MOMSMONEY.ID - Uang habis total? Simak cara bertahan, mengatur kebutuhan, mencari pemasukan, dan memulihkan keuangan secara bertahap.
Uang habis total ketika pemasukan berikutnya masih jauh memang bikin kepala pusing. Namun, kondisi seperti ini sebaiknya tidak dihadapi dengan keputusan terburu buru yang justru menambah beban. Kebutuhan makan, tempat tinggal, transportasi, listrik, air, dan kesehatan perlu diamankan terlebih dahulu.
Melansir dari takechargeamerica, orang yang mengalami kesulitan finansial dianjurkan menstabilkan kebutuhan dasar sekaligus berkomunikasi dengan pihak yang harus dibayar. Setelah itu, barulah fokus mencari pemasukan dan bantuan yang memungkinkan.
Mulai dari menghitung apa yang masih tersedia
Sebelum mengambil keputusan, cek kembali saldo, uang tunai, bahan makanan, serta tagihan yang paling dekat jatuh tempo. Dari sini, pisahkan kebutuhan menjadi tiga kelompok yaitu harus dipenuhi sekarang, masih bisa ditunda, dan tidak penting.
Cara ini terlihat sederhana, tetapi bisa mencegah uang terakhir habis untuk sesuatu yang sebenarnya masih dapat ditunda.
Baca Juga: 5 Pekerjaan Online dari Rumah yang Bisa Dicoba Pemula dan Prospeknya
Dahulukan kebutuhan pokok
Makanan dan tempat tinggal merupakan prioritas utama. Jika masih ada stok bahan pangan, manfaatkan terlebih dahulu agar tidak perlu mengeluarkan uang untuk belanja yang belum mendesak.
Melansir dari themoneyprinciple, memeriksa persediaan makanan sebelum berbelanja dapat membantu mengurangi pengeluaran yang tidak diperlukan.
Untuk sementara, hentikan pengeluaran seperti nongkrong, hiburan, langganan digital, belanja impulsif, atau kebutuhan lain yang masih bisa ditunda.
Jangan menghilang saat tagihan datang
Jika belum mampu membayar sewa, cicilan, atau tagihan tertentu, jangan memilih diam. Hubungi pihak terkait dan jelaskan kondisi secara terbuka.
Tanyakan apakah ada pilihan penjadwalan pembayaran atau keringanan yang sesuai kebijakan mereka. Jangan menganggap semua tagihan bisa ditunda karena setiap penyedia memiliki aturan berbeda.
Cari pemasukan tanpa modal besar
Ketika uang benar benar kosong, kemampuan yang sudah dimiliki bisa menjadi modal pertama. Tidak perlu langsung mencari pekerjaan dengan penghasilan besar. Beberapa pilihan yang dapat dicoba:
- Menjual barang yang sudah jarang digunakan.
- Mengambil pekerjaan lepas sesuai keahlian.
- Menawarkan jasa bersih bersih rumah atau mencuci kendaraan.
- Menjadi tutor atau pengajar privat.
- Mencari pekerjaan harian atau paruh waktu.
- Menawarkan jasa menulis, desain, administrasi, atau pekerjaan digital.
Pemasukan kecil yang bisa diperoleh lebih cepat tetap berguna untuk melewati kebutuhan mendesak.
Baca Juga: Atur Keuangan Berdasarkan Siklus Menstruasi Moms, Begini Caranya
Cek bantuan dari pemerintah
Jika kondisi keuangan benar benar sulit, jangan ragu memeriksa bantuan yang tersedia melalui kanal resmi. Cek Bansos Kemensos menggunakan Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional atau DTSEN sebagai salah satu dasar data untuk penyaluran bantuan sosial.
Cek Bansos Kemensos
Bagi pekerja yang kehilangan pekerjaan dan memenuhi persyaratan, Jaminan Kehilangan Pekerjaan atau JKP juga dapat diperiksa. Program ini mencakup manfaat uang tunai, akses informasi pasar kerja, dan pelatihan kerja. Informasi JKP Kementerian Ketenagakerjaan
Jangan langsung menambah utang
Pinjaman memang terlihat seperti solusi cepat ketika uang habis. Namun, jika pemasukan belum jelas, kewajiban baru bisa membuat kondisi bulan berikutnya semakin berat.
Sebelum mengambil utang, hitung kemampuan membayar dan pastikan kebutuhan tersebut benar benar mendesak. Jangan sampai masalah sementara berubah menjadi beban jangka panjang.
Bangun keuangan sedikit demi sedikit
Setelah pemasukan kembali berjalan, jangan langsung mengembalikan semua kebiasaan belanja. Susun kembali anggaran berdasarkan kebutuhan pokok, kewajiban, dan dana cadangan.
Kehabisan uang bukan situasi yang mudah, tetapi bukan berarti tidak ada jalan keluar. Mengamankan kebutuhan utama, menekan pengeluaran, mencari pemasukan realistis, dan memanfaatkan bantuan yang tersedia, kondisi keuangan bisa perlahan kembali stabil.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News