MOMSMONEY.ID - Kaki bengkak bisa jadi salah satu tanda asam urat tinggi. Asam urat adalah produk limbah alami di dalam tubuh, zat ini terbentuk ketika tubuh memecah purin.
Menurut Dr. D Bhanu Prakash, dokter umum dari Apollo 24|7 Clinic, Hyderabad, ginjal yang normal akan membuang asam urat dari darah, zat tersebut dikeluarkan dari tubuh melalui urin. Namun, masalah akan muncul ketika tubuh memproduksi terlalu banyak asam urat atau ginjal tidak mampu membuangnya dalam jumlah yang cukup.
Dilansir dari Apollo247.com, kondisi kontraksi asam urat di dalam darah ini disebut sebagai hiperurisemia. Ketika kadar asam urat menjadi tinggi, kristal-kristal kecil akan terbentuk dan mengendap di dalam sendi.
Baca Juga: 6 Buah Ini Sebaiknya Dihindari Penderita Asam Urat, Tinggi Purin dan Fruktosa
Pada wanita lanjut usia, kadar asam urat yang tinggi juga dikaitkan dengan masalah kesehatan lain seperti batu ginjal yang mempengaruhi fungsi ginjal.
Kapan sebaiknya melakukan tes asam urat
Jika Anda adalah wanita lanjut usia yang mengalami salah satu gejala berikut, penting untuk berkonsultasi dengan dokter mengenai tes asam urat:
- Nyeri sendi yang tiba-tiba dan parah
- Kaki tampak bengkak, terasa hangat, dan berwarna kemerahan
- Sendi terasa sangat nyeri saat disentuh
- Tidak bisa menggerakkan sendi
Tes asam urat untuk wanita lanjut usia
Tes asam urat untuk wanita lanjut usia adalah tes darah sederhana yang mengukur kadar asam urat dalam aliran darah. Bagi wanita usia lanjut, tes ini harus dilakukan saat mengalami gejala kaki bengkak atau nyeri sendi.
Prosedur tes ini melibatkan pengambilan sampel darah kecil dari pembuluh darah vena di lengan. Prosesnya cepat dan umumnya tidak menimbulkan rasa sakit.
Kadar asam urat dilaporkan dalam satuan miligram per desiliter (mg/dL). Bagi wanita berusia di atas 40 tahun, kadar normal biasanya berkisar antara 2,0 hingga 6,5 mg/dL.
Jika kadar Anda lebih tinggi dari batas normal, hal ini mengindikasikan hiperurisemia. Dokter kemudian akan mencari tahu penyebabnya dan membahas cara penanganannya.
Langkah ini mungkin melibatkan perubahan pola makan, penggunaan obat-obatan, atau pemeriksaan lanjutan untuk menjaga fungsi ginjal.
Kaitan kaki bengkak dengan kondisi kesehatan lainnya
Pembengkakan pada kaki bisa terjadi karena berbagai faktor. Sangat penting untuk memahami penyebab dasarnya guna menentukan penanganan yang tepat. Berikut adalah beberapa penyebab umum kaki bengkak:
- Asam urat: Kadar asam urat yang tinggi di dalam tubuh dapat menyebabkan asam urat. Kondisi ini ditandai dengan nyeri hebat, kemerahan, dan pembengkakan pada sendi.Artritis reumatoid dan osteoartritis juga dapat menyebabkan pembengkakan dan kekakuan pada sendi.
- Infeksi atau cedera: Infeksi, luka sayat, atau cedera pada kaki dapat menyebabkan pembengkakan dan rasa tidak nyaman di area tersebut.
- Berjalan terlalu lama atau memakai sepatu yang sempit.
- Pembengkakan pada deklarasi bawah bisa terjadi akibat pembekuan cairan yang berhubungan dengan masalah jantung, ginjal, atau hati.
Pengobatan dan pencegahan asam urat tinggi
Penanganan asam urat melibatkan pengobatan medis serta perubahan gaya hidup:
- Mengonsumsi obat anti-inflamasi seperti NSAID dapat mengurangi pembengkakan dan nyeri saat terjadi serangan.
- Mengonsumsi obat penurun kadar asam urat seperti allopurinol untuk mengontrol kadar asam urat dalam jangka panjang.
- Modifikasi gaya hidup.
- Hindari makanan tinggi purin seperti daging merah, jeroan, seafood, dan minuman manis.
- Minum banyak air putih akan membantu tubuh membuang kelebihan asam urat.
- Batasi konsumsi alkohol.
- Mempertahankan berat badan yang sehat, obesitas dapat memperparah gejala asam urat dan meningkatkan produksi asam urat.
Baca Juga: Diet Rendah Purin & Asupan Air Putih Bantu Cegah Penumpukan Kristal Asam Urat
Pembengkakan pada kaki dapat disebabkan oleh berbagai hal, termasuk asam urat. Untuk mengatasi masalah ini secara efektif, berkonsultasilah dengan dokter guna mengetahui penyebab utamanya dan mendapatkan penanganan yang tepat.
Demikian penjelasan hubungan kaki bengkak dengan asam urat tinggi.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News