MOMSMONEY.ID - Haruskah pasien asam urat jalan kaki 10.000 langkah? Jika menderita radang sendi, berjalan kaki biasa saja sudah terasa sakit.
10.000 Langkah bukanlah angka yang harus dicapai setiap orang, terlebih jika sendi sedang bengkak karena asam urat.
Saksham Mittal, dokter spesialis bedah ortopedi, menjelaskan bahwa berjalan kaki bisa menjadi bentuk olahraga yang baik bagi banyak penderita radang sendi. American College of Rheumatology merekomendasikan olahraga bagi penderita radang sendi.
Dilansir dari Drsakshamjointspecialist.com, jalan kaki jadi salah satu aktivitas aerobik yang membantu orang tetap aktif. Olahraga teratur juga dapat meningkatkan kekuatan, pergerakan sendi, energi, dan kemampuan untuk melakukan aktivitas sehari-hari.
Baca Juga: Kaki Bengkak pada Lansia: Kadar Asam Urat yang Melonjak Bisa Jadi Penyebabnya
Hal itu penting karena radang sendi dapat menciptakan siklus yang tidak nyaman. Mengurangi aktivitas berjalan dapat melemahkan otot-otot di sekitar sendi.
Akibatnya, aktivitas sehari-hari menjadi lebih melelahkan yang membuat Anda semakin enggan bergerak. Namun saat menderita radang sendi karena asam urat, target 10.000 langkah tak harus dicapai.
Berjalan-jalan di sekitar rumah atau naik turun tangga sudah menambah aktivitas fisik.
Apakah target 10.000 langkah benar-benar penting?
Gagasan bahwa setiap orang harus berjalan tepat 10.000 langkah sehari jauh lebih populer daripada aturan medis universal. Anda tidak akan kehilangan manfaat berjalan kaki hanya karena tidak mencapai target 10.000 langkah.
Yayasan Arthritis mencatat bahwa ada perdebatan seputar target 10.000 langkah, kebanyakan orang masih akan memperoleh manfaat kesehatan dari jumlah langkah yang lebih sedikit.
Bagi seseorang yang menderita radang sendi, perbedaan itu sangat berguna. Jika saat ini Anda hanya mampu berjalan 3.000 langkah dan mengalami rasa sakit yang cukup hebat setelahnya, memaksakan diri untuk mencapai 10.000 langkah mungkin bukanlah hal yang bijaksana.
Apakah berjalan kaki bisa memperburuk radang sendi?
American College of Rheumatology merekomendasikan olahraga teratur sebagai bagian dari perawatan radang sendi asam urat. Langkah ini bisa meningkatkan kekuatan otot, mengurangi nyeri dan kekakuan, serta meningkatkan fungsi sendi.
Mulai jalan kaki secara perlahan dan menyesuaikan latihan ketika gejala radang sendi memburuk. Jumlah langkah harian yang tepat untuk penderita radang sendi asam urat bergantung pada individu yang melakukannya.
Beberapa hal yang dapat memengaruhi tingkat aktivitas meliputi:
- Sendi yang terpengaruh
- Tingkat aktivitas fisik
- Nyeri dan kekakuan sendi
- Kekuatan otot
- Keseimbangan dan mobilitas
- Kondisi kesehatan lainnya
Tips mulai berjalan kaki dengan aman
Jika menderita radang sendi dan ingin lebih aktif, jangan jadikan target 10.000 langkah sebagai tujuan utama. Mulailah dari yang lebih kecil. Jika rata-rata langkah harian Anda adalah 2.500 langkah per hari, cobalah untuk memulai dari angka tersebut.
Anda bisa menambahkan jalan kaki singkat di siang hari dan secara bertahap meningkatkan total aktivitas. Pendekatan ini memberi waktu pada persendian dan otot untuk menyesuaikan diri.
Baca Juga: Mau Kurus? Ini Waktu Terbaik Jalan Kaki untuk Pasien Asam Urat
Kecepatan berjalan yang nyaman bagi penderita radang sendi karena asam urat adalah kecepatan yang memungkinkan untuk berjalan tanpa rasa sakit. Selain itu, lakukan hal berikut:
1. Pilihlah alas kaki yang nyaman
Sepatu jalan yang baik dapat membuat perbedaan dalam hal kenyamanan. Terutama jika kaki, lutut, atau pinggul Anda sudah sering bermasalah. Carilah alas kaki yang terasa stabil dan nyaman.
Jangan hanya memilih sepatu karena populer atau mahal.
2. Jangan lupa untuk mengistirahatkan sendi
Beristirahat bukan berarti Anda gagal. Anda juga bisa mengurangi intensitas atau durasi jalan kaki Anda berikutnya. Hentikan olahraga dan carilah saran profesional jika mengalami nyeri hebat atau semakin memburuk.
Itulah informasi mengenai target jalan kaki untuk penderita asam urat.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News