M O M S M O N E Y I D
Keluarga

4 Jenis Diet yang Cepat Menurunkan Berat Badan dan Paling Populer, Mau Coba?

4 Jenis Diet yang Cepat Menurunkan Berat Badan dan Paling Populer, Mau Coba?
Penulis: Ana Risma  |  Editor: Ana Risma


MOMSMONEY.ID - Keinginan untuk mendapatkan berat badan ideal sering kali mendorong banyak orang untuk mencari metode diet yang mampu memberikan hasil relatif cepat. Namun, dalam memilih program penurunan berat badan, kecepatan hasil harus tetap beriringan dengan keamanan dan keberlanjutan.

Diet yang efektif secara klinis bekerja dengan cara mengatur ulang metabolisme tubuh, mengontrol hormon kelaparan, serta memicu pembakaran lemak tanpa mengorbankan massa otot secara drastis.

Metode diet yang terbukti memangkas berat badan dengan cepat umumnya mengandalkan prinsip pembatasan kalori secara terstruktur atau manipulasi asupan makronutrisi. Memahami mekanisme setiap metode sangat penting agar Anda dapat memilih diet yang paling sesuai dengan kondisi kesehatan dan gaya hidup harian.

Baca Juga: 4 Makanan Sehat yang Bisa Bikin Gemuk Tanpa Disadari, Perhatikan Porsinya!

Melansir Mayo Clinic, Healthline, dan Harvard T.H. Chan School of Public Health, berikut adalah ulasan mendalam mengenai 4 jenis diet yang cepat menurunkan berat badan.

1. Intermittent Fasting

Intermittent Fasting (IF) bukan sekadar membatasi jenis makanan, melainkan mengatur pola jam makan secara ketat. Metode yang paling populer adalah metode 16:8, di mana Anda berpuasa selama 16 jam dan memiliki jendela waktu makan selama 8 jam dalam sehari.

Secara biologis, ketika tubuh tidak menerima asupan makanan selama belasan jam, kadar insulin dalam darah akan turun secara drastis. Kondisi ini memaksa tubuh untuk beralih menggunakan cadangan lemak sebagai sumber energi utama (fat burning mode).

Efektivitas IF dalam menurunkan berat badan dengan cepat terjadi karena metode ini secara alami memangkas asupan kalori harian tanpa perlu menghitung setiap porsi makanan secara rumit.

2. Diet Keto

Diet ketogenik atau keto adalah pola makan yang menginstruksikan pemangkasan karbohidrat secara ekstrem (kurang dari 50 gram per hari). Lalu, menggantikannya dengan asupan lemak tinggi serta protein sedang.

Ketika tubuh kekurangan karbohidrat sebagai sumber energi utama (glukosa), hati akan memproduksi senyawa yang disebut keton dari lemak sebagai bahan bakar alternatif. Adapun kondisi metabolisme ini dikenal sebagai ketosis.

Diet keto memberikan hasil penurunan berat badan yang sangat cepat pada minggu-minggu awal karena tubuh membuang retensi air yang terikat pada karbohidrat, disusul dengan pembakaran lemak tubuh secara intensif. Selain itu, asupan lemak dan protein yang tinggi membuat Anda merasa kenyang lebih lama.

Baca Juga: Ini Cara Memahami Akad Kredit Rumah biar KPR Aman dan Lancar

3. Diet Rendah Karbohidrat

Serupa tetapi lebih fleksibel dibandingkan diet keto, diet rendah karbohidrat (Low-Carb Diet) membatasi konsumsi asupan karbohidrat sederhana seperti nasi putih, roti tawar, gula, dan pasta, lalu menggantikannya dengan protein tinggi, serat sayuran, serta lemak sehat.

Mengurangi karbohidrat secara signifikan membantu menstabilkan kadar gula darah dan mencegah lonjakan hormon insulin yang memicu penumpukan lemak. Tanpa fluktuasi gula darah yang tajam, keinginan untuk mengudap atau ngemil (craving) akan berkurang secara alami.

Diet rendah karbohidrat sangat efektif memangkas lemak perut dalam waktu singkat karena tubuh dipaksa membakar energi dari cadangan lemak saat tingkat glukosa harian terbatas.

