M O M S M O N E Y I D
Bugar

Risiko Asam Urat Tinggi: Tes Genetik Bisa Selamatkan Masa Depan Anda

Risiko Asam Urat Tinggi: Tes Genetik Bisa Selamatkan Masa Depan Anda
Penulis: Pinky Annisa  |  Editor: Pinky Annisa


MOMSMONEY.ID - Cara mencegah asam urat tinggi pada orang dengan risiko genetik penting untuk dilakukan. Banyak yang percaya bahwa faktor diet dan gaya hidup adalah peicu utama asam urat tinggi.

Padahal, pada banyak kasus faktor genetika memainkan peran yang jauh lebih besar. Dr. N. Lawrence Edwards, dokter reumatologi, menjelaskan, tingkat pewarisan asam urat adalah 65% dan diperkirakan 20% penderita asam urat memiliki kerabat dekat yang juga menderita kondisi tersebut. 

Risiko terkena asam urat lebih tinggi jika itu adalah kerabat tingkat pertama, seperti saudara kandung atau orang tua. Banyak gen terlibat dalam produksi, metabolisme, dan ekskresi asam urat. 

Dilansir dari Gouteducation.org, variasi pada gen-gen ini dapat menyebabkan perbedaan kadar asam urat antar individu dan mempengaruhi risiko asam urat.

Faktor genetik ini sangat penting untuk memahami cara mengidentifikasi individu yang berisiko terkena asam urat dan menciptakan terapi yang tepat sasaran.

Baca Juga: Bahaya Asam Urat Tinggi: Ginjal, Jantung, Stroke, dan Diabetes Mengintai!

Asam urat karena faktor genetik

Terdapat hubungan yang jelas antara genetika dan pola makan serta gaya hidup penderita asam urat. Fokus pada gen-gen tertentu akan menunjukkan hubungan antara asam urat dan genetika.

Mari kita telusuri lebih dalam dua gen kunci yang terkait dengan penyakit asam urat

1. Gen SLC2A9

Gen SLC2A9 sangat penting dalam penyakit asam urat karena mengode protein yang terlibat dalam transportasi asam urat. Variasi pada gen ini dapat mempengaruhi seberapa efisien asam urat dikeluarkan dari tubuh. 

Varian tertentu dari gen SLC2A9 dikaitkan dengan kadar asam urat serum yang lebih rendah dan bervariasi serta penurunan risiko asam urat. Mutasi SLC2A9 lainnya juga dikaitkan dengan peningkatan asam urat pada populasi kulit putih, Tionghoa, dan ekskresi fraksional urat yang rendah pada kelompok Jerman dan Inggris.

2. Gen ABCG2

Gen lain yang mempengaruhi penyakit asam urat adalah ABCG2, memainkan peran penting dalam ekskresi asam urat oleh usus. Mutasi pada gen ABCG2 dapat menyebabkan penurunan efisiensi ekskresi asam urat serta mengganggu penyerapan allopurinol. 

Varian umum gen ini berdampak tidak proporsional pada populasi Afrika dan Asia Tenggara. 

3. Gen SLC22A12

Selanjutnya ada gen SLC22A12 yang mengatur produksi URAT-1, protein pengangkut asam urat yang paling penting. Mutasi pada SLC22A12 dapat menyebabkan peningkatan maupun penurunan kadar asam urat. 

Pengujian genetik dan kemajuan teknologi memungkinkan untuk mengidentifikasi individu yang berisiko terkena asam urat. Pengujian genetik memungkinkan tersedianya informasi untuk intervensi dini dan strategi pengelolaan kondisi yang tepat. 

Baca Juga: Urin Gelap Bukan Hal Biasa! Jadi Gejala Asam Urat yang Harus Diwaspadai

Bagaimana cara mencegah asam urat?

Anda dapat mencegah asam urat dengan mengadopsi pola makan dan gaya hidup yang lebih sehat. Lakukan beberapa langkah berikut:

1. Minumlah air putih

Awali hari dengan minum segelas air putih  atau tambahkan perasan jus lemon segar, mentimun, atau stroberi tanpa pemanis tambahan. Pastikan untuk minum 7 hingga 11 gelas air putih lagi sepanjang hari untuk membantu membersihkan kelebihan asam urat dari ginjal. 

Jika Anda berolahraga, minumlah lebih banyak dari 8-12 gelas air putih. 

