M O M S M O N E Y I D
Bugar

Kesehatan Ginjal: Waspada Daging Kambing, Pemicu Asam Urat Tinggi

Kesehatan Ginjal: Waspada Daging Kambing, Pemicu Asam Urat Tinggi
Penulis: Pinky Annisa  |  Editor: Pinky Annisa


MOMSMONEY.ID - Tak hanya menyebabkan asam urat tinggi, daging kambing juga harus dihindari oleh pasien dengan kondisi medis tertentu. Contohnya, pasien penyakit ginjal hingga kolesterol tinggi.

Dr. Balentine, Kepala Petugas Medis dan Wakil Presiden Eksekutif Rumah Sakit dan Sistem Perawatan Kesehatan St. Barnabas di Bronx, AS, menjelaskan, daging kambing kaya akan purin. 

Oleh karena itu, penderita asam urat sebaiknya menghindari konsumsinya karena bisa menyebabkan kekambuhan. Kandungan purin yang tinggi dalam daging kambing juga bisa menjadi masalah bagi penderita masalah ginjal. 

Ketika purin dipecah dalam tubuh, ia menghasilkan asam urat yang dapat meningkatkan risiko batu ginjal atau masalah terkait ginjal lainnya. Daging kambing memang sumber protein yang baik, tetapi juga relatif tinggi lemak. 

Baca Juga: Kebiasaan Sehari-hari Ini Bikin Asam Urat Normal: Nyeri Sendi Minggat

Dilansir dari Medicinenet.com, orang dengan kadar kolesterol tinggi perlu membatasi konsumsi daging kambing atau memilih potongan yang lebih rendah lemak untuk mengurangi asupan lemak jenuh dan trans. Daging kambing juga bisa menjadi sumber bakteri berbahaya seperti Salmonella. 

Bayi dan anak kecil lebih rentan terhadap jenis infeksi ini, jadi penting untuk memasak daging kambing hingga matang untuk mengurangi risiko penyakit bawaan makanan.

Penyebab lain asam urat tinggi

Asam urat akan menumpuk dan membentuk kristal di persendian. Endapan kristal asam urat menyebabkan peradangan pada persendian.

Sendi akan terasa nyeri, merah, panas, dan bengkak. Penyebab peningkatan kadar asam urat dalam darah meliputi genetika, obesitas, obat-obatan tertentu seperti diuretik  dan penurunan fungsi ginjal kronis.

Diagnosis penyakit asam urat tinggi

Metode paling andal untuk mendiagnosis asam urat adalah dengan mendemonstrasikan kristal asam urat dalam cairan sendi yang telah diambil dari sendi yang meradang atau artrosentesis. Dokter reumatologi atau ortopedi akan mengambil cairan dari sendi. 

Cairan tersebut akan diperiksa di bawah mikroskop untuk melihat apakah terdapat kristal asam urat. Untuk pengobatan harus disesuaikan dengan kondisi masing-masing pasien.

Jika asam urat ringan dan tidak menimbulkan komplikasi dapat diobati dengan perubahan pola makan dan gaya hidup. Jika terdapat batu ginjal asam urat, tofi, atau kerusakan sendi maka pasien akan diresepkan obat-obatan untuk menurunkan kadar asam urat dalam darah.

Baca Juga: Waspada! Asam Urat Tak Diobati Picu Kerusakan Ginjal hingga Jantung

Bagaimana cara menghilangkan nyeri asam urat dengan cepat?

Obat-obatan untuk pengobatan asam urat umumnya terbagi dalam tiga kategori yaitu obat penurun asam urat, obat profilaksis, dan obat pereda nyeri. Obat-obatan ini mengurangi jumlah total asam urat dalam tubuh dan mengurangi ukuran tofi.

Obat penurun asam urat meliputi Allopurinol, Febuxostat, Probenecid, dan Pegloticase. Obat profilaksis digunakan selama kurang lebih enam bulan pertama terapi dengan obat penurun kadar asam urat yang tinggi. 

Colcrys dan semua NSAID seperti Indometasin, Diklofenak, Ibuprofen, atau Natrium Naproksen sering digunakan sebagai obat profilaksis. Dengan mengonsumsi salah satu obat profilaksis selama enam bulan dengan Allopurinol atau Febuxostat, risiko mengalami serangan asam urat selama periode ini akan berkurang. 

Obat profilaksis tidak bisa digunakan bersamaan dengan Krystexxa. Baik Kolkisin maupun NSAID dapat digunakan selama serangan asam urat akut untuk mengurangi peradangan dan nyeri. 

Kortikosteroid seperti Prednison, Metilprednisolon, dan Prednisolon juga dapat digunakan selama serangan asam urat akut. Namun, dosis total steroid umumnya dibatasi karena potensi pembentukan katarak dan kehilangan massa tulang. Sekian informasi mengenai daging kambing yang bisa membuat asam urat naik.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Antisipasi Hujan, Pantau Prakiraan Cuaca Sumatra Barat Selasa (4/8) dan Lusa

BMKG memprakirakan cuaca di Sumatra Barat pada besok (4/8) dan lusa didominasi berawan, dengan suhu 17-31 derajat Celsius.

Prakiraan Cuaca Bali Besok (4/8) dan Lusa, Waspada Udara Kabur

BMKG memprakirakan cuaca Bali pada Selasa (4/8) didominasi cerah. Namun, pada Rabu, waspadai udara kabur dan kabut asap.

Prakiraan Cuaca Jawa Timur Besok (4/8) Cerah Dominan, Kabut di Sejumlah Daerah

BMKG memprakirakan cuaca Jawa Timur pada Selasa-Rabu didominasi cerah dan berawan dengan kabut di sejumlah wilayah.

Cek Prakiraan Cuaca Jawa Tengah Besok Selasa (4/8), Mayoritas Wilayah Cerah

BMKG memprakirakan cuaca Jawa Tengah pada Selasa-Rabu didominasi cerah hingga berawan dengan suhu 15-33 °C

Levi’s Rilis Kampanye Keep it Loose, Hadirkan Gaya Preppy Klasik yang Lebih Bebas

Levi’s memperkenalkan kampanye terbaru bertajuk Keep it Loose yang menyoroti produk Loose Prep.        

Waspada Hujan Guyur Daerah Ini, Cek Prakiraan Cuaca di Banten Besok Selasa (3/8)

​BMKG memperkirakan hujan ringan akan turun di sejumlah wilayah di Banten besok, sementara lusa di seluruh wilayah akan berawan.

Cuaca Jawa Barat Besok (4/8) dan Lusa Didominasi Berawan, Ini Daftar Lengkapnya

BMKG memprakirakan cuaca Jawa Barat pada Selasa-Rabu didominasi berawan, dengan hujan ringan di sejumlah wilayah.

Prediksi Indonesia Vs Vietnam ASEAN Championship 2026, Berakhir Imbang?

Prediksi Indonesia vs Vietnam di ASEAN Championship 2026, duel penting Grup A dengan peluang besar menuju semifinal.

Pantau Prakiraan Cuaca DKI Jakarta Besok Selasa (4/8), Diprediksi Cerah

​BMKG memperkirakan cuaca besok di seluruh wilayah DKI Jakarta akan cerah, sementara lusa akan didominasi cuaca berawan.

600.000 Lebih Kasus Kebutaan akibat Katarak, Akses Pengobatan Masih Jadi Tantangan

Operasi katarak masih menjadi harapan banyak warga, akses layanan di daerah terpencil masih menjadi tantangan.