MOMSMONEY.ID - Terdapat beberapa kebiasaan yang bikin asam urat normal dan meredakan nyeri sendi. Asam urat merupakan produk sampingan alami tubuh yang berasal dari pemecahan purin dan senyawa lain yang ditemukan dalam banyak kategori makanan.
Dr. Harsha R, dokter urologi dan bedah transplantasi ginjal, menyebutkan, ginjal bertugas untuk secara efektif menghilangkan asam urat. Namun, terkadang kadar asam urat yang tinggi dapat menyebabkan kondisi yang dikenal sebagai hiperurisemia.
Dalam jangka panjang, hal ini mengakibatkan pembentukan batu ginjal yang menyakitkan atau peradangan sendi.
Baca Juga: Obat Asam Urat Kolkisin Lebih Ampuh? Hindari Makanan Ini untuk Hasil Optimal
Gejala kelebihan asam urat
Dilansir dari Manipalhospitals.com, kebanyakan orang seringkali tidak menyadari bahwa mereka memiliki kadar asam urat yang tinggi. Hal ini dikarenakan asam urat tidak menunjukkan gejala yang jelas.
Kebanyakan orang baru menyadari bahwa mereka menderita hiperurisemia ketika kondisinya memburuk dan muncul gejala yang lebih serius. Gejala asam urat meliputi:
1. Nyeri sendi hebat
Nyeri ini dapat menyerang secara tiba-tiba dan umumnya terjadi pada jempol kaki. Namun, nyeri ini juga dapat memengaruhi pergelangan kaki, lutut, pergelangan tangan, dan jari-jari.
Nyeri sendi dapat terasa tajam dan melemahkan, serta sering terjadi pada malam hari.
2. Pembengkakan dan kemerahan
Sendi yang terkena menjadi meradang, merah, dan terasa panas saat disentuh. Bahkan sentuhan ringan saja dapat menimbulkan rasa sakit yang luar biasa.
3. Kekakuan
Sendi akan terasa kaku, terutama di pagi hari atau setelah periode tidak aktif. Hal ini juga membuat pergerakan menjadi sulit. Peradangan kronis juga dapat menguras energi Anda.
Akibatnya, pasien akan merasakan kelelahan yang terus-menerus.
4. Perubahan pada urin
Urin yang keruh, gelap, atau berbau menyengat adalah salah satu tanda kadar asam urat tinggi. Rasa tidak nyaman saat buang air kecil atau nyeri punggung bawah yang tajam dapat mengindikasikan batu ginjal yang terbentuk dari kristal asam urat.
5. Tofi
Pada kasus yang sudah berlangsung lama dan tidak diobati, benjolan kecil yang disebut tofi dapat terbentuk di bawah kulit di sekitar persendian. Meski biasanya tidak nyeri, tofi bisa menyebabkan peradangan dan mengganggu pergerakan sendi.
Baca Juga: Kadar Asam Urat Naik Drastis? Waspada, Stres Diam-Diam Merusak Tubuh
Kebiasaan yang bisa menurunkan kadar asam urat
Untuk menurunkan kadar asam urat tinggi, lakukan beberapa kebiasaan berikut:
1. Hindari makanan tinggi purin
Hindari konsumsi daging tinggi purin seperti daging sapi dan jeroan. Selain itu, saat asam urat naik pasien harus menghindari konsumsi udang, lobster dan kerang.
2. Stop minum manis tinggi fruktosa
Fruktosa akan dipecah menjadi purin dan bisa meningkatkan asam urat. Hindari makanan manis, minuman soda, jus buah dengan tambahan gula, dan banyak makanan olahan.
3. Stop konsumsi alkohol
Alkohol memiliki kandungan purin yang tinggi dan juga mengganggu kemampuan ginjal untuk mengeluarkan asam urat. Sebagai alternatif, konsumsi air putih secara rutin untuk mengelola kadar asam urat.
Langkah tersebut merupakan kebiasaan paling efektif untuk menghilangkan asam urat. Minum 8-16 gelas air setiap hari untuk membantu ginjal membuang kelebihan asam urat.
4. Konsumsi ceri
Ceri asam kaya akan antosianin. Selain itu, ceri memiliki sifat anti-inflamasi yang ampuh, dapat membantu menurunkan kadar asam urat serta mengurangi kekambuhan.
Tak hanya ceri, Anda juga bisa mengonsumsi buah lain seperti jeruk, lemon, dan limau. Buah-buahan tersebut merupakan sumber Vitamin C yang sangat baik, membantu dalam pengeluaran asam urat.
5. Makan buah dan sayuran tinggi serat
Jika memiliki kadar asam urat tinggi, cobalah untuk makan buah dan sayur tinggi serah. Contohnya seperti apel yang mengandung asam malat, membantu menetralkan asam urat.
Selain itu, ada juga buah pisang, sayur bayam, mentimun, dan tomat. Teh hijau juga bisa jadi alternatif lain yang menyehatkan, berkat antioksidan katekin yang dapat membantu mengendalikan enzim yang terkait dengan produksi asam urat.
Baca Juga: Kadar Asam Urat Turun! 9 Makanan Ini Wajib Ada di Menu Pagi Anda
6. Pertahankan berat badan yang sehat
Kelebihan lemak tubuh dapat menyebabkan kadar asam urat tinggi dan mengurangi fungsi ginjal. Penurunan berat badan yang stabil dan berkelanjutan dapat menurunkan kadar asam urat secara signifikan.
7. Olahraga teratur
Lakukan aktivitas berdampak rendah seperti berjalan kaki, berenang, atau bersepeda. Aktivitas ini mendukung pengelolaan berat badan, meningkatkan sirkulasi darah, dan mengurangi peradangan.
8. Kelola kadar gula darah
Kadar asam urat tinggi dikaitkan dengan peningkatan gula darah dan peningkatan risiko diabetes. Menjaga kadar gula darah tetap terkontrol sangat penting.
9. Manajemen stres
Stres kronis dapat memengaruhi kesehatan secara keseluruhan dan peradangan. Integrasikan aktivitas yang mengurangi stres seperti meditasi, yoga, atau menghabiskan waktu di alam.
10. Pilihlah aktivitas berdampak rendah
Cedera sendi dapat memperburuk gejala asam urat. Aktivitas intensitas sedang dengan dampak rendah seperti berjalan kaki, berenang, atau bersepeda lebih ramah terhadap sendi.
Aktivitas ini memiliki risiko cedera yang rendah dan tidak memutar atau memberi terlalu banyak tekanan pada sendi. Itulah informasi mengenai kebiasaan yang bikin asam urat normal, patut dicoba.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News