M O M S M O N E Y I D
Keluarga

Malas Mandi Tanda Depresi? Cek Faktanya dan Alasan Medis di Baliknya

Malas Mandi Tanda Depresi? Cek Faktanya dan Alasan Medis di Baliknya
Penulis: Ana Risma  |  Editor: Ana Risma


MOMSMONEY.ID - Menjaga kebersihan diri seperti mandi, menggosok gigi, atau berganti pakaian adalah aktivitas harian yang terbilang sederhana dan otomatis bagi kebanyakan orang. Namun, bagi sebagian individu, melangkah ke kamar mandi bisa terasa seperti mendaki gunung yang sangat tinggi.

Di masyarakat, kondisi ini kerap kali disalahartikan sebagai bentuk kemalasan, ketidakpedulian, atau pola hidup jorok semata. Padahal, dalam dunia psikologi dan kesehatan mental, ketidakmampuan untuk merawat kebersihan diri adalah salah satu indikator klinis yang sering menyertai gangguan depresi.

Fenomena malas mandi pada penderita depresi bukan disebabkan oleh rasa malas biasa, melainkan dampak nyata dari perubahan fungsi otak dan kelelahan mental yang ekstrem. Ketika seseorang mengalami gangguan depresi mayor, aspek perawatan diri harian menjadi hal pertama yang kerap terabaikan.

Baca Juga: 4 Makanan yang Harus Dihindari saat Menstruasi, Bebas Kram dan Mood Swing!

Melansir Healthline, WebMD, dan Psychology Today, berikut adalah ulasan mendalam mengenai alasan ilmiah di balik fenomena malas mandi sebagai gejala depresi.

1. Penurunan energi ekstrem dan kelelahan fisik-mental

Depresi bukan sekadar rasa sedih biasa, melainkan gangguan medis yang menguras energi fisik dan mental penderitanya secara signifikan.

Penderita depresi sering kali mengalami kondisi yang disebut executive dysfunction, yaitu penurunan fungsi otak dalam merencanakan, mengorganisir, dan mengeksekusi suatu tindakan.

Aktivitas mandi yang bagi orang sehat terasa sederhana, bagi penderita depresi membutuhkan serangkaian langkah yang sangat melelahkan. Mulai bangkit dari tempat tidur, menyiapkan baju ganti, melepas pakaian, mengatur suhu air, hingga mengeringkan badan. Kelelahan fisik dan mental yang ekstrem membuat otak menilai proses tersebut terlalu berat untuk dilakukan.

2. Kehilangan motivasi dan kemampuan merasakan kesenangan

Salah satu gejala utama dari gangguan depresi adalah anhedonia, yaitu ketidakmampuan untuk merasakan kesenangan atau kepuasan dari aktivitas yang biasanya dianggap menyegarkan.

Pada orang sehat, mandi memberikan sensasi segar, bersih, dan nyaman. Namun, bagi penderita depresi, otak mengalami penurunan sensitivitas terhadap hormon dopamin dan serotonin.

Akibatnya, sensasi segar setelah mandi tidak lagi memberikan kepuasan emosional atau rasa nyaman, sehingga motivasi internal untuk merawat diri menjadi hilang sama sekali.

Baca Juga: Nasi Panas vs Nasi Dingin, Mana yang Lebih Sehat? Ini Faktanya

3. Hilangnya rasa berharga pada diri sendiri

Depresi sering kali disertai dengan pikiran negatif yang intens, perasaan tidak berharga, serta keputusasaan yang mendalam.

Ketika seseorang berada dalam fase depresi berat, mereka dapat kehilangan kepedulian terhadap kesejahteraan tubuhnya sendiri.

Pikiran seperti "untuk apa saya mandi?" atau "tidak ada bedanya apakah saya bersih atau kotor" sering muncul secara tidak sadar. Hilangnya rasa menghargai diri sendiri (self-worth) ini membuat keinginan untuk tampil rapi dan bersih menjadi tidak lagi dianggap penting.

4. Beban sensorik dan kewalahan mental

Bagi penderita depresi yang juga mengalami kecemasan, proses mandi dapat memicu sensasi sensory overload atau kelebihan beban sensorik.

Perubahan suhu udara dari hangat ke dingin, guyuran air yang mengenai kulit, serta suara gemericik air yang keras dapat terasa sangat memicu ketidaknyamanan bagi sistem saraf yang sedang sangat rapuh.

Perasaan kewalahan menghadapi perubahan sensasi fisik tersebut membuat penderita depresi secara tidak sadar memilih untuk menghindarinya agar tetap berada di zona aman (tempat tidur).

Jika Anda atau orang terdekat sedang berada di fase ini, penting untuk tidak menghakimi atau menyalahkan diri sendiri. Cobalah menerapkan langkah-langkah kecil seperti menyeka badan dengan kain basah, menggunakan dry shampoo, atau sekadar berganti pakaian bersih tanpa harus langsung mandi secara utuh.

Apabila kondisi ini berlangsung lebih dari dua minggu dan disertai rasa putus asa, sangat disarankan untuk berkonsultasi dengan psikolog atau psikiater untuk mendapatkan penanganan medis yang tepat.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Mayoritas Cerah, Berikut Prakiraan Cuaca Sulawesi Selatan, Selasa (6/10)

Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisikan (BMKG) memperkirakan hanya Luwu Timur saja yang akan berada dalam kondisi udara kabur.   

4 Jenis Parenting yang Harus Dihindari oleh Orang Tua, Bisa Merusak Mental Anak!

Berikut adalah 4 jenis parenting yang harus dihindari oleh orang tua agar anak dapat tumbuh menjadi pribadi yang sehat, mandiri, dan tangguh.

Bukan Alternatif Aman ya! Ini 5 Bahaya Rokok Vape untuk Paru-Paru hingga Jantung

Alih-alih menjadi jalan keluar, kenali apa saja zat kimia berbahaya di dalam vape. Waspadai bahaya vape demi menjaga kesehatan jangka panjang.  

Mengatur Keuangan di Tengah Biaya Hidup Naik, Ini 5 Tonggak yang Diperlukan

Mengatur keuangan tak cukup soal gaji. Simak cara bangun dana darurat, mengendalikan utang, dan menambah aset secara bertahap.  

Jangan Dibuang ya! Ini Beragam Manfaat dan Kandungan Kulit Kentang untuk Kesehatan

Sering dibuang begitu saja, ternyata kandungan kulit kentang kaya akan serat, vitamin, dan mineral penting. Simak manfaat lengkapnya di sini!  

Diet Golongan Darah AB: Ini Makanan yang Baik Dikonsumsi & Harus Dihindari, Apa Saja?

Ketahui jenis daging, susu, sayur, hingga buah yang tepat untuk diet golongan darah AB. Jaga keseimbangan tubuh Anda mulai sekarang ya.  

Sekali Lagi, Informasi, Penanganan dan Tip Pencegahan Influenza

Berikut sejumlah penanganan dan tip untuk pencegahan influenza yang hingga kini  masih menjadi perhatian khalayak banyak.

Anomali, Suhu di Indonesia Selama September 2026 Lebih Panas Hampir 1°C

BMKG mencatat, Indonesia mengalami anomali suhu selama September 2028. Suhu udara di negara kita lebih panas dibanding rata-rata.

Dorong Wisman Jajaki Destinasi Domestik Via Garuda Indonesia Stopover Program

Garuda Indonesia Stopover Program diperkenalkan untuk memperluas kunjungan wisatawan mancanegara ke berbagai destinasi di Indonesia.

Cuaca Jawa Tengah Besok (6/10) dan Lusa: Berawan di Hampir Semua Wilayah, Suhu 36°C

BMKG prakirakan cuaca wilayah Jawa Tengah pada 6-7 Oktober didominasi berawan, dengan suhu mencapai 36 derajat Celsius di sejumlah daerah.