MOMSMONEY.ID - Desain rumah elegan tak harus mahal. Kenali 5 rahasia sederhana untuk membuat hunian terasa berkelas, hangat, nyaman, dan personal.
Desain rumah yang terlihat elegan tidak selalu harus dipenuhi furnitur mahal atau dekorasi yang sedang tren. Justru, ruangan yang terasa nyaman biasanya lahir dari pilihan elemen yang sederhana tetapi dipikirkan dengan matang.
Melansir dari Real Simple, para desainer interior menemukan beberapa kesamaan pada rumah yang terlihat berkelas tanpa terasa terlalu dibuat-buat.
Mulai dari perpaduan barang lama dan baru sampai pencahayaan yang lembut, detail kecil ternyata bisa mengubah suasana ruangan secara keseluruhan.
“Ruangan paling elegan menyimpan bukti kehidupan,” ujar John Maloney McNamara dari Coosa Interiors.
Baca Juga: 5 Hal yang disarankan Dihindari biar Eksterior Rumah Lebih Tahan Lama
5 ciri desain rumah yang terlihat elegan
Rumah yang berkelas bukan berarti harus sempurna. Sebaliknya, sedikit ketidaksempurnaan justru bisa membuat ruangan terasa lebih hidup dan punya karakter.
Berikut lima prinsip yang bisa diterapkan tanpa perlu mengubah seluruh isi rumah.
1. Padukan barang lama dan baru
Jangan buru-buru mengganti semua furnitur agar rumah terlihat modern. Perpaduan furnitur baru dengan barang vintage, furnitur kayu lama, karya seni, atau benda warisan justru dapat membuat ruangan terasa lebih personal.
Meghan Jay dari Meghan Jay Design menyebut perpaduan tersebut membuat sebuah ruangan terlihat seperti dikumpulkan secara bertahap, bukan dibeli sekaligus.
Prinsip ini cukup mudah diterapkan. Meja lama milik keluarga, misalnya, bisa ditempatkan bersama sofa modern atau aksesori dengan desain kekinian.
2. Jangan hanya mengandalkan lampu plafon
Pencahayaan punya pengaruh besar terhadap suasana desain rumah, terutama ketika malam tiba.
Daripada hanya mengandalkan satu lampu utama, gunakan beberapa sumber cahaya seperti:
- Lampu meja.
- Lampu lantai.
- Lampu dinding.
- Lampu aksen untuk karya seni.
- Lampu dengan cahaya lebih lembut di area bersantai.
Menurut John Maloney McNamara, suasana elegan sering kali justru muncul dari cahaya yang tersebar di berbagai titik ruangan.
Artinya, rumah tidak harus dibuat gelap. Yang perlu diperhatikan adalah menghindari cahaya yang terlalu keras ketika ruangan digunakan untuk bersantai.
3. Bermain dengan tekstur
Ruangan akan terasa lebih menarik ketika tidak semua permukaannya memiliki karakter yang sama.
Kayu, linen, anyaman, beludru, logam, karpet, hingga keramik bisa dikombinasikan untuk memberikan variasi. Tidak perlu semuanya seragam.
Meghan Jay menjelaskan bahwa perpaduan material dapat membuat ruangan terasa lebih hangat dan memiliki dimensi.
Contohnya, sofa berbahan kain bisa dipadukan dengan meja kayu, karpet bertekstur, serta keranjang anyaman. Sederhana, tetapi visual ruangan menjadi lebih kaya.
Baca Juga: 5 Kesalahan Dekorasi Ini Bikin Rumah Mahal Terlihat Murahan, Begini Penampakannya
4. Biarkan dekorasi terkumpul secara perlahan
Rumah tidak perlu langsung terlihat seperti hasil penataan interior profesional dalam satu hari.
Buku, lukisan, foto, barang warisan, cendera mata, atau furnitur lama yang memiliki cerita dapat ditambahkan secara bertahap. Benda-benda tersebut justru bisa membuat desain rumah terasa lebih dekat dengan karakter penghuninya.
Blair Burton dari Blair Burton Interiors juga menilai ketidaksempurnaan dan jejak waktu dapat memberikan karakter pada sebuah ruangan.
Jadi, tidak semua barang lama harus disingkirkan hanya karena tidak lagi terlihat seperti tren terbaru.
5. Sisakan ruang kosong
Salah satu penyebab rumah terasa penuh adalah kebiasaan mengisi setiap sudut dengan barang.
Padahal, ruang kosong dapat membuat furnitur dan dekorasi yang sudah ada terlihat lebih menonjol. Selain itu, area yang tidak terlalu padat juga membuat pergerakan di dalam rumah terasa lebih nyaman. Sebelum membeli dekorasi baru, coba lakukan beberapa hal berikut:
- Periksa barang yang jarang digunakan.
- Singkirkan benda yang tidak memiliki fungsi atau nilai personal.
- Atur kembali jarak antarfurnitur.
- Sisakan area kosong di beberapa bagian ruangan.
- Lihat kembali hasilnya setelah beberapa hari.
Konsepnya bukan membuat rumah serba minimalis, melainkan memastikan setiap barang memang punya alasan untuk berada di sana.
Cara menerapkan desain rumah elegan tanpa belanja besar
Tidak perlu langsung mengganti sofa, meja, atau lemari. Mulailah dari hal kecil yang sudah tersedia di rumah.
Coba ubah posisi furnitur, tambahkan pencahayaan di sudut tertentu, padukan tekstur, atau keluarkan kembali barang lama yang memiliki nilai sentimental.
Jika ingin menambahkan sesuatu, lakukan secara bertahap. Cara ini membuat rumah berkembang secara alami sekaligus mengurangi kemungkinan membeli barang hanya karena sedang mengikuti tren.
Elegan bukan berarti harus sempurna
Pada akhirnya, desain rumah yang terasa berkelas bukan soal seberapa mahal isi rumah atau seberapa banyak dekorasi yang dipajang.
Perpaduan barang lama dan baru, pencahayaan yang nyaman, variasi tekstur, dekorasi yang memiliki cerita, serta ruang kosong yang cukup justru dapat menciptakan hunian yang lebih personal.
Rumah yang baik adalah rumah yang nyaman ditinggali. Jadi, tidak perlu mengejar tampilan sempurna jika hasil akhirnya justru membuat penghuni merasa tidak bebas menggunakan ruang tersebut.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News