MOMSMONEY.ID - Ini 9 tren kamar mandi retro 2026 yang bikin rumah lebih personal, unik, dan tetap modern lewat warna, ubin, motif, serta aksesori.
Kamar mandi kini bukan lagi ruang yang sekadar dipakai untuk mandi dan bersih-bersih. Banyak pemilik rumah mulai menjadikannya bagian dari identitas hunian lewat warna, ubin, motif, hingga detail kecil yang menarik perhatian.
Salah satu gaya yang kembali muncul pada 2026 adalah retro. Melansir Southern Living, desainer interior melihat elemen klasik kembali digunakan, tetapi dengan sentuhan yang lebih berani dan relevan untuk rumah modern.
Jadi, bukan membuat kamar mandi seperti rumah zaman dulu, melainkan mengambil detail khas retro lalu mengolahnya agar terasa lebih kekinian.
Tren retro yang kembali masuk kamar mandi
Gaya retro sebenarnya cukup mudah diterapkan. Tidak perlu mengganti seluruh isi kamar mandi. Satu atau dua elemen khas sudah bisa memberikan perubahan besar pada suasana ruangan.
Baca Juga: Cara Hilangkan Noda Makeup di Meja Kamar Mandi yang Gak Bikin Rusak
Wallpaper geometris
Motif geometris dengan warna berani bisa langsung membuat kamar mandi terasa lebih hidup. Pola vintage juga cocok digunakan pada ruangan kecil karena mampu menjadi focal point tanpa membutuhkan banyak dekorasi.
Untuk konteks rumah di Indonesia, pilih area yang tidak terkena cipratan air secara langsung agar wallpaper lebih mudah dirawat.
Border sebagai aksen
Border atau lis dinding yang populer pada era 1990-an kembali hadir dengan tampilan lebih modern. Penggunaannya tidak harus memenuhi seluruh dinding.
Lis bisa ditempatkan sebagai pembatas dua warna atau material. Jika ingin lebih praktis, konsep serupa dapat dibuat menggunakan ubin.
Ubin persegi yang simpel
Ubin persegi mulai kembali mendapat perhatian setelah beberapa waktu desain kamar mandi banyak menggunakan bentuk subway. Ubin dengan sedikit variasi warna dan tekstur bahkan bisa membuat ruangan terasa lebih natural. Hasil akhirnya sederhana, tetapi tidak terlalu polos.
Toilet berwarna
Perlengkapan kamar mandi tidak selalu harus putih. Toilet berwarna merah muda, hijau, atau warna lembut lainnya bisa menjadi aksen yang membuat ruangan lebih berkarakter.
Supaya tidak terlihat terlalu ramai, padukan warnanya dengan elemen lain seperti wallpaper, ubin atau aksesori.
Bak mandi penuh warna
Bathtub berwarna dapat menjadi pusat perhatian dalam kamar mandi. Warna bak bisa diselaraskan dengan dinding atau elemen dekorasi agar terlihat sengaja dirancang, bukan sekadar berbeda sendiri.
Tidak punya ruang untuk bathtub? Ide yang sama bisa diterapkan pada wastafel atau perlengkapan lainnya.
Gorden dan sentuhan kain
Kamar mandi biasanya didominasi keramik, kaca dan logam. Menambahkan tekstil seperti gorden dekoratif, valensi atau pengikat kain bisa membuat suasananya terasa lebih hangat. Detail sederhana ini juga memberi ruang untuk memasukkan motif atau warna favorit.
Wastafel dengan kain penutup
Wastafel dengan bagian bawah yang ditutup kain membawa nuansa klasik tanpa membuat kamar mandi penuh dekorasi. Motif kain dapat disesuaikan dengan warna lantai atau dinding sehingga tampilannya tetap menyatu.
Baca Juga: 10 Ide Kamar Mandi Ramah Lansia yang Terjamin, Nyaman dan Tetap Modis
Lemari obat tersembunyi
Medicine cabinet atau lemari obat tidak hanya berguna sebagai tempat penyimpanan. Model yang menyatu dengan dinding membuat berbagai perlengkapan kamar mandi lebih rapi tanpa memakan banyak ruang visual.
Lantai berpola
Lantai bisa menjadi tempat paling menarik untuk memasukkan karakter retro. Pola papan catur hingga ubin bulat berwarna dapat membuat kamar mandi terlihat lebih ekspresif.
Jika ruangnya kecil, cukup gunakan pola pada lantai dan biarkan dinding lebih sederhana supaya kamar mandi tidak terasa sesak.
Cara membuat retro tetap terasa modern
Kunci gaya retro bukan memenuhi kamar mandi dengan benda-benda bergaya lama. Justru, pilih satu elemen yang paling mencuri perhatian lalu kombinasikan dengan perlengkapan modern.
Di Indonesia, faktor kelembapan dan penggunaan air juga perlu diperhitungkan. Pastikan material mudah dibersihkan, tahan terhadap kondisi lembap dan sesuai untuk area kamar mandi. Nuansa retro bisa tetap terasa unik tanpa mengorbankan fungsi.
Untuk itu, tren kamar mandi retro 2026 memperlihatkan bahwa elemen klasik masih bisa terlihat segar ketika dipadukan secara tepat.
Wallpaper geometris, ubin persegi, perlengkapan berwarna, tekstil hingga lantai berpola bisa menjadi pilihan untuk membuat kamar mandi lebih personal.
Tidak perlu melakukan renovasi besar. Satu detail yang dipilih dengan tepat pun sudah cukup untuk membuat kamar mandi terasa berbeda dan lebih punya karakter.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News