MOMSMONEY.ID - Cara mengontrol kadar asam urat normal saat Idul Adha. Konsumsi daging merah saat Idul Adha membutuhkan perencanaan yang lebih cermat, terutama bagi individu dengan penyakit seperti asam urat, penyakit jantung, hipertensi, dan diabetes.
Dr. Gülen Ecem Kalkan, asisten profesor di Departemen Nutrisi dan Dietetika di Universitas Atlas Istanbul, menjelaskan, pasien jantung harus menghindari bagian-bagian yang tinggi lemak jenuh. Ekor, iga, dan lemak harus dibatasi sebisa mungkin.
Potongan daging tanpa lemak seperti paha dan pantat sebaiknya dipilih sebagai gantinya. Untuk pasien asam urat, hindari konsumsi daging merah dalam jumlah banyak dan hindari bagian jeroan seperti hati, otak, ginjal dan paru.
Dilansir dari Apkamuaalij.com, pasien dianjurkan agar konsumsi daging harian sekitar 90-120 gram dengan metode merebus atau memanggang.
Baca Juga: Sendi Bengkak Tak Selalu Asam Urat! Waspadai Hallux Rigidus yang Mengancam!
Bagaimana asam urat memengaruhi tubuh?
Asam urat berperan dalam menjaga keseimbangan kimia tubuh. Kadar asam urat normal berkisar antara 3,4 hingga 7,0 mg/dL pada pria dan 2,4 hingga 6,0 mg/dL pada wanita.
Kadar asam urat tinggi bisa menyebabkan penyakit asam urat, mengakibatkan nyeri dan pembengkakan sendi yang parah. Hal ini juga dapat menyebabkan batu ginjal dan penyakit ginjal kronis.
Kadar asam urat tinggi meningkatkan risiko penyakit jantung dan hipertensi, serta berkontribusi pada diabetes tipe 2.
Gejala umum kadar asam urat tinggi
Kadar asam urat yang tinggi dapat menyebabkan berbagai gejala, terutama yang berkaitan dengan batu ginjal dan asam urat:
- Nyeri sendi yang parah, biasanya pada jempol kaki.
- Pembengkakan, kemerahan, dan nyeri tekan.
- Menyebabkan batu ginjal, gejalanya meliputi mual, urin keruh atau berbau busuk, darah dalam urin, dan sering buang air kecil.
Perayaan Idul Adha dan kadar asam urat
Hidangan Idul Adha kaya akan makanan yang didominasi daging. Mengonsumsi makanan kaya purin dalam jumlah besar selama Idul Adha meningkatkan risiko batu ginjal dan asam urat.
Pilihlah potongan daging yang lebih rendah lemak, sertakan banyak buah dan sayuran, dan tetap terhidrasi. Untuk mengelola kadar asam urat selama Idul Adha, pertimbangkan untuk memasukkan alternatif rendah purin:
- Sertakan buah-buahan segar, sayuran, dan biji-bijian utuh untuk menjaga kadar asam urat.
- Gunakan rempah-rempah seperti mint, ketumbar, dan kunyit untuk meningkatkan rasa tanpa bahan-bahan yang mengandung purin tinggi.
- Sajikan porsi daging yang lebih kecil dan isi sisa piring dengan sayuran, salad, dan biji-bijian utuh.
- Pilih potongan daging yang lebih rendah lemak, seperti tenderloin atau sirloin, dan buang lemak sebelum dimasak.
- Sertakan berbagai macam hidangan, termasuk pilihan vegetarian, kukus daging daripada menggorengnya.
- Minumlah banyak air putih untuk membantu pencernaan dan mencegah makan berlebihan.
- Makanlah perlahan dan nikmati setiap suapan, perhatikan sinyal lapar dan kenyang dari tubuh untuk menghindari makan berlebihan.
Baca Juga: Asam Urat Tinggi? Sayuran Murah Ini Kunci Penurunnya, Labu Siam hingga Pare
Membatasi konsumsi daging untuk pasien asam urat
Pengendalian porsi adalah kuncinya, batasi konsumsi daging merah hingga kurang dari 200 gram. Konsumsilah sup, sayuran kukus, dan salad untuk menetralkan efek asam dari daging merah.
Usahakan untuk menghindari daging yang dimasak dengan bumbu kari yang terlalu banyak, karena tinggi minyak, terlalu pedas, dan dapat mengiritasi saluran pencernaan. Pilihlah porsi terbatas dari olahan daging panggang dan tumis.
Saat membeli potongan daging dari tukang daging, pastikan untuk meminta agar semua lemaknya dibuang karena daging merah berlemak sangat berbahaya. Kurangi konsumsi garam dan hindari daging merah olahan untuk menjaga asupan natrium tetap terkontrol.
Menjaga kadar asam urat yang tepat selama Idul Adha sangat penting untuk kesehatan secara keseluruhan. Memprioritaskan pilihan minuman sehat dan fokus pada hidrasi dengan air dapat membantu mengontrol kadar asam urat. Sekian informasi mengenai cara mengontrol kadar asam urat normal.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News