MOMSMONEY.ID - Simak 5 cara mempunyai uang Rp1 miliar dari gaji menengah, mulai dari mengatur gaji, investasi, hingga menambah aset secara bertahap nih.
Target kekayaan Rp1 miliar sering terasa jauh bagi pekerja dengan gaji menengah. Padahal, angka tersebut tidak selalu harus dikejar lewat penghasilan puluhan juta rupiah.
Kuncinya justru ada pada bagaimana uang dikelola, aset dibangun, dan kebiasaan finansial dipertahankan dalam jangka panjang.
Data Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Badan Pusat Statistik mencatat indeks literasi keuangan Indonesia pada tahun 2026 mencapai 69,57%, sementara inklusi keuangan berada di 93,61%.
Mengutip dari New Trader U , membangun kekayaan lebih banyak berkaitan dengan kebiasaan yang dilakukan secara konsisten daripada satu keputusan finansial besar.
Baca Juga: 5 Target Kebebasan Finansial yang Dapat Dipersiapkan Untuk Masa Depan Nanti
Sisihkan uang sejak awal menerima gaji
Jangan menunggu sisa uang di akhir bulan untuk mulai menabung. Tentukan nominal yang langsung dikeluarkan begitu gaji masuk.
Contohnya, dari penghasilan Rp7 juta per bulan, sisihkan Rp1 juta untuk tabungan atau investasi. Jika dilakukan secara konsisten, setoran pokoknya mencapai Rp12 juta dalam setahun.
Nominalnya bisa disesuaikan kemampuan. Memastikan kebutuhan utama dan dana darurat tetap menjadi prioritas.
Pilih investasi sesuai kemampuan
Membangun kekayaan membutuhkan aset yang berpotensi bertumbuh, tetapi bukan berarti seluruh uang harus ditempatkan pada instrumen berisiko tinggi.
Reksa dana, obligasi, saham, deposito, dan instrumen hukum lainnya memiliki karakteristik yang berbeda-beda. Sebelum memilih, pahami risiko, jangka waktu, biaya, likuiditas, serta potensi kerugiannya.
Jangan hanya mengejar imbal hasil tinggi tanpa memahami bagaimana uang tersebut bisa berkurang ketika kondisi pasar berubah.
Bangun lebih dari satu sumber aset
Kekayaan tidak harus berasal dari investasi di pasar keuangan. Penghasilan sampingan, usaha kecil, maupun keterampilan yang menghasilkan uang juga bisa membantu memperbesar aset.
Bagi pekerja bergaji tetap, misalnya, penghasilan utama dapat digunakan untuk kebutuhan rutin. Sementara itu, sebagian penghasilan tambahan bisa diarahkan untuk tabungan, investasi, atau pengembangan usaha.
Baca Juga: Dana Darurat Terlalu Banyak? Ini Batas Wajar dan Cara Mengelolanya Saat Ini
Diversifikasi bukan berarti harus memiliki banyak aset sekaligus. Yang penting, kondisi finansial tidak sepenuhnya bergantung pada satu sumber.
aset produktif
Aset yang menghasilkan pendapatan dapat menjadi bagian dari strategi membangun kekayaan. Contohnya properti sewa, usaha kecil, atau aset lain yang mampu memberikan arus kas.
Namun, jangan hanya melihat nilai asetnya. Misalnya, properti Rp800 juta dengan sisa utang Rp500 juta memiliki ekuitas sekitar Rp300 juta.
Perhitungan itu masih perlu memperhitungkan bunga pinjaman, pajak, perawatan, dan biaya transaksi. Artinya, aset besar belum tentu otomatis membuat kondisi keuangan lebih sehat.
Tingkatkan kemampuan menghasilkan uang
Menghemat pengeluaran memang penting, tetapi ada batasnya. Sebaliknya, meningkatkan penghasilan dapat memberikan ruang lebih besar untuk membangun aset.
Caranya bisa melalui peningkatan keterampilan, pekerjaan tambahan, freelance , atau usaha kecil yang sesuai kemampuan. Ketika pendapatan naik, jangan langsung menaikkan gaya hidup dengan porsi yang sama.
Sebagian besar peningkatan pendapatan dapat dialihkan ke investasi dan aset produktif. Dengan demikian, pertumbuhan kekayaan tidak hanya mengandalkan hasil investasi.
Baca Juga: Tips Skrining BPJS Kesehatan lewat Mobile JKN, Caranya Mudah Banget
Kekayaan Rp1 miliar dibangun dari kebiasaan
Rp1 miliar memang terlihat besar jika dibayangkan sekaligus. Oleh karena itu, target tersebut bisa dipecah menjadi beberapa tahap, misalnya Rp100 juta, Rp250 juta, Rp500 juta, hingga akhirnya Rp1 miliar.
Sebagai ilustrasi matematika, investasi Rp1 juta per bulan selama 30 tahun dengan asumsi imbal hasil rata-rata 7% per tahun dapat berkembang menjadi sekitar Rp1,22 miliar.
Angka tersebut hanyalah simulasi, bukan jaminan keuntungan, karena hasil investasi sebenarnya dapat berubah dan mengandung risiko.
Membangun kekayaan dari gaji menengah lebih pas jika dilakukan dengan sistem yang bisa bertahan lama. Mengatur pengeluaran, menyisihkan uang secara rutin, meningkatkan penghasilan, dan membangun aset secara bertahap dapat membuat target Rp1 miliar terasa lebih terukur.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News