MOMSMONEY.ID - Apa saja makanan yang disarankan dan harus dihindari untuk diet golongan darah O?
Secara umum, diet golongan darah O menekankan pada konsumsi makanan tertentu yang dianggap selaras dengan sistem pencernaan golongan darah O.
Selain itu, juga perlu menghindari makanan yang berpotensi mengganggu metabolisme tubuh. Dengan begitu, rekomendasi makanan dalam diet golongan darah O bukan hanya bertujuan mendukung keberhasilan program penurunan berat badan, tetapi juga menjaga kesehatan tubuh secara menyeluruh.
Baca Juga: 10 Makanan Terbaik untuk Diet Golongan Darah A yang Bantu Optimalkan Kesehatan Tubuh
Penganut diet ini dianjurkan untuk memperbanyak konsumsi daging rendah lemak. Selain itu, buah-buahan dan sayuran segar juga menjadi bagian penting dari menu harian, karena kaya akan serat, vitamin, dan mineral yang mendukung fungsi tubuh.
Pola makan rendah karbohidrat dan tinggi protein disebut sebagai pendekatan yang paling tepat untuk golongan darah O.
Sebaliknya, ada sejumlah makanan yang sebaiknya dibatasi atau bahkan dihindari, seperti produk olahan gandum, susu dan produk turunannya, kafein, serta alkohol.
Berikut beberapa makanan yang disarankan untuk dikonsumsi dan perlu dihindari saat menjalankan diet golongan darah O, sebagaimana dikutip dari www.honestdocs.id:
Baca Juga: 4 Tipe Kepribadian Berdasarkan Golongan Darah, Siapa Paling Dominan?
1. Daging
Untuk pemilik golongan darah O disarankan untuk mengonsumsi makanan tinggi protein dari daging. Misalnya saja daging sapi, sapi muda, domba, rusa, dan kambing.
Selain itu, Anda juga bisa mengonsumsi ikan, seperti ikan tuna, makarel, hering, dan kod. Selain itu, beberapa seafood juga bisa Anda konsumsi, seperti udang, kerang, kepiting, dan lobster.
Sedangkan ikan dan daging yang harus dihindari adalah lele, salmon asap, gurita, ikan asin, kaviar, barakuda, daging angsa, dan daging babi.
2. Sayuran
Sayuran yang cocok untuk golongan darah O adalah yang berwarna hijau dan kaya mineral. Misalnya saja selada, brokoli, dan kangkung.
Selain itu, bisa juga labu, lobak, bawang, okra, paprika merah, rumput laut, dan jahe.
Sedangkan yang harus dihindari adalah kol, bayam, kembang kol, jagung, terong, kentang, jamur, kecambah, dan sayuran acar.
Baca Juga: Kenapa Gula Darah Tiba-Tiba Tinggi? Ini 5 Alasan Tersembunyi di Baliknya
3. Buah
Diet golongan darah O sebaiknya mengonsumsi buah-buahan seperti plum, jeruk bali, ara, apel, anggur, pir, persik, dan pisang.
Anda juga bisa mengonsumsi beri-berian seperti cranberry, gooseberry, dan raspberry.
Sedangkan yang perlu Anda hindari adalah buah melon, blewah, kiwi, stroberi, jeruk asam, dan blackberry. Selain itu, buah kelapa dan santannya juga sebaiknya dihindari karena bisa menimbulkan masalah kesehatan pada golongan darah O.
4. Kacang-kacangan
Golongan darah O memiliki keterkaitan dengan masalah tiroid. Sehingga harus memilih makanan yang tepat, termasuk kacang-kacangan.
Beberapa yang baik dikonsumsi seperti kacang kedelai, kacang hitam, dan kacang adzuki.
Sedangkan kacang yang perlu dihindari adalah mete, pistachio, kacang tanah, lentil, dan selai kacang.
Baca Juga: Daftar Makanan dan Minuman untuk Dibatasi saat Menstruasi biar Tidak Kram
5. Susu
Susu menjadi salah satu minuman yang perlu dihindari saat menjalankan diet golongan darah O. Namun, buka berarti harus dihindari sepenuhnya ya.
Anda masih bisa mengonsumsi susu kedelai, mentega, keju kambing, keju feta, dan keju mozzarella dalam jumlah yang sedikit saja.
6. Minuman
Minuman yang disarankan untuk golongan darah O adalah air putih dan teh. Sedangkan yang perlu dihindari adalah kopi dan minuman beralkohol.
Menerapkan diet golongan darah O dengan memilih makanan yang tepat dan menghindari yang tidak sesuai, Anda tidak hanya mendukung program diet, tetapi juga meningkatkan kualitas kesehatan secara keseluruhan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News