MOMSMONEY.ID - Ruang makan tak harus ikut tren. Simak 5 ide timeless yang nyaman, praktis, dan cocok diterapkan di rumah Indonesia.
Ruang makan bukan cuma tempat untuk menyantap hidangan bersama keluarga. Di banyak rumah Indonesia, meja makan juga menjadi ruang untuk mengobrol, menerima tamu, hingga berkumpul setelah menjalani aktivitas seharian.
Karena itu, dekorasi ruang makan sebaiknya tidak hanya mengejar tampilan yang sedang populer, tetapi juga nyaman digunakan dalam waktu lama.
Melansir dari The Spruce, desainer interior menyarankan material alami, warna netral, serta perpaduan furnitur lama dan baru sebagai cara membuat ruang makan tetap menarik meski tren berganti.
“Ruang yang tak lekang oleh waktu bukan tentang menjaga semuanya tetap sempurna, melainkan memilih material yang menceritakan sebuah kisah,” ujar desainer interior Callie Rippolone.
Baca Juga: 9 Ide Menaruh Microwave di Dapur biar Ruang Hemat dan Tetap Estetik
Meja makan berbahan alami
Meja merupakan pusat perhatian di ruang makan sehingga sebaiknya tidak dipilih hanya karena modelnya sedang tren. Kayu solid, misalnya, bisa memberikan kesan hangat sekaligus mudah dipadukan dengan berbagai gaya interior.
Untuk rumah dengan ruang terbatas, ukuran meja juga perlu diperhatikan. Jangan sampai furnitur yang terlalu besar membuat orang kesulitan bergerak atau menarik kursi dengan nyaman.
Material yang memiliki karakter alami juga tidak harus selalu terlihat sempurna. Bekas pemakaian justru dapat membuat meja terasa lebih personal seiring waktu.
Kursi dengan tekstur sederhana
Kursi makan tidak perlu memakai motif yang terlalu ramai. Kain bertekstur seperti linen, chenille, atau bahan tenun dapat membuat ruangan terasa hangat tanpa terlalu terikat pada tren tertentu.
Untuk penggunaan sehari hari, pilih pelapis yang mudah dibersihkan. Pertimbangan ini penting terutama bagi keluarga yang sering makan bersama anak atau menggunakan ruang makan untuk berbagai aktivitas.
Dinding dengan sentuhan personal
Dinding kosong bisa menjadi bagian yang membuat ruang makan terasa monoton. Cat bernuansa lembut, wallpaper sederhana, atau karya seni keluarga dapat memberikan karakter tanpa membutuhkan banyak dekorasi.
Tracy Morris menilai dinding memiliki peran penting dalam menghadirkan kedalaman visual. Namun, tidak perlu membuatnya terlalu ramai. Pilih warna dan dekorasi yang masih nyaman dipandang ketika selera interior berubah.
Karpet sebagai penyeimbang
Karpet dapat membantu membuat meja dan kursi terlihat lebih menyatu dengan keseluruhan ruangan. Pilihan warna netral atau pola klasik juga cenderung lebih mudah dipertahankan dibandingkan motif yang sangat mengikuti tren.
Selain mempercantik ruang makan, karpet dapat membantu meredam pantulan suara dari lantai keras seperti keramik. Pilih ukuran yang cukup agar kaki meja dan kursi tetap berada di atas karpet saat kursi ditarik.
Baca Juga: 5 Pekerjaan Online dari Rumah yang Bisa Dicoba Pemula dan Prospeknya
Padukan barang lama dan baru
Tidak semua furnitur harus dibeli dalam waktu bersamaan. Justru, memadukan barang baru dengan furnitur lama, karya seni vintage, atau benda peninggalan keluarga bisa membuat ruang makan terasa lebih hidup.
Jeanne Hayes menyarankan penggunaan benda yang memiliki cerita pribadi karena dapat memberikan kehangatan dan karakter. Cara ini juga membuat dekorasi rumah terasa lebih autentik, bukan seperti ruangan yang seluruhnya dibuat untuk mengikuti katalog tren.
Jika ingin menerapkannya, Moms bisa mulai dengan langkah sederhana:
- Pertahankan furnitur lama yang masih layak digunakan.
- Pilih satu furnitur baru sebagai pelengkap.
- Tambahkan karya seni atau benda keluarga yang punya nilai sentimental.
- Gunakan warna netral agar barang lama dan baru tetap terlihat menyatu.
Ruang makan timeless lebih mengutamakan kenyamanan
Membuat ruang makan timeless tidak berarti harus menggunakan furnitur mahal atau menjadikannya terlihat formal. Kunci utamanya adalah memilih elemen yang nyaman, mudah dirawat, memiliki karakter, dan tidak cepat terasa usang.
Ketika tren interior berubah, Moms tidak perlu mengganti semuanya. Cukup ubah aksesori kecil, dekorasi meja, sarung kursi, atau karya seni di dinding untuk menghadirkan suasana baru.
Pada akhirnya, ruang makan yang paling menarik bukan yang paling mengikuti tren. Ruangan yang terasa nyaman, mencerminkan kepribadian penghuni, dan menyimpan cerita keluarga justru bisa menjadi bagian rumah yang tetap menyenangkan untuk digunakan bertahun tahun.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News