Jawa Timur Jumat (6/11), Mayoritas Berawan dan Suhu Capai 35°C

BMKG merilis prakiraan cuaca besok di Jawa Timur Jumat (6/11), mayoritas wilayah diprediksi berawan dengan suhu diperkirakan mencapai 35°C.

Promo Alfamart Home Care 1-15 November 2026, SoSoft-Mama Lemon Diskon hingga 50%

Manfaatkan promo Alfamart Home Care periode 1-15 November 2026 untuk belanja hemat kebutuhan rumah tangga.

Sering Ngemil untuk Memperbaiki Mood? Kenali Kebiasaan Hedonic Eating

Saat stres atau lelah, sebagian orang mencari kenyamanan lewat makanan. Kebiasaan hedonic eating perlu dikenali agar tidak mengganggu pola makan.

Prakiraan Cuaca Jawa Tengah Jumat (6/11), Sejumlah Wilayah Berpotensi Hujan Ringan

BMKG memprakirakan cuaca besok di sejumlah wilayah Jawa Tengah diguyur hujan ringan pada Jumat (6/11). Simak daftar daerah dan prakiraan suhunya.

Hasil Korea Open 2026: Cuma Ginting dan Dhinda ke Perempatfinal, 4 Lainnya Tumbang

Hasil Korea Open 2026 babak 16 besar, Kamis (5/10), hanya dua wakil Indonesia yan melenggang ke perempatfinal.

Angka Timbangan Turun Belum Tentu Diet Berhasil, Perhatikan Hal Ini

Punya berat badan ideal bukan berarti kondisi tubuh sudah sehat. Yuk, kenali hal lain yang perlu diperhatikan selain angka timbangan.

Waspadai Sejumlah Titik Hujan, Pantau Prediksi Cuaca di Jawa Barat Besok Jumat (6/11)

Sejumlah wilayah di Jawa Barat diperkirakan akan dilanda hujan ringan, simak prakiraan cuaca besok Jumat (6/11).