4. Diet Tinggi Protein

Diet tinggi protein berfokus pada peningkatan porsi asupan protein harian (seperti dada ayam, telur, ikan, dan tahu atau tempe) hingga mencapai 25-30% dari total kalori harian.

Protein memiliki Thermic Effect of Food (TEF) tertinggi dibandingkan karbohidrat atau lemak. Artinya, tubuh membakar lebih banyak kalori hanya untuk mencerna dan memproses protein itu sendiri.

Selain itu, konsumsi protein yang tinggi menstimulasi pelepasan hormon kenyang seperti Peptide YY sekaligus menekan hormon lapar (ghrelin). Diet ini memicu penurunan berat badan yang cepat namun sehat karena yang terbuang adalah murni massa lemak, sementara massa otot tubuh tetap terjaga dengan baik.

Meskipun keempat jenis diet di atas terbukti cepat memangkas berat badan, namun keberhasilan jangka panjang sangat bergantung pada konsistensi. Pastikan untuk tetap menghidrasi tubuh dengan minum air putih yang cukup dan mengonsumsi mikronutrisi (vitamin dan mineral) dari sayuran. Jika Anda memiliki riwayat medis tertentu seperti diabetes atau masalah ginjal, sangat disarankan untuk berkonsultasi dengan dokter atau ahli gizi sebelum memulai metode diet ekstrem.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Ketombe Menumpuk? Ini 4 Makanan Penyebab Ketombe yang Harus Anda Batasi

Kondisi kulit kepala sangat dipengaruhi oleh apa yang kita konsumsi sehari-hari. Harus dibatasi, inilah 4 makanan penyebab ketombe.

7 Manfaat Susu Almond untuk Diet & Kesehatan, Lengkap Cara Buat Sendiri di Rumah

Ragam manfaat susu almond dapat membantu mengontrol berat badan sekaligus menjadi alternatif sehat yang aman bagi penderita intoleransi laktosa.  

Mau Pindah Profesi? Ini 4 Cara Switch Career Tanpa Pengalaman yang Bisa Dicoba

Switch career tanpa pengalaman itu sangat mungkin dilakukan. Berikut adalah 4 cara switch career tanpa pengalaman yang bisa Anda terapkan.  

Kenapa Harus Bangun Tidur Minum Air Putih? Ketahui 7 Manfaat Luar Biasa Ini, yuk

Memenuhi kebutuhan cairan di pagi hari sangat penting untuk mencegah dehidrasi ringan, melancarkan pencernaan, hingga meningkatkan mood.

AI Bisa Bantu UMKM Cari Pembeli, Begini Cara Memanfaatkannya

AI dapat membantu UMKM memahami kebutuhan pasar dan menjangkau calon pembeli. Simak cara memanfaatkan teknologi untuk mengembangkan usaha.

Waspada Asap & Polusi! Kenali Faktor Risiko ISPA serta Gejalanya Lebih Dini, yuk

Paparan asap kebakaran dan polusi dapat memicu ISPA pada kelompok rentan. Kenali faktor risiko dan gejalanya sejak dini agar bisa segera diatasi.

Hujan Ringan Berpotensi Terjadi di Jawa Barat, Cek Prakiraan Cuaca Besok dan Lusa

BMKG memprakirakan cuaca besok di Jawa Barat pada Rabu dan Kamis didominasi cerah dan berawan, dengan hujan ringan di Bogor.

Prediksi Cuaca Jawa Timur Besok (13/10) Didominasi Berawan, Cek Suhu Tertingginya

BMKG memprakirakan cuaca besok di Jawa Timur pada Rabu (14/10) dan Kamis (15/10) didominasi berawan, dengan suhu mencapai 37°C.

Mayoritas Cuaca Jawa Tengah Besok (14/10) Berawan, Cek 6 Wilayah Berpotensi Cerah

BMKG memprakirakan cuaca besok di Jawa Tengah pada Rabu (14/10) dan Kamis (15/10) didominasi berawan, dengan suhu tertinggi 37°C.

Hasil Denmark Open 2026: Ganda Putra Indonesia Rontok, Leo/Daniel Mundur

Hasil Denmark Open 2026 babak 32 besar, Selasa (13/10), ganda putra Indonesia rontok, Leo Rolly Carnando/Daniel Marthin mundur.