M O M S M O N E Y I D
Bugar

5 Suplemen yang Tidak Boleh Dikonsumsi Penderita Tekanan Darah Tinggi

5 Suplemen yang Tidak Boleh Dikonsumsi Penderita Tekanan Darah Tinggi
Penulis: Rezki Wening Hayuningtyas  |  Editor: Rezki Wening Hayuningtyas


MOMSMONEY.ID - Ada beberapa suplemen yang tidak boleh dikonsumsi penderita tekanan darah tinggi. Yuk, cek selengkapnya di sini!

Menjaga tekanan darah tetap stabil memerlukan kombinasi pola makan sehat, aktivitas fisik yang teratur, tidur yang cukup, serta pengelolaan stres yang baik. Selain mengurangi konsumsi garam, memenuhi kebutuhan kalium juga menjadi salah satu langkah penting untuk mendukung kesehatan jantung dan pembuluh darah.

Kalium merupakan mineral yang membantu menyeimbangkan kadar natrium di dalam tubuh. Saat asupan kalium tercukupi, tubuh dapat mengeluarkan kelebihan natrium melalui urine dengan lebih efektif.

Mineral ini juga membantu menjaga fungsi otot, saraf, serta mendukung pembuluh darah tetap rileks sehingga tekanan darah lebih mudah terkontrol.

Baca Juga: 8 Makanan dan Minuman Penurun Tekanan Darah yang Lebih Baik dari Suplemen

Suplemen yang tidak boleh dikonsumsi penderita tekanan darah tinggi

Melansir dari laman Health, di bawah ini beberapa suplemen yang tidak boleh dikonsumsi penderita tekanan darah tinggi:

1. Vitamin D dosis tinggi

Vitamin D merupakan nutrisi yang dibutuhkan tubuh untuk menjaga kesehatan tulang, sistem imun, dan membantu mengurangi peradangan. Vitamin ini bisa diperoleh dari makanan, suplemen, serta paparan sinar matahari.

Beberapa penelitian menunjukkan bahwa vitamin D dalam jumlah tertentu dapat membantu menjaga tekanan darah tetap stabil. Namun, konsumsi dosis terlalu tinggi, terutama lebih dari 10.000 IU per hari, dapat menyebabkan kadar kalsium dalam tubuh meningkat.

Kadar kalsium yang terlalu tinggi dapat memicu berbagai masalah kesehatan, termasuk tekanan darah tinggi. Selain itu, vitamin D dosis tinggi juga dapat berinteraksi dengan obat diuretik atau obat pelancar buang air kecil yang sering digunakan penderita hipertensi.

Karena itu, sebaiknya konsultasikan terlebih dahulu dengan dokter sebelum mengonsumsi suplemen vitamin D dalam dosis tinggi.

2. Akar licorice

Akar licorice sering digunakan sebagai bahan tambahan dalam permen, makanan, teh herbal, hingga produk kesehatan tradisional. Tanaman ini mengandung senyawa asam glisirhizat yang dapat meningkatkan tekanan darah.

Bahkan dalam jumlah kecil, senyawa tersebut dapat menyebabkan tubuh menahan natrium dan kehilangan kalium. Kondisi ini dapat membuat tekanan darah meningkat dan memicu gangguan keseimbangan cairan tubuh.

Akar licorice juga dapat berinteraksi dengan obat tekanan darah dan diuretik. Kombinasi tersebut berisiko menyebabkan kadar kalium menjadi terlalu rendah.

Jika Anda memiliki hipertensi, sebaiknya hindari produk herbal atau suplemen yang mengandung akar licorice.

Baca Juga: 5 Makanan Tak Terduga Pemicu Tekanan Darah Naik, Cek di sini!

3. St. John’s wort

St. John’s wort adalah tanaman herbal yang sering digunakan untuk membantu mengatasi gejala depresi dan menopause.

Meski cukup populer sebagai obat herbal, suplemen ini dapat berinteraksi dengan berbagai jenis obat, termasuk obat tekanan darah. St. John’s wort dapat mengurangi penyerapan obat di dalam tubuh sehingga efektivitas obat hipertensi menjadi menurun.

Beberapa obat tekanan darah yang dapat terpengaruh antara lain nifedipine dan verapamil.

Karena interaksinya cukup luas, penting untuk berkonsultasi dengan dokter sebelum mengonsumsi suplemen herbal ini, terutama jika Anda rutin minum obat tertentu setiap hari.

4. Arnica

Arnica merupakan bunga dari keluarga bunga matahari yang sering digunakan untuk membantu mengurangi memar, bengkak, dan nyeri otot.

Penggunaan arnica umumnya dilakukan dengan cara dioleskan pada kulit. Namun, konsumsi arnica melalui mulut tidak disarankan karena dapat menimbulkan efek samping serius.

Efek samping tersebut meliputi peningkatan tekanan darah, muntah, diare, hingga gangguan pada jantung dan organ tubuh lainnya.

Karena risikonya cukup besar, penderita hipertensi sebaiknya menghindari konsumsi suplemen arnica.

5. Jeruk pahit

Jeruk pahit atau bitter orange sering ditemukan dalam suplemen penurun berat badan dan peningkat performa olahraga.

Suplemen ini mengandung p-synephrine, yaitu zat stimulan yang memiliki efek mirip efedrin. Zat tersebut dapat meningkatkan tekanan darah dan denyut jantung.

Beberapa penelitian menunjukkan, konsumsi suplemen jeruk pahit dapat meningkatkan risiko efek samping serius seperti stroke dan serangan jantung, terutama pada orang dengan riwayat hipertensi atau penyakit jantung.

Namun, jeruk pahit yang digunakan sebagai perasa alami dalam makanan atau minuman biasanya tidak memberikan efek sebesar suplemen konsentrat.

Jika Anda memiliki tekanan darah tinggi, sebaiknya konsultasikan terlebih dahulu dengan dokter sebelum menggunakan produk berbahan jeruk pahit.

Baca Juga: 8 Buah Penurun Tekanan Darah secara Alami yang Layak Dicoba

Suplemen memang dapat membantu memenuhi kebutuhan nutrisi tertentu, tetapi tidak semua aman untuk penderita hipertensi. Beberapa bahan herbal dan vitamin dosis tinggi dapat meningkatkan tekanan darah atau mengganggu kerja obat yang sedang dikonsumsi.

Karena itu, penting untuk selalu membaca label produk dan berkonsultasi dengan tenaga kesehatan sebelum mencoba suplemen baru. Dengan langkah yang tepat, tekanan darah dapat tetap terkontrol dan kesehatan jantung lebih terjaga dalam jangka panjang.

Nah, itu tadi beberapa suplemen yang tidak boleh dikonsumsi penderita tekanan darah tinggi. Semoga bermanfaat.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Ramalan Zodiak Besok Rabu 9 September 2026, Virgo Paling Beruntung

Simak ramalan zodiak besok Rabu 9 September 2026, mulai karier, keuangan, asmara hingga kesehatan 12 zodiak berikut ini.

Ramalan Shio Besok Rabu 9 September 2026, Kelinci Beruntung, Naga Waspada

Simak ramalan shio besok Rabu 9 September 2026, dari urusan karier, keuangan, asmara, kesehatan, hingga keberuntungan.

10 Pola Pikir yang Membedakan Cara Kelas Atas dan Pekerja Menjalani Hidup

Kenali 10 pola pikir yang membuat orang dengan kondisi ekonomi berbeda memandang uang, risiko, waktu, dan masa depan.

Cukup Pakai HP, Ini Cara Mengetahui Status Penerima PKH September 2026

Cek bansos PKH September 2026 lewat HP dengan NIK KTP. Begini cara melihat status penerima bantuan secara online dengan mudah.

Tren Tanaman Bunga Matahari hingga Anyelir dalam Vas, Mampu Bertahan hingga 21 Hari

Ruang tamu terang jadi lokasi terbaik buket bunga matahari. Paparan cahaya cukup menjaga kesegaran vas bunga hingga 12 hari.

Promo Hypermart Beli Banyak Lebih Hemat 4-10 September 2026, Nutrijel Beli 3 Gratis 1

Cek dan manfaatkan katalog promo Hypermart Beli Banyak Lebih Hemat periode 4-10 September 2026 di sini.

Dari Listening Party hingga Podcast, Ini 5 Konten Baru di Spotify K-Pop ON! Hub

K-Pop ON! Hub di Spotify jadi destinasi penggemar menemukan konten video eksklusif, podcast artis, Spotify Singles, hingga listening party.​

BMRI Tebar Dividen Interim Rp 66, Cek Potensi Yield

PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) akan membagikan dividen interim Rp 66 per saham. Catat jadwal pembagiannya!

Jangan Cuma Punya, Ini 5 Hal yang Perlu Dicek dari Polis Asuransi Kesehatan

Asabah tidak cukup hanya mengetahui besaran premi dan manfaat utama, tetapi juga perlu memahami batasan, ketentuan, hingga kondisi.

Cek Peringkat Harga Buyback Emas Terkini, Antam Dibanderol Rp 2,48 Juta

Harga buyback emas hari ini naik pada sebagian besar produk logam mulia yang dipantau. Antam tetap  yang tertinggi, meski harganya turun.