2. Hindari makanan tinggi purin

Purin adalah senyawa yang menyebabkan lonjakan asam urat dalam aliran darah. Jika Anda menderita asam urat, hindari:

  • Minuman manis, soda, dan makanan olahan
  • Jeroan
  • Kerang
  • Sarden
  • Ragi
  • Lemak jenuh
  • Makanan cepat saji
  • Bir
  • Daging merah
  • Ikan salmon

3. Konsumsi sayuran

Sebagian besar sayuran (baik untuk mencegah asam urat dan bantu menyediakan nutrisi serta hidrasi bagi tubuh. Berikut ini adalah makanan rendah purin yang baik untuk dikonsumsi: 

  • Sayuran berdaun hijau  
  • Brokoli
  • Wortel
  • Sayuran ungu
  • Biji-bijian utuh
  • Beras
  • Kentang
  • Selai kacang
  • Sebagian besar kacang
  • Ceri

4. Bergerak dan berolahraga

Anda perlu berolahraga dengan intensitas rendah jika mengalami serangan asam urat. Olahraga membantu tubuh membuang kelebihan asam urat. 

Menggerakkan persendian juga menghasilkan cairan sinovial, pelumas yang mengurangi gesekan dan meredakan nyeri. Anda juga bisa berkebun hingga memotong rumput agar tetap aktif bergerak.

5. Menurunkan berat badan

Setelah menerapkan kebiasaan makan dan gaya hidup yang lebih sehat, berat badan berlebih juga akan berkurang. Obesitas adalah salah satu faktor risiko utama untuk mengembangkan penyakit asam urat. 

Lakukan perubahan yang Anda perlukan untuk mencegah asam urat dengan menjalani pola hidup yang sehat. Itu dia ringkasan yang memuat tentang cara mencegah asam urat tinggi pada orang dengan risiko genetik.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Rahasia Langsing Alami, Ini 6 Manfaat Air Lemon untuk Diet dan Kesehatan, Coba yuk

Ketahui berbagai manfaat air lemon untuk diet, mulai dari melancarkan pencernaan hingga meningkatkan metabolisme tubuh.  

7 Tips Diet Rendah Purin yang Ampuh Cegah Asam Urat Kambuh, Banyak Minum Air Putih

Ini dia tips diet rendah purin yang efektif untuk menjaga kadar asam urat tetap stabil dan mencegah pembentukan kristal di persendian.  

Selimut Perca Kembali Populer? Ini Cara Menatanya biar Rumah Tetap Personal

Selimut perca kembali populer pada tahun 2026. Simak alasan trennya dan cara menata quilt agar rumah terasa hangat, unik, dan personal.

Prediksi Warna Interior Hijau Zaitun Jadi Tren Rumah yang Lebih Teduh Alami

Tren warna interior 2027 mengarah pada hijau zaitun dan warna bumi yang membuat rumah terasa hangat, tenang, dan natural.

Hujan Lebat Tetap Turun di Provinsi Ini, Cek Peringatan Dini BMKG Cuaca Besok (5/9)

BMKG memberikan peringatan dini cuaca besok Sabtu 5 September 2026 dengan status Waspada hujan lebat cuma di provinsi berikut ini.

Ke Ideafest 2026, Pengunjung Bisa Belajar Pilah Sampah juga lo

​Indofood bersama Rekosistem menyediakan 15 titik pengumpulan sampah di area Ideafest 2026 untuk mengajak pengunjung belajar memilah sampah.

Cek Prakiraan Cuaca DKI Jakarta di Akhir Pekan, Dominan Cerah dan Berawan

​BMKG memperkirakan cuaca besok di wilayah DKI Jakarta akan didominasi cuaca berawan, sementara lusa akan cerah di seluruh wilayah.

Keliling Yogyakarta Akhir Pekan? Simak Prakiraan Cuaca Besok (5/9) dan Lusa

BMKG memprakirakan cuaca wilayah Yogyakarta, besok (5/9), didominasi udara kabur dan berawan. Cek selengkapnya!

Akhir Pekan Berpotensi Hujan, Pantau Cuaca Sumatera Utara Besok (5/9) dan Lusa

Sejumlah wilayah Sumut berpotensi hujan ringan besok (5/9) dan lusa. Suhu udara diprakirakan mencapai 35°C di beberapa daerah.

Digitalisasi Alur Kerja Klinis, Kaiser Cancer Center Adosi EpiSoft

Kaiser Cancer Center mengimplementasikan EpiSoft, platform rekam medis elektronik khusus onkologi yang dikembangkan di Australia.​