MOMSMONEY.ID - Mari intip buah penurun tekanan darah secara alami yang layak dicoba berikut ini! Ada apa saja?
Menjaga tekanan darah tetap stabil merupakan salah satu langkah penting untuk melindungi kesehatan jantung dan pembuluh darah. Tekanan darah yang terus berada di atas batas normal dapat meningkatkan risiko penyakit jantung, stroke, hingga gangguan ginjal.
Selain rutin berolahraga dan membatasi asupan garam, pola makan juga memiliki peran besar dalam mengendalikan tekanan darah.
Salah satu pilihan yang dapat Anda tambahkan ke dalam menu harian adalah buah-buahan. Beragam buah mengandung kalium, serat, antioksidan, dan vitamin yang membantu menjaga fungsi pembuluh darah serta menyeimbangkan kadar natrium di dalam tubuh.
Meski bukan pengganti obat bagi penderita hipertensi, konsumsi buah secara rutin dapat menjadi bagian dari pola hidup sehat untuk membantu menjaga tekanan darah tetap terkendali.
Baca Juga: 7 Herbal dan Bumbu Penurun Tekanan Darah Tinggi Alami yang Layak Dicoba
Mengutip dari Health, di bawah ini buah-buahan penurun tekanan darah secara alami yang layak dicoba:
1. Pisang
Pisang kaya akan kalium, yaitu mineral yang membantu mengontrol tekanan darah. Jika tubuh kekurangan kalium dalam jangka panjang, risiko tekanan darah tinggi bisa meningkat.
Kebutuhan kalium harian orang dewasa sekitar 3.400 mg untuk pria dan 2.600 mg untuk wanita. Satu buah pisang ukuran sedang mengandung sekitar 375 mg kalium.
Penelitian tahun 2019 menunjukkan bahwa konsumsi 40 gram pisang hijau matang setiap hari selama 6 bulan dapat membantu menurunkan tekanan darah sistolik pada penderita pradiabetes dan diabetes. Tekanan darah sistolik adalah angka atas pada hasil tensi yang menunjukkan tekanan saat jantung memompa darah.
2. Blueberry
Blueberry mengandung antioksidan tinggi, terutama antosianin, yang membantu melindungi sel tubuh dari kerusakan.
Antosianin juga membantu tubuh memproduksi oksida nitrat, yaitu zat yang membuat pembuluh darah lebih rileks sehingga aliran darah menjadi lebih lancar.
Sebuah penelitian tahun 2015 menemukan bahwa konsumsi blueberry setiap hari dapat membantu menurunkan tekanan darah pada wanita menopause dengan hipertensi ringan.
Buah lain yang juga kaya antosianin antara lain blackberry, raspberry, stroberi, dan ceri.
3. Kiwi
Kiwi merupakan sumber vitamin C yang baik. Vitamin ini diketahui dapat membantu menurunkan tekanan darah pada penderita hipertensi.
Satu buah kiwi SunGold mengandung sekitar 120 mg vitamin C, sedangkan kiwi hijau biasa memiliki sekitar 56 mg vitamin C.
Dalam sebuah penelitian, orang yang makan 3 buah kiwi setiap hari selama 2 bulan memiliki tekanan darah lebih rendah dibandingkan mereka yang makan apel.
4. Semangka
Semangka mengandung asam amino bernama L-citrulline yang diubah tubuh menjadi L-arginine. Senyawa ini membantu tubuh menghasilkan oksida nitrat yang dapat melebarkan pembuluh darah dan melancarkan aliran darah.
Beberapa penelitian menunjukkan bahwa semangka dapat membantu menurunkan tekanan darah. Namun, hasil penelitian masih belum konsisten sehingga dibutuhkan studi lebih lanjut.
Baca Juga: 8 Makanan dan Minuman Penurun Tekanan Darah yang Lebih Baik dari Suplemen
5. Jeruk bali
Jeruk bali mengandung kalium dan vitamin C yang baik untuk menjaga tekanan darah.
Satu cangkir jeruk bali mengandung sekitar 290 sampai 330 mg kalium dan 76 sampai 85 mg vitamin C.
Penelitian menunjukkan bahwa jus jeruk bali yang dikombinasikan dengan jus bit dapat membantu menurunkan tekanan darah sistolik lebih baik dibandingkan jus bit saja.
Namun, jeruk bali bisa berinteraksi dengan beberapa obat tekanan darah dan obat kolesterol. Karena itu, konsultasikan dulu dengan dokter sebelum mengonsumsinya secara rutin.
6. Anggur
Anggur kaya akan polifenol, yaitu senyawa alami yang baik untuk kesehatan jantung dan tekanan darah.
Beberapa penelitian menunjukkan bahwa polifenol dalam anggur dapat membantu menurunkan tekanan darah, terutama tekanan darah pada malam hari.
Satu porsi anggur setara dengan 1 cangkir atau sekitar 20 buah anggur.
7. Alpukat
Alpukat mengandung kalium dan vitamin E yang baik untuk kesehatan jantung.
Satu buah alpukat ukuran sedang memiliki sekitar 975 mg kalium dan vitamin E yang cukup tinggi.
Penelitian terhadap lebih dari 67.000 orang menemukan bahwa mereka yang rutin makan alpukat sekitar 5 porsi per minggu memiliki risiko lebih rendah terkena tekanan darah tinggi.
8. Delima
Delima kaya antioksidan dan senyawa antiinflamasi yang membantu menjaga kesehatan pembuluh darah.
Buah ini dipercaya membantu melancarkan aliran darah, melindungi pembuluh darah dari kerusakan, dan mencegah penumpukan plak.
Beberapa penelitian menunjukkan bahwa jus dan suplemen delima dapat membantu menurunkan tekanan darah dan meningkatkan kesehatan jantung.
Baca Juga: 5 Makanan Tak Terduga Pemicu Tekanan Darah Naik, Cek di sini!
Nah, itu tadi buah-buahan penurun tekanan darah secara alami yang layak dicoba. Semoga bermanfaat.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News