MOMSMONEY.ID - Sebagai panduan, berikut MomsMoney bagikan 4 cara memilih bra untuk remaja yang nyaman digunakan sehari-hari.
Masa remaja adalah fase penting dalam pertumbuhan fisik seorang perempuan, termasuk perkembangan payudara yang membutuhkan dukungan tepat. Namun, tidak sedikit remaja maupun orang tua yang merasa bingung saat memilih bra pertama.
Memilih bra yang tepat pada usia remaja sangat penting untuk menjaga kenyamanan, postur tubuh, serta kesehatan jaringan payudara yang sedang berkembang.
Menggunakan bra yang salah, seperti terlalu ketat atau ukuran kawat yang kurang sesuai, dapat menimbulkan rasa tidak nyaman, memicu iritasi kulit, hingga menghambat aktivitas harian.
Baca Juga: 4 Mitos Tentang Eksfoliasi Kulit yang Dipercaya Banyak Orang, Cek Faktanya!
Sebagai panduan, berikut MomsMoney bagikan 4 cara memilih bra untuk remaja yang nyaman digunakan sehari-hari, bersumber dari Johns Hopkins Medicine, Verywell Family, dan Nemours KidsHealth.
1. Ukur lingkar dada secara akurat
Cara memilih bra untuk remaja yang pertama yaitu ukur lingkar dada secara akurat.
Langkah paling dasar dalam memilih bra yang pas adalah mengukur lingkar dada bawah (underbust) dan lingkar dada puncak (overbust) menggunakan pita ukur yang lembut.
Ukuran bra sendiri terdiri dari angka (menunjukkan lingkar dada) dan huruf cup (menunjukkan perbedaan antara lingkar dada puncak dan bawah).
Sangat penting untuk diingat bahwa tubuh remaja masih dalam masa pertumbuhan, sehingga ukuran payudara dapat berubah dalam hitungan bulan. Para ahli merekomendasikan untuk melakukan pengukuran ulang setidaknya setiap 6 bulan sekali agar remaja tidak terus-menerus memakai bra yang sudah kekecilan.
2. Utamakan bahan yang menyerap keringat dan ramah di kulit
Cara memilih bra untuk remaja yang kedua yaitu utamakan bahan yang menyerap keringat dan ramah di kulit.
Kulit remaja cenderung lebih sensitif dan fleksibel, ditambah lagi dengan tingkat aktivitas fisik yang tinggi di sekolah maupun saat berolahraga. Oleh karena itu, pilihlah bra yang terbuat dari serat alami seperti katun atau bahan campuran sintetis berkualitas tinggi yang memiliki sirkulasi udara baik (breathable).
Bahan katun dapat membantu menyerap keringat dengan cepat, mencegah kelembapan berlebih, serta meminimalkan risiko timbulnya iritasi kulit, gatal-gatal, atau jerawat di area dada dan punggung.
Baca Juga: 5 Bahaya Makan Sehari Sekali bagi Kesehatan, Benar Bisa Turunkan Berat Badan?
3. Mulai dengan jenis training bra atau miniset tanpa kawat
Cara memilih bra untuk remaja yang ketiga yaitu mulai dengan jenis training bra atau miniset tanpa kawat.
Untuk tahap awal perkembangan payudara, remaja tidak perlu langsung menggunakan bra berkawat (underwire bra). Sebaliknya, pilihlah training bra, miniset, atau bralette tanpa kawat dengan busa yang tipis dan lembut.
Bra tanpa kawat mampu memberikan fleksibilitas tinggi dan dukungan alami tanpa menekan jaringan payudara yang sedang tumbuh secara berlebihan. Selain memberikan rasa aman dan percaya diri, jenis bra ini sangat nyaman digunakan untuk beraktivitas seharian di sekolah.
4. Pastikan tali pas tanpa menekan kulit
Cara memilih bra untuk remaja yang keempat yaitu pastikan tali pas tanpa menekan kulit.
Saat mencoba bra, perhatikan kecocokan tali bahu dan tali lingkar punggungnya (band). Tali lingkar bra bertindak sebagai penyangga utama (sekitar 80% dukungan berasal dari bagian ini). Sehingga, pastikan bagian ini sejajar di punggung dan tidak terangkat ke atas saat lengan diangkat.
Pastikan juga Anda dapat menyelipkan dua jari di bawah tali bahu dan tali lingkar untuk memastikan bra tidak terlalu ketat atau terlalu longgar.
Bra yang terlalu ketat dapat menekan otot bahu dan dada sehingga memicu sakit kepala atau sesak napas ringan. Di sisi lain, bra yang terlalu kendor tidak dapat memberikan dukungan yang optimal.
Memilih bra pertama untuk remaja merupakan langkah penting dalam menjaga kesehatan dan kenyamanan tubuh secara keseluruhan.
Dengan mengukur ukuran secara berkala, memilih bahan yang tepat, serta mengutamakan desain tanpa kawat yang pas di tubuh, remaja dapat menjalani aktivitas harian dengan lebih percaya diri dan bebas bergerak.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News