M O M S M O N E Y I D
Bugar

Konsumsi Serat Rutin: Terbukti Turunkan Risiko Asam Urat hingga 31%

Konsumsi Serat Rutin: Terbukti Turunkan Risiko Asam Urat hingga 31%
Penulis: Pinky Annisa  |  Editor: Pinky Annisa


MOMSMONEY.ID - Ada beberapa alasan mengapa pasien asam urat harus rutin konsumsi serat ya. Mikrobioma usus menghubungkan asupan serat makanan dan penyakit asam urat.

Asam urat adalah bentuk radang sendi yang disebabkan oleh pengendapan kristal monosodium urat, produk metabolisme purin. Selain pengobatan dan terapi penurun kadar asam urat, manajemen penyakit jangka panjang menekankan perubahan gaya hidup, aktivitas fisik, penurunan berat badan, dan rekomendasi diet sehat.

Thipsukhon Sathapanasiri, dokter penyakit dalam, menjelaskan, penyakit asam urat berkaitan erat dengan resistensi insulin dan dianggap sebagai manifestasi dari sindrom metabolik. Oleh karena itu, asam urat sering dikaitkan dengan komorbiditas kardiometabolik dan ginjal. 

Dilansir dari Bangkokhospital.com, permukaan usus merupakan antarmuka yang luas dengan lingkungan. Mikrobioma terdiri dari kumpulan bakteri, archaea, dan eukarya. 

Baca Juga: Kadar Asam Urat Normal? Ini Cara Efektif Jaga Kesehatan Sendi

Peran mikrobioma di usus meliputi pemeliharaan kemampuan epitel usus untuk menyerap nutrisi seperti vitamin B12. Ia juga bertugas memproduksi asam lemak rantai pendek (SCFA) dan fungsi pelindung yang mendorong profil sel T, umumnya untuk anti-inflamasi. 

Selain berfungsi sebagai sumber energi, SCFA mengatur ekspresi gen, diferensiasi sel, dan apoptosis. Pada pasien asam urat, seringkali mengalami penurunan jumlah bakteri yang memicu asam urat.

Serat mampu menurunkan kadar asam urat

Konsumsi serat secara rutin dikaitkan dengan risiko lebih rendah terkena penyakit asam urat dalam Nurses' Health Study. Analisis ini mencakup 80.175 wanita yang dipantau dari tahun 1984 hingga 2018. 

Selama 34 tahun, 1.117 kasus asam urat teridentifikasi. Para peneliti memperoleh informasi pola makan melalui kuesioner frekuensi makanan yang diisi setiap 4 tahun. 

Mereka menentukan total asupan serat dan mengategorikannya ke dalam salah satu dari empat sumber yakni sereal, buah-buahan, sayuran, atau kacang-kacangan. Asupan serat makanan total yang lebih tinggi dikaitkan dengan risiko kejadian asam urat yang 31% lebih rendah.

Hubungan ini sebagian besar dipengaruhi oleh serat serealia, sumber makanan seperti sereal, roti gandum, oatmeal dan serat buah. Karena serat merupakan substrat kunci untuk mendukung pertumbuhan bakteri baik di usus, temuan ini semakin menunjukkan bahwa mikrobioma usus secara signifikan memodulasi hiperurisemia dan perkembangan penyakit asam urat.

Penelitian baru yang diterbitkan dalam Journal of Leukocyte Biology menunjukkan bahwa diet tinggi serat kemungkinan menghambat peradangan terkait asam urat. Secara spesifik, para peneliti menemukan bahwa diet tinggi serat memicu mikroorganisme di usus untuk menghasilkan asam lemak rantai pendek (SCFA) yang menginduksi apoptosis neutrofil dan penyelesaian peradangan. 

Temuan ini memiliki implikasi penting untuk pengobatan asam urat dan artritis.

Mengenal berbagai jenis serat untuk pasien asam urat

Serat makanan merupakan semua karbohidrat yang tidak dapat dicerna dan diserap oleh tubuh di usus kecil. Sehingga, membantu menggerakkan makanan melalui saluran pencernaan dan berfermentasi di usus besar.

