M O M S M O N E Y I D
Bugar

Penurunan Berat Badan Terlalu Cepat Picu Kolesterol lo, Cek Penyebab Lainnya

Penurunan Berat Badan Terlalu Cepat Picu Kolesterol lo, Cek Penyebab Lainnya
Penulis: Pinky Annisa  |  Editor: Pinky Annisa


MOMSMONEY.ID - Penurunan berat badan terlalu cepat bisa memicu kenaikan kolesterol lo. Faktor gaya hidup tertentu seperti konsumsi kopi, stres psikologis, dan kebiasaan merokok turut berkontribusi pada peningkatan kadar kolesterol yang cepat.

Selain itu, situasi khusus seperti kehamilan dan penggunaan obat-obatan tertentu juga dapat menyebabkan lonjakan kadar kolesterol secara tiba-tiba. 

Kristin Shaffer, asisten dokter penyakit jantung atau kardiologi, memaparkan, kolesterol adalah zat yang mirip dengan lemak, tubuh membutuhkan sejumlah kolesterol untuk membentuk membran sel, vitamin D, dan lain sebagainya.

Baca Juga: CRISPR Terapi Baru: Kolesterol Turun hingga 62%, Cukup Sekali Suntik

Dilansir dari Healthline.com, hati secara alami memproduksi seluruh kolesterol yang dibutuhkan tubuh. Namun, kondisi kesehatan dan perilaku tertentu dapat meningkatkan kadar kolesterol dalam darah.

Kadar kolesterol darah yang tinggi dapat membahayakan kesehatan. Kondisi ini meningkatkan risiko penyakit jantung dan stroke. Menurut Centers for Disease Control and Prevention (CDC), kadar kolesterol darah tinggi dikategorikan sebagai 200 miligram per desiliter (mg/dL) atau lebih. 

Kadar kolesterol yang sehat adalah di bawah 200 mg/dL.

Faktor yang memicu lonjakan kolesterol

Simak beberapa faktor yang menyebabkan kadar kolesterol meningkat lebih cepat:

1. Konsumsi kopi yang berlebihan

Berkat kandungan kafeinnya, kopi sering dikaitkan dengan lonjakan tekanan darah yang cepat. Namun, kopi juga dapat meningkatkan kadar kolesterol darah. 

Terdapat hubungan antara konsumsi 4 cangkir kopi sehari dengan peningkatan kadar kolesterol total dan kolesterol LDL. Konsumsi kopi espresso menyebabkan kenaikan kadar kolesterol yang lebih tinggi. 

Espresso mengandung lebih banyak senyawa diterpena dibandingkan kopi saring atau kopi instan. Untuk meminimalkan risiko kolesterol tinggi akibat konsumsi kopi, pertimbangkan untuk membatasi minuman yang mengandung espresso.

2. Stres psikologis

Stres dan kadar kolesterol juga saling berkaitan. Stres psikologis dapat meningkatkan risiko memiliki kadar LDL dan kolesterol total yang tinggi. 

Hal ini bisa disebabkan oleh hormon kortisol, yang kadarnya melonjak saat seseorang mengalami stres. Kadar kortisol yang tinggi memiliki efek meningkatkan kolesterol di dalam tubuh.

Untuk mengurangi risiko kolesterol tinggi akibat stres, Anda bisa mencoba teknik pengelolaan stres seperti olahraga, meditasi, dan latihan pernapasan.

Baca Juga: Pangkas Kolesterol dan Berat Badan, 6 Diet Ini Efektif Jaga Jantung

3. Merokok

Merokok merupakan penyebab lain yang mungkin memicu lonjakan kadar kolesterol. Hal ini disebabkan oleh nikotin, kandungan utama dalam produk tembakau seperti rokok. 

Nikotin menurunkan jumlah kolesterol HDL dalam darah Anda; padahal, HDL berperan membantu membuang kolesterol LDL. Cara terbaik untuk mengurangi risiko kolesterol tinggi akibat merokok adalah dengan menghindari atau berhenti merokok.

