M O M S M O N E Y I D
Keluarga

Ini lo Penyebab Orang Tua Memiliki Gaya Didik Helicopter Parenting

Reporter: Benedicta Prima  |  Editor: Benedicta Alvinta


MOMSMONEY.ID - Gaya mendidik anak helicopter parenting terjadi karena banyak alasan. Yuk, ketahui apa saja penyebab helicopter parenting.

Di TikTok viral istilah helicopter parent(ing) setelah ada salah satu pengguna TikTok menjelaskan dirinya memiliki orang tua yang telah mengatur segalanya untuk dia.

Lalu, apa itu helicopter parent dan penyebabnya? 

Melansir laman Parents, helicopter parent(ing) adalah gaya mendidik di mana orang tua atau pengasuh sangat terlibat dalam kehidupan anak mereka. Orang tua dalam hal ini mengatur segala hal dalam hidup anaknya. 

Helicopter parent sebenarnya memiliki efek negatif pada perkembangan si anak. Lalu, apa sebetulnya yang menyebabkan orang tua memiliki gaya didik helicopter parent? 

Baca Juga: Viral Istilah Helicopter Parent di TikTok, Apa Artinya?

Takut akan konsekuensi yang mengerikan

Helicopter parent biasanya takut anak mereka ditolak oleh lingkungannya, baik saat masuk tim olahraga atau pun wawancara kerja. Perasaan ini semakin nyata ketika orang tua merasa mereka sebenarnya bisa berbuat lebih banyak untuk membantu. 

Perasaan cemas

Orang tua menjadi helicopter parent karena memiliki banyak kecemasan mulai dari ekonomi, lapangan kerja dan seluruh dunia. Sehingga orang tua senang mengontrol anaknya demi melindungi mereka. 

Baca Juga: 5 Tanda Orang Tua Mengalami Burnout Saat Mengasuh Anak, Apa Saja?

Kompensasi yang berlebihan

Orang tua yang merasa tidak dicintai, diabaikan dan tidak dipedulikan saat kecil akan cenderung menjadi helicopter parent. Mereka berusaha mengkompensasi secara berlebihan supaya perasaan tersebut tidak dirasakan oleh anaknya.

Tekanan lingkungan

Ketika orang tua melihat orang tua lainnya terlalu terlibat, ini dapat memicu perilaku serupa yang disebut helicopter parent. Sebab kondisi ini bisa membuat orang tua yang tidak terlalu terlibat pada kehidupan anaknya menilai dirinya orang tua yang buruk.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Waspada! Ini Dia 7 Jenis Kanker yang Diam-Diam Sering Menyerang Anak Muda

Jangan abaikan gejala awal pada tubuh. Kenali jenis kanker yang rentan menyerang usia muda beserta tanda-tandanya agar bisa terdeteksi sejak dini.

5 Barang di Rumah yang Perlu Disingkirkan Sebelum Akhir Agustus biar Rapi

Rapikan rumah sebelum September dengan memilah barang lama yang sudah jarang digunakan agar ruangan lebih nyaman.​

Denah Rumah Konsep Terbuka Mulai Bergeser, Privasi Jadi Tren Kekinian

Tren desain rumah mulai berubah. Konsep terbuka kini disesuaikan dengan kebutuhan privasi, fungsi ruang, dan kenyamanan penghuni.  

Kamar Asrama Sempit Bisa Terlihat Luas dengan Trik Dekorasi Praktis Ini Lo

Trik dekorasi kamar asrama agar terasa lebih luas dengan karpet besar dan tirai panjang yang membuat ruangan nyaman.  

Modus Penipuan BCA Makin Canggih, Kenali Akun dan Nomor Palsu biar Aman

Kenali modus penipuan BCA melalui akun dan nomor palsu. Simak cara membedakan kanal resmi agar data pribadi tetap aman.​

7 Tanda Kelelahan Finansial Akibat Terlalu Ketat Mengatur Uang

Kenali tanda kelelahan finansial saat mengatur uang terlalu ketat dan cara membangun pola keuangan yang lebih sehat.

Cara Mengatasi Financial Anxiety Saat Quarter Life Crisis biar Hidup Tenang

Financial anxiety saat quarter life crisis membuat banyak anak muda cemas. Ini cara mengatur uang dan menjaga mental agar lebih stabil.

Rambut Bebas Ketombe seperti Cristiano Ronaldo, Ini Rahasianya

​CLEAR membagikan edukasi mengenai pentingnya menjaga kesehatan kulit kepala agar tetap bebas ketombe dan nyaman bagiyang aktif berolahraga  

Event Tourism Makin Diminati, Traveloka Luncurkan Promo 8.8 Merdeka Sale

Traveloka mencatat event tourism mendorong lonjakan perjalanan wisatawan dan menghadirkan promo 8.8 Merdeka Sale dengan diskon hotel hingga 45%.

Peringatan Dini BMKG Cuaca Besok (5/8), Hujan Lebat Masih Turun di Provinsi Berikut

BMKG mengeluarkan peringatan dini cuaca besok Rabu 5 Agustus 2026 dengan status Waspada hujan lebat di provinsi berikut ini.​