MOMSMONEY.ID - Jalan kaki aman untuk pasien asam urat aman. Bahkan, aktivitas yang ramah sendi seperti berjalan kaki dapat membantu mengurangi nyeri akibat asam urat.
Angela M. Bell, dokter umum memaparkan bahwa asam urat adalah bentuk radang sendi yang biasanya menyerang sendi jempol kaki. Tetapi, juga dapat menyerang jari kaki lain seperti pergelangan kaki dan lutut.
Dilansir dari Medicanewstoday.com, aktivitas yang ramah sendi adalah segala bentuk aktivitas fisik yang tidak terlalu memberi tekanan pada sendi dan meminimalkan risiko cedera. Aktivitas tersebut meliputi berjalan cepat, bersepeda dan berenang.
Baca Juga: Kadar Asam Urat Tinggi Berisiko Merusak Sendi dan Ginjal Permanen
Sebaiknya, lakukan aktivitas fisik dengan intensitas sedang setidaknya selama 150 menit per minggu. Penderita asam urat bisa memulainya secara perlahan dan secara bertahap menambah waktu aktivitas.
Asam urat kronis vs asam urat akut
Asam urat akut biasanya melibatkan serangan tunggal yang menyebabkan nyeri dan pembengkakan hebat. Seringkali sembuh dalam beberapa hari hingga beberapa minggu.
Namun, asam urat kronis melibatkan serangan berulang yang terjadi dalam jangka waktu lebih lama dan berpotensi menyebabkan nyeri terus-menerus hingga kekakuan sendi. Bentuk asam urat ini juga dapat menyebabkan pembentukan tofi.
Tofi adalah kristal urat yang menumpuk sebagai benjolan atau nodul di bawah kulit. Kondisi tersebut dapat menyebabkan kerusakan tulang atau sendi permanen dan kelainan struktural.
Gaya berjalan mengacu pada gaya dan kecepatan berjalan seseorang. Karena kondisi ini dapat menyebabkan nyeri dan peradangan pada kaki, hal itu dapat memengaruhi gaya berjalan penderitanya.
Tips jalan kaki yang aman untuk pasien asam urat
Simak tips jalan kaki yang aman untuk pasien asam urat berikut:
- Mengenakan pakaian yang pas agar bahan pakaian tidak mudah tersangkut.
- Mengenakan sepatu yang nyaman dan menopang sendi.
- Menggunakan sepeda statis jika bersepeda, karena dapat mengurangi risiko cedera.
- Mulai secara perlahan dan tidak berlebihan dalam melakukan aktivitas.
Tips untuk manajemen nyeri sendi akibat asam urat
Serangan asam urat adalah munculnya gejala asam urat secara tiba-tiba dan dapat berlangsung selama beberapa hari atau minggu. Ketika serangan terjadi, kurangi gejalanya dengan melakukan hal berikut:
- Mengompres sendi yang terkena dengan es untuk mengurangi rasa sakit dan pembengkakan.
- Mengangkat sendi yang terkena untuk mengurangi pembengkakan.
- Mengistirahatkan sendi yang terkena.
Obat-obatan yang mampu meredakan asam urat
Pengobatan awal asam urat cenderung berfokus pada pengobatan gejala akut. Dokter mungkin meresepkan:
1. Obat antiinflamasi nonsteroid (NSAID)
Ini termasuk obat-obatan seperti ibuprofen. NSAID membantu mengurangi pembengkakan dan dapat memperpendek durasi serangan jika seseorang mengonsumsinya dalam 24 jam pertama.
2. Kortikosteroid & Kolkisin
Kortikosteroid termasuk obat-obatan seperti prednison. Sedangkan, Kolkisin adalah obat antiinflamasi yang paling efektif jika dikonsumsi dalam waktu 12 jam setelah serangan asam urat.
Baca Juga: Khasiat Daun Kelor Bantu Ringankan Beban Ginjal, Kadar Asam Urat Cepat Normal
Dokter akan fokus pada pengurangan kadar asam urat dalam tubuh setelah gejala akut diobati. Beberapa obat yang mungkin diresepkan untuk mengurangi kadar asam urat meliputi allopurinol, febuxostat, probenecid dan pegloticase. Demikian informasi mengenai tips jalan kaki yang aman untuk pasien asam urat.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News