4. Konsumsi obat-obatan tertentu

Beberapa jenis obat dapat memberikan efek meningkatkan kadar kolesterol dalam tubuh. Ini termasuk obat-obatan resep seperti:

  • Amiodaron
  • Danazol
  • Diuretik
  • Penghambat SGLT2
  • Retinoid
  • Antikonvulsan
  • Imunosupresan
  • Obat antivirus
  • Hormon pertumbuhan
  • Interferon

Secara umum, obat-obatan ini meningkatkan kadar kolesterol darah dengan cara mengubah metabolisme lipid. Obat-obatan tertentu, seperti antipsikotik, juga dapat meningkatkan kolesterol dengan memicu kenaikan berat badan.

Untuk mencegah peningkatan kolesterol akibat penggunaan obat, konsultasikan dengan dokter. 

Baca Juga: 7 Manfaat Buah Anggur, Kaya Nutrisi untuk Cegah Kanker hingga Kolesterol

Kolesterol yang meningkat selama masa kehamilan

Kadar kolesterol yang tinggi selama kehamilan berkaitan dengan peningkatan kadar:

  • Estrogen dan progesteron
  • Laktogen plasenta
  • Resistensi insulin

Namun, kadar kolesterol bisa saja meningkat secara berlebihan selama kehamilan. Kondisi ini disebut sebagai hiperkolesterolemia gestasional atau hiperkolesterolemia pada ibu hamil.

Dokter dapat membantu menangani kondisi ini dengan menyarankan perubahan pola makan dan meresepkan obat penurun kadar lemak (lipid).

Kadar kolesterol yang tinggi dapat meningkatkan risiko penyakit jantung dan stroke. Penting untuk mengambil langkah-langkah guna mengatasi lonjakan kadar kolesterol yang terjadi secara tiba-tiba. Sekian berbagai faktor pemicu kolesteorl tinggi, selain penurunan berat badan terlalu cepat.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

4 Kandungan Skincare yang Harus Dihindari oleh Remaja, Jangan Asal Pakai!

Penggunaan bahan skincare yang terlalu keras pada kulit remaja justru berisiko. Berikut 4 kandungan skincare yang harus dihindari oleh remaja.

Indonesia Vs Bangladesh 9-2: Drama Gol Antar Garuda ke Final FIFA ASEAN Cup 2026

Indonesia menang 9-2 atas Bangladesh dan lolos ke final FIFA ASEAN Cup 2026 setelah unggul produktivitas gol atas Malaysia.

4 Cara Memilih Bra untuk Remaja yang Nyaman dan Pas di Tubuh, Jangan Salah!

Sebagai panduan, berikut MomsMoney bagikan 4 cara memilih bra untuk remaja yang nyaman digunakan sehari-hari.

Denah Rumah 6×12 Meter Open Plan, Trik Bikin Hunian Kecil Terasa Lebih Lega

Denah rumah 6×12 meter open plan bisa terasa lebih lega dengan penataan ruang, furnitur, cahaya, dan sirkulasi yang tepat.

Panduan Diet Golongan Darah O: Apa Saja Makanan yang Disarankan dan Harus Dihindari?

Simak daftar makanan yang dianjurkan untuk golongan darah O, serta berbagai jenis makanan yang wajib dibatasi agar tubuh tetap sehat.

Money Dysmorphia: Saldo Ratusan Juta Tapi Tetap Merasa Miskin, Ini Faktanya

Punya saldo ratusan juta tapi Anda tetap merasa miskin? Kenali money dysmorphia, penyebab, tanda, dan cara mengatasinya.​

Jangan Terlambat! Kenali 6 Cara Merawat Jantung agar Tetap Sehat di Usia 30-an, yuk

Ketahui berbagai cara merawat jantung yang tepat di usia 30-an melalui pola hidup sehat, olahraga rutin, hingga manajemen stres.

7 Rumus Dekorasi Rumah Sederhana biar Ruangan Kecil Terlihat Berkelas

Ruangan kecil terasa membosankan? Coba 7 rumus dekorasi sederhana ini agar rumah lebih rapi, nyaman, dan punya karakter.

5 Bahaya Makan Sehari Sekali bagi Kesehatan, Benar Bisa Turunkan Berat Badan?

Waspadai berbagai risiko kesehatan dari pola makan sehari sekali, mulai dari lonjakan asam lambung hingga penurunan energi tubuh secara drastis.

4 Mitos Tentang Eksfoliasi Kulit yang Dipercaya Banyak Orang, Cek Faktanya!

Eksfoliasi harus dilakukan dengan pemahaman yang benar. Ini 4 mitos tentang eksfoliasi kulit yang perlu Anda ketahui.