MOMSMONEY.ID - Terdapat beberapa jenis diet yang bisa menurunkan berat badan dan mengontrol kolesterol tinggi. Beberapa jenis diet tersebut meliputi diet Mediterania, DASH, Dean Ornish, Flexitarian, dan vegan terbukti dapat membantu menurunkan kolesterol serta menurunkan berat badan.
Marie Lorraine Johnson, dokter ahli gizi menyampaikan, diet keto kurang disarankan karena kandungan protein dan lemaknya yang tinggi. Diet tersebut juga berpotensi meningkatkan kadar kolesterol.
Dilansir dari Healthline.com, berikut beberapa jenis diet yang bantu mencegah kolesterol tinggi:
Baca Juga: Bahaya Kolesterol Tinggi Mengintai, Jus Seledri Mampu Menekan Lemak Darah
Diet apa yang terbaik untuk menurunkan kolesterol?
Berikut adalah beberapa jenis diet yang menyehatkan jantung, membantu menurunkan berat badan dan kadar kolesterol:
1. Diet Mediterania
Diet Mediterania adalah diet populer yang membantu menurunkan kolesterol. Diet ini dapat dilakukan dengan mengonsumsi banyak sayuran, kacang-kacangan, dan polong-polongan.
Selain itu, Anda juga direkomendasikan untuk mengonsumsi ikan, seafood dan minyak zaitun extra virgin oil.
2. Diet DASH
Diet DASH atau Dietary Approaches to Stop Hypertension awalnya dirancang khusus untuk mengatasi tekanan darah tinggi. Namun, diet ini juga efektif dalam menurunkan kolesterol LDL dan trigliserida.
Anda bisa menjalani diet DASH dengan mengonsumsi buah-buahan, sayuran, biji-bijian utuh dan produk susu rendah lemak. Diet ini juga menganjurkan pengurangan total asupan lemak, terutama lemak jenuh.
3. Diet TLC
Pada tahun 2005, National Institutes of Health mengembangkan diet TLC (Therapeutic Lifestyle Changes) untuk membantu mengurangi risiko serangan jantung dan stroke. Diet ini melibatkan pola makan berdasarkan pedoman tertentu serta aktivitas fisik selama 30 menit dalam seminggu.
Diet ini bisa dilakukan dengan konsumsi kurang dari 7% kalori harian berasal dari lemak jenuh, kurang dari 200 miligram (mg) kolesterol per hari dan 25-35% kalori harian berasal dari total lemak.
Anda juga disarankan untuk mengonsumsi 10-25 g serat larut per hari.
4. Dean Ornish
Diet Dean Ornish adalah diet rendah lemak yang bersifat lacto-ovo-vegetarian. Artinya, Anda harus menghindari konsumsi daging hewan, tapi boleh mengonsumsi produk susu tanpa lemak dan putih telur.
Diet Ornish efektif dalam menurunkan kolesterol total, kolesterol LDL, dan trigliserida. Diet Ornish juga menekankan konsumsi tanaman dalam bentuk alaminya.
Beberapa sumber protein yang termasuk di dalamnya adalah tahu, kacang-kacangan, dan tempe. Diet ini juga mengutamakan biji-bijian utuh serta lemak sehat, sembari membatasi karbohidrat sederhana, terutama gula.
Baca Juga: Lonjakan Kolesterol Akibat Kebiasaan Minum Manis yang Sering Disepelekan
5. Diet Flexitarian
Diet Flexitarian pada dasarnya merupakan diet vegetarian yang memperbolehkan konsumsi makanan hewani dalam jumlah terbatas. Pola makan ini mampu memperbaiki kesehatan metabolik, tekanan darah, serta mengurangi risiko diabetes.
Pola makan flexitarian tidak memiliki aturan kaku, melainkan hanya rekomendasi gaya hidup seperti berikut:
- Utamakan konsumsi buah-buahan, sayuran, kacang-kacangan, dan biji-bijian utuh.
- Fokus pada protein nabati, alih-alih protein hewani.
- Bersikaplah fleksibel dan masukkan daging serta produk hewani sesekali.
- Konsumsi makanan dalam bentuk yang paling alami dan paling sedikit diproses.
- Batasi gula tambahan dan makanan manis.
6. Diet Vegan
Deit vegan menghilangkan semua produk hewani yang dapat menurunkan kadar kolesterol secara drastis. Pola makan vegan terdiri dari konsumsi:
- Biji-bijian utuh
- Kacang-kacangan
- Buah-buahan
- Sayuran
- Produk kedelai
Beberapa makanan yang sebaiknya dihindari untuk membantu menurunkan kolesterol meliputi makanan olahan, makanan yang digoreng, dan makanan cepat saji. Menjalani pola makan yang menyehatkan jantung dapat membantu menurunkan kadar kolesterol dan mengurangi berat badan.
Penting untuk berkonsultasi dengan ahli gizi sebelum memulai pola makan baru. Itulah penjelasan mengenai diet untuk menurunkan berat badan dan kolesterol tinggi.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News