Ada dua jenis serat utama yakni serat larut dan serat tidak larut, serat larut ketika dikonsumsi akan larut dalam air. Namun ketika bergerak melalui saluran pencernaan, serat tersebut tidak akan tercerna. 

Serat larut dapat memengaruhi penyerapan lipid (lemak) dan glukosa (gula). Serat tidak larut menambah volume pada makanan yang dikonsumsi. 

Ini memengaruhi kebiasaan buang air besar dan meningkatkan kecepatan pergerakan makanan melalui saluran pencernaan. Di usus besar, baik serat tidak larut maupun serat larut sebagian difermentasi di usus besar dan memberi makan bakteri baik di usus.

Baca Juga: Kopi Susu Picu Asam Urat? Ini Aturan Minum agar Gout Tak Kambuh

Makanan apa yang mengandung serat?

Ada banyak jenis makanan yang mengandung serat, beberapa contoh sumber serat yang baik meliputi:

  • Sereal gandum utuh
  • Roti
  • Nasi
  • Pasta
  • Oat
  • Tepung kelapa
  • Brokoli, lobak, kacang polong dan buncis.

Orang dewasa sebaiknya mengonsumsi 30gram/hari serat makanan, sedangkan anak-anak berusia 11-16 tahun sebaiknya mengonsumsi 25gram/hari. Inilah informasi mengenai alasan mengapa pasien asam urat harus rutin konsumsi serat.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Provinsi Ini Masih Alami Hujan Lebat, Cek Peringatan Dini BMKG Cuaca Besok (21/9)

BMKG memberikan peringatan dini cuaca besok Senin 21 September 2026 dengan status Waspada hujan lebat di provinsi berikut ini.

Langkah Memanfaatkan Pasar Global Lewat UMKM Bisa Ekspor

Ini adalah program yang dikembangkan oleh Kementerian Perdagangan (Kemdag) yang memanfaatkan kerjasama perdagangan yang sudah diteken.

Program Pendampingan Usaha Masih Menjadi Penopang UMKM

Pendampingan yang diberikan Kementerian UMKM mencakup segala aspek mulai dari perluasan pasar hingga pembiayaan.

Redmi Note 17 Pro Max Kantongi Sertifikasi IP68 & Fast Charger 100W

Redmi Note 17 Pro Max kantongi sertifikasi IP68. Temukan daftar peningkatan fitur proteksi yang tak ada di varian reguler.

Asian Games 2026: Wushu Sumbang Medali Pertama bagi Kontingen Indonesia

Atlet wushu putra Indonesia Seraf Naro Siregar menyumbang medali pertama bagi Kontingen Merah Putih pada Asian Games 2026. 

Bulu Tangkis Asian Games 2026: Lumat Mongolia, Tim Putri Indonesia ke Perempat Final

Hasil Bulu Tangkis Beregu Asian Games 2026 babak 16 besar, Minggu (20/9), Tim Putri Indonesia melaju ke perempat final.

Memori HP Lega Seketika Lewat Fitur Kompresi Google Photos

Penyimpanan gratis Google Photos makin terbatas. Fitur kompresi internal bisa menghemat ruang tanpa menghapus foto berharga

Promo HokBen Tebus Murah September 2026, Makan Makin Puas Mulai Rp 10.000 Saja

Nikmati promo HokBen tebus murah mulai Rp 10.000 saja. Dapatkan pilihan menu favorit Anda di sini, dari Norimaki hingga Shrimp Ball.

Makan Dua Buah Apel Rutin Efektif Menurunkan Kolesterol Tinggi Tanpa Obat

Makan dua buah apel sehari terbukti menurunkan kolesterol total hingga 5,89 mmol/L. Simak mekanisme pektin mengikat lemak jahat di sini.

Butuh Semangat Move On? Yuk, Tonton 6 Film Ini biar Semangat Habis Putus Cinta

Jika sedang patah hati karena putus cinta, beberapa film dengan tema serupa berikut bisa ditonton untuk memberikan semangat.