M O M S M O N E Y I D
Santai

Gunung Makin Digemari Sebagai Tempat Wisata Baru, Ini Faktor Pendukungnya

Gunung Makin Digemari Sebagai Tempat Wisata Baru, Ini Faktor Pendukungnya
Reporter: Danielisa Putriadita  |  Editor: Danielisa Putriadita


MOMSMONEY.ID - Mendaki gunung kini tidak lagi menjadi aktivitas yang identik dengan para pencinta alam atau pendaki berpengalaman. Dalam beberapa tahun terakhir, terlihat minat masyarakat untuk mendaki gunung meningkat. Peminatnya datang dari berbagai kalangan dan menjadikan pendakian sebagai pilihan untuk menghabiskan akhir pekan atau liburan. 

Riza Purnama yang hobi mendaki gunung pun menyadari sendiri bahwa benar kini semakin banyak orang yang pergi mendaki. Reza merasakan tempat pendakian kini menjadi lebih ramai. Sampai-sampai Reza kaget karena melihat padatnya pendaki saat ia mendaki Gunung Gede, belum lama ini. 

"Cukup shock, kemarin, di Gunung Gede sangat banyak orang, sampai jalur pendakian tersendat," kata Reza yang sudah mendaki 13 gunung di Indonesia.

Banyak faktor yang membuat masyarakat Indonesia saat ini jadi keranjingan mendaki. Salah satu faktor yang paling mendukung adalah digitalisasi pada ekosistem dan industri pendakian dalam negeri. 

Achmad Hafid Founder aplikasi MDPL mengamati aktivitas mendaki gunung kini banyak dilakukan oleh kalangan anak muda. Jadi, generasi pendaki saat ini adalah generasi muda yang tumbuh bersama teknologi. 

Baca Juga: 5 Manfaat Mendaki Gunung untuk Kesehatan Mental, Rahasia Sembuh Lewat Alam

Tentunya, anak muda memiliki literasi digital yang sangat baik dan erat dengan penggunaan media sosial. Dampaknya, media sosial berperan besar pada meningkatnya keinginan masyarakat untuk mendaki. 

"Konten pendakian sangat mudah viral, dan sertiap foto di puncak gunung yang dibagikan pada dasarnya adalah undangan bagi orang lain untuk ikut mendaki," kata Achmad, Kamis (23/7). 

Irfani Fahri Founder aplikasi Kegunung.id juga sependapat, bahwa media sosial jadi pendorong terbesar meningkatnya aktivitas mendaki gunung. "Mendaki sekarang menjadi sesuatu yang aspirasional, bukan lagi hobi kalangan tertentu," kata Irfan. 

Selain itu, akses untuk mendaki kini juga semakin mudah berkat teknologi digital. Banyak jalur dan platform digital yang menerapkan sistem kuota dan pendaftaran atau pembelian tiket mendaki secara online. 

Selain itu, jumlah pendaki baru juga terus bertambah karena terbantu oleh informasi mengenai pendakian yang bisa diakses melalui berbagai aplikasi pendakian. 

Faizurrohmat CEO Gearberg juga mengatakan akses informasi mengenai pendakian yang kini gampang diakses melalui platform digital, membuat masyarakat lebih percaya diri untuk merencanakan pendakian. 

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Sekali Lagi, Informasi, Penanganan dan Tip Pencegahan Influenza

Berikut sejumlah penanganan dan tip untuk pencegahan influenza yang hingga kini  masih menjadi perhatian khalayak banyak.

Anomali, Suhu di Indonesia Selama September 2026 Lebih Panas Hampir 1°C

BMKG mencatat, Indonesia mengalami anomali suhu selama September 2028. Suhu udara di negara kita lebih panas dibanding rata-rata.

Dorong Wisman Jajaki Destinasi Domestik Via Garuda Indonesia Stopover Program

Garuda Indonesia Stopover Program diperkenalkan untuk memperluas kunjungan wisatawan mancanegara ke berbagai destinasi di Indonesia.

Cuaca Jawa Tengah Besok (6/10) dan Lusa: Berawan di Hampir Semua Wilayah, Suhu 36°C

BMKG prakirakan cuaca wilayah Jawa Tengah pada 6-7 Oktober didominasi berawan, dengan suhu mencapai 36 derajat Celsius di sejumlah daerah.

Konsultasi ke Psikolog Bahas Apa Saja? Ini Topik yang Paling Banyak Dibicarakan

Beragam persoalan bisa dibawa ke psikolog, mulai dari persoalan emosi dan hubungan keluarga hingga terjadinya depresi dan kecemasan.

Cuaca Jawa Timur Besok (6/10) dan Lusa: Berawan Mendominasi, Suhu Tembus 37°C

BMKG memprakirakan cuaca Jawa Timur besok (6/10) dan lusa (7/10) didominasi berawan dan udara kabur, tanpa hujan.

Mayoritas Cuaca Jawa Barat Besok (6/10) Diprediksi Berawan, Tapi Ada Potensi Hujan

BMKG memprakirakan cuaca Jawa Barat pada 6-7 Oktober didominasi berawan, dengan sejumlah wilayah berpotensi hujan.  

Hampir Seluruh Wilayah Diguyur Hujan, Cek Cuaca Sumatera Utara Besok (6/10)

BMKG memprakirakan hampir seluruh wilayah Sumatera Utara hujan besok (6/10). Hujan sedang diprediksi terjadi di Labuhanbatu dan Dairi.

Semua Wilayah Diprediksi Cerah, Pantau Cuaca Yogyakarta Besok (6/10)

BMKG memprakirakan seluruh wilayah Yogyakarta cerah besok (6/10). Suhu udara berada di kisaran 23–32 derajat Celsius.

Ramalan Cuaca Sumatra Selatan Besok (6/10) Didominasi Udara Kabur. Suhu Tembus 37°C

Cuaca Sumatra Selatan besok diprakirakan didominasi udara kabur. Suhu udara mencapai 37 derajat Celsius di empat wilayah. SImak tiap wilayah.