M O M S M O N E Y I D
Keluarga

4 Kandungan Skincare yang Harus Dihindari oleh Remaja, Jangan Asal Pakai!

4 Kandungan Skincare yang Harus Dihindari oleh Remaja, Jangan Asal Pakai!
Penulis: Ana Risma  |  Editor: Ana Risma


MOMSMONEY.ID - Tren skincare di kalangan remaja kini semakin marak seiring pesatnya pengaruh media sosial. Namun, kulit remaja yang masih dalam tahap perkembangan memiliki kondisi yang cenderung lebih sensitif, tipis, dan belum membutuhkan bahan aktif dengan konsentrasi tinggi.

Banyak remaja tergiur oleh hasil instan tanpa memahami bahwa kebutuhan kulit mereka sangat berbeda dengan kulit orang dewasa.

Penggunaan bahan skincare yang terlalu keras pada kulit remaja justru berisiko merusak lapisan pelindung kulit (skin barrier), memicu iritasi kronis, hingga menyebabkan jerawat parah.

Baca Juga: 4 Cara Memilih Bra untuk Remaja yang Nyaman dan Pas di Tubuh, Jangan Salah!

Agar kulit tidak rusak, berikut 4 kandungan skincare yang harus dihindari oleh remaja sebagaimana dilansir dari American Academy of Dermatology, Healthline dan Verywell Health.

1. Retinol dan Retinoid

Retinol dan turunan vitamin A (retinoid) seperti tretinoin atau adapalene sangat populer di kalangan orang dewasa untuk mencegah penuaan dini dan merangsang produksi kolagen.

Namun, bagi remaja yang kulitnya masih memproduksi sel baru secara alami dan cepat, penggunaan retinol dan retinoid sangat tidak diperlukan.

Bahan ini bersifat sangat kuat dan dapat menyebabkan pengelupasan ekstrem, kulit menjadi sangat kering, kemerahan, serta meningkatkan sensitivitas terhadap sinar matahari secara drastis. Kecuali jika diresepkan secara khusus oleh dokter spesialis kulit untuk kasus jerawat medis yang parah, remaja sebaiknya menghindari produk yang berlabel anti-aging atau mengandung retinol.

2. AHA dan BHA Konsentrasi Tinggi

Kandungan asam seperti glycolic acid dan lactic acid (AHA) serta salicylic acid (BHA) memang efektif untuk mengangkat sel kulit mati dan membersihkan pori-pori.

Namun, produk eksfoliasi yang mengandung konsentrasi tinggi (seperti produk peeling serum dengan AHA di atas 10% atau BHA di atas 2%) sangat keras untuk kulit remaja. Penggunaan eksfoliator kimia berkadar tinggi ini dapat mengikis skin barrier, menyebabkan luka bakar kimia ringan, dan membuat kulit memerah serta perih.

Jika remaja ingin mengatasi komedo atau jerawat ringan, pilihlah pembersih wajah atau pelembap dengan kandungan BHA konsentrasi sangat rendah (0.5% hingga 1%) yang aman dan digunakan secara bertahap.

Baca Juga: 4 Mitos Tentang Eksfoliasi Kulit yang Dipercaya Banyak Orang, Cek Faktanya!

3. Hydroquinone

Hydroquinone adalah bahan pencerah kulit berintensitas tinggi yang biasa digunakan secara medis untuk mengatasi hiperpigmentasi berat pada kulit dewasa.

Produk ini sama sekali tidak boleh digunakan oleh remaja tanpa pengawasan ketat dari dokter. Penggunaan hydroquinone secara sembarangan dapat menyebabkan kerusakan struktur kulit, ketergantungan, iritasi parah, bahkan kondisi bercak gelap permanen yang disebut okronosis.

Untuk mencerahkan bekas jerawat atau meratakan warna kulit, remaja jauh lebih aman menggunakan bahan pencerah alami yang lembut seperti niacinamide dengan konsentrasi rendah (di bawah 5%).

4. Niacinamide dan Vitamin C dengan Konsentrasi 10% atau Lebih

Meskipun niacinamide dan vitamin C dikenal sebagai bahan pencerah yang populer, namun produk dengan konsentrasi tinggi (seperti niacinamide 10% ke atas atau vitamin C murni berbentuk L-Ascorbic Acid di atas 15%) terlampau keras untuk kulit remaja.

Niacinamide berlebih dapat menyebabkan reaksi gatal, bentol-bentol kecil, hingga kemerahan akibat iritasi. Sementara itu, vitamin C murni memiliki tingkat keasaman (pH) yang sangat rendah sehingga mudah memicu rasa perih dan membakar skin barrier remaja yang masih tipis.

Remaja cukup menggunakan produk dengan konsentrasi rendah (seperti niacinamide 2%-5%) atau turunan vitamin C yang lebih stabil dan lembut untuk sekadar menjaga kelembapan serta kecerahan alami kulit.

Merawat kulit di usia remaja sebenarnya sangat sederhana dan tidak memerlukan banyak bahan aktif yang rumit. Cukup fokus pada tiga langkah basic skincare yaitu pembersih wajah yang lembut, pelembap yang sesuai jenis kulit, dan sunscreen setiap pagi. Dengan menghindari bahan-bahan keras di atas, kulit remaja akan tetap sehat, terlindungi, dan glowing secara alami.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Grab Perluas Akses Ekonomi bagi Penyandang Disabilitas, Libatkan Mitra dan UMKM

Grab Indonesia edukasi bahasa isyarat bagi mitra pengemudi dan mitra merchant dalam rangka memperingati Hari Bahasa Isyarat Internasional 2026.

4 Kandungan Skincare yang Harus Dihindari oleh Remaja, Jangan Asal Pakai!

Penggunaan bahan skincare yang terlalu keras pada kulit remaja justru berisiko. Berikut 4 kandungan skincare yang harus dihindari oleh remaja.

Indonesia Vs Bangladesh 9-2: Drama Gol Antar Garuda ke Final FIFA ASEAN Cup 2026

Indonesia menang 9-2 atas Bangladesh dan lolos ke final FIFA ASEAN Cup 2026 setelah unggul produktivitas gol atas Malaysia.

4 Cara Memilih Bra untuk Remaja yang Nyaman dan Pas di Tubuh, Jangan Salah!

Sebagai panduan, berikut MomsMoney bagikan 4 cara memilih bra untuk remaja yang nyaman digunakan sehari-hari.

Denah Rumah 6×12 Meter Open Plan, Trik Bikin Hunian Kecil Terasa Lebih Lega

Denah rumah 6×12 meter open plan bisa terasa lebih lega dengan penataan ruang, furnitur, cahaya, dan sirkulasi yang tepat.

Panduan Diet Golongan Darah O: Apa Saja Makanan yang Disarankan dan Harus Dihindari?

Simak daftar makanan yang dianjurkan untuk golongan darah O, serta berbagai jenis makanan yang wajib dibatasi agar tubuh tetap sehat.

Money Dysmorphia: Saldo Ratusan Juta Tapi Tetap Merasa Miskin, Ini Faktanya

Punya saldo ratusan juta tapi Anda tetap merasa miskin? Kenali money dysmorphia, penyebab, tanda, dan cara mengatasinya.​

Jangan Terlambat! Kenali 6 Cara Merawat Jantung agar Tetap Sehat di Usia 30-an, yuk

Ketahui berbagai cara merawat jantung yang tepat di usia 30-an melalui pola hidup sehat, olahraga rutin, hingga manajemen stres.

7 Rumus Dekorasi Rumah Sederhana biar Ruangan Kecil Terlihat Berkelas

Ruangan kecil terasa membosankan? Coba 7 rumus dekorasi sederhana ini agar rumah lebih rapi, nyaman, dan punya karakter.

5 Bahaya Makan Sehari Sekali bagi Kesehatan, Benar Bisa Turunkan Berat Badan?

Waspadai berbagai risiko kesehatan dari pola makan sehari sekali, mulai dari lonjakan asam lambung hingga penurunan energi tubuh secara drastis.