MOMSMONEY.ID - Siapa yang suka menambahkan kecap manis di setiap masakannya?
Ya, cita rasa manis dan gurihnya kecap memang membuat makanan apa saja menjadi lebih lezat. Bahkan, hampir setiap masakan Indonesia menambahkan kecap manis untuk membuat rasanya makin nendang.
Misalnya saja nasi goreng, bakmi, sate, hingga soto. Namun, di balik kelezatan instan itu, ternyata mengonsumsi kecap manis terlalu sering tidaklah baik bagi kesehatan, lo.
Baca Juga: Siapa Bilang Diet Mahal? Ini 5 Trik Jitu Memilih Menu Sehat Pas Makan di Warteg
Meski saus berwarna hitam ini memiliki manfaat, namun perlu diketahui bahwa di dalamnya terkandung natrium dan gula yang cukup tinggi.
Salah satu dampak paling mengkhawatirkan dari kebiasaan ini adalah penyakit hipertensi atau tekanan darah tinggi akibat dari kandungan natriumnya.
Tentu bukan berarti Anda harus menghilangkan kecap manis sepenuhnya dari dapur ya. Namun, perlu untuk membatasi jumlah konsumsinya supaya tidak berlebihan.
Baca Juga: Bahaya Konsumsi Bir dan Daging Merah, Pria Rentan Kena Serangan Asam Urat Akut
Berikut beberapa dampak buruk bagi kesehatan jika sering mengonsumsi kecap manis, dikutip dari www.klikdokter.com:
1. Hipertensi dan penyakit jantung
Di balik keistimewaan kecap manis yang bisa melezatkan berbagai hidangan, ternyata mengandung natrium atau garam yang cukup tinggi.
Walaupun natrium memberikan manfaat bagi tubuh, namun jika asupannya terlalu tinggi, maka bisa berisiko pada tekanan darah tinggi yang bisa berlanjut pada penyakit jantung.
Jadi, buat Anda penderita hipertensi, sebaiknya membatasi konsumsi kecap manis serta makanan lainnya yang mengandung natrium.
2. Diabetes
Selain hipertensi, penyakit berbahaya lainnya yang juga mengancam karena sering mengonsumsi kecap manis adalah diabetes.
Hal ini karena kandungan gula tinggi pada kecap yang membuat rasa kecap terasa sangat manis, tapi nikmat. Perlu diketahui bahwa dalam satu sendok makan kecap manis terdapat 10 gram gula.
Ketika kecap manis ini sering dikonsumsi, maka akan meningkatkan risiko penyakit diabetes.
Baca Juga: Jangan Asal Praktis! Ini 7 Menu Sarapan Populer yang Malah Bikin Berat Badan Naik
3. Hipotiroidisme
Dampak buruk lainnya akibat terlalu sering makan kecap manis adalah hipotroidisme.
Hipotiroidisme sendiri adalah kondisi ketika kelenjar tiroid tidak bisa memproduksi hormon tiroid secara cukup.
Dalam kondisi seperti ini, mengonsumsi kecap manis harus dibatasi agar tidak mengganggu penyerapan obat pengganti hormon tiroid.
Oleh karena itu, bisanya disarankan untuk mengonsumsi obat terlebih dahulu sebelum makan.
4. Sensitif pada zat amin
Amin adalah zat kimia yang biasanya ada di dalam tumbuhan dan hewan. Nah, kecap manis sendiri juga mengandung beberapa jenis amin, seperti histamin dan tyramine.
Ketika terlalu berlebihan mengonsumsi histamin, makan bisa menimbulkan efek racun. Orang yang sensitif dengan histamin, biasanya mengalami gejala gatal, ruam, pusing, kepala berkeringan, dan masalah di lambung.
Baca Juga: Cegah Stroke Sejak Dini, Ini 7 Tips Makan Sehat yang Wajib Anda Coba
5. Kanker
Di balik kelezatan kecap, salah satu bahaya kesehatan yang menghantui adalah kanker. Kecap mengandung beberapa zat beracun disebut chloropropanols yang muncul saat proses pembuatan kecap.
Zat beracun bernama 3-MCPD dapat ditemukan pada kecap yang bisa memberikan efek kesehatan berupa kanker.
Buat Anda yang ingin mengonsumsi kecap secara aman, sebaiknya memilih kecap manis yang difermentasi secara alami. Karena kandungan 3-MCPD akan lebih rendah, bahkan tidak ada sama sekali.
Jadi, nikmatilah kecap manis secukupnya saja ya. Ingat, kesehatan jangka panjang jauh lebih berharga daripada sekadar manisnya sesendok kecap manis. Yuk, pilih bijak, hidup lebih sehat